Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Pemain Ligue 1 di Skuad Pantai Gading untuk Piala Dunia 2026
Ilustrasi bendera Pantai Gading. (Pete unseth, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)
  • Pantai Gading merilis skuad final berisi 26 pemain untuk Piala Dunia 2026, memadukan pengalaman senior dan energi muda dari kompetisi elite Eropa.
  • Ada empat pemain Ligue 1 Prancis dalam skuad: Guela Doue, Elye Wahi, Clement Akpa, dan Simon Adingra yang diharapkan jadi tulang punggung tim.
  • Keempatnya membawa performa impresif di klub masing-masing, siap memperkuat lini pertahanan hingga serangan demi ambisi Pantai Gading di Amerika Utara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pantai Gading telah merilis daftar final berisi 26 nama penggawa terbaik yang siap bertarung habis-habisan di bawah panji Les Elephants. Kombinasi skuad yang dibawa kali ini terbilang sangat mewah karena memadukan kematangan para pemain senior, serta ledakan energi dari para talenta muda yang sedang naik daun di kompetisi elite Eropa. Menariknya, terdapat empat pemain dari skuad Pantai Gading yang merumput di kompetisi ketat Ligue 1 Prancis.

Berbekal kedisiplinan taktik dan intensitas tinggi yang biasa mereka hadapi di Prancis, keempat penggawa Ligue 1 ini diharapkan mampu menjadi pembeda sekaligus tulang punggung tim, mulai dari sektor pertahanan hingga lini serang. Berikut adalah empat pemain Ligue 1 yang siap membantu Les Elephants mampu melangkah jauh di Piala Dunia 2026!

1. Guela Doue (RC Strasbourg) siap mengawal sisi sayap pertahanan Pantai Gading

Nama pertama, ada Guela Doue yang resmi menjadi salah satu pilar lini belakang yang tidak tergantikan di dalam skuad final Pantai Gading untuk Piala Dunia 2026. Bek kanan modern yang kini menjadi andalan raksasa Ligue 1, RC Strasbourg, tersebut terus menunjukkan kematangan bermain yang sangat luar biasa dari musim ke musim. Kemampuannya dalam menjaga kedalaman area pertahanan sekaligus melepaskan umpan silang akurat menjadikannya senjata andalan yang sangat mematikan.

Sepanjang musim 2025/2026 bergulir, kakak kandung dari winger Paris Saint-Germain, Desire Doue, ini tampil sangat konsisten dan menjadi pilar penting bagi lini pertahanan tim Prancis tersebut. Berperan aktif dalam skema transisi, ia menutup musim domestik dengan torehan impresif lewat sumbangan 2 gol dan 7 assist di semua kompetisi. Ketenangannya dalam menghadapi tekanan penyerang sayap musuh akan menjadi kunci utama bagi stabilitas pertahanan Pantai Gading di Amerika Utara nanti.

2. Elye Wahi (OGC Nice) siap menjadi mesin gol utama Pantai Gading di Amerika Utara

Elye Wahi menjadi salah satu senjata Timnas Pantai Gading yang siap memberikan kejutan besar di turnamen akbar empat tahunan ini. Striker haus gol yang kini menjadi tumpuan utama di lini depan OGC Nice tersebut dikenal memiliki akselerasi dan penyelesaian akhir yang sangat mematikan. Pada musim kompetisi 2025/2026 di Prancis, pemain pinjaman dari Eintracht Frankfurt ini langsung mampu membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu predator kotak penalti yang paling ditakuti.

Hal itu dibuktikannya lewat catatan 9 gol dan 2 assist di semua kompetisi musim 2025/2026. Insting oportunis dan ketajamannya yang sedang on-fire ini diprediksi akan membuat lini serang Pantai Gading semakin ditakuti. Dengan insting mencetak gol di area kotak pinalti lawan, membuat Elye Wahi siap menjadi senjata Timnas Pantai Gading di panggung Piala Dunia 2026 nanti.

3. Clement Akpa (AJ Auxerre) menjadi palang pintu Pantai Gading yang sulit ditembus

Clement Akpa menjadi bintang lini belakang berikutnya yang siap pasang badan demi menjaga lini pertahanan Pantai Gading dari gempuran penyerang lawan. Bek tengah modern yang tangguh ini merupakan salah satu pilar kokoh di lini pertahanan klub Ligue 1, AJ Auxerre. Karakternya yang lugas, cepat, dan sangat disiplin dalam menjaga area kotak penalti menjadikannya sebagai aset yang sangat berharga bagi tim nasional.

Pemain bertahan yang memiliki kemampuan membaca permainan sangat baik ini tercatat tampil sangat solid sepanjang kompetisi musim 2025/2026 berjalan. Ia dikenal sebagai pemain yang tenang saat ditekan, namun sangat agresif dan bersih ketika melakukan terkaman bola dari kaki musuh. Performa yang solid inilah yang membuat Akpa mendapatkan satu tempat ke Amerika Utara demi memastikan gawang Pantai Gading tetap aman dari gempuran musuh.

4. Simon Adingra (AS Monaco) dengan kelincahannya siap mengacak-acak pertahanan musuh

Simon Adingra melengkapi barisan pemain elite Ligue 1 yang siap menyumbangkan kecepatan serta kreativitasnya untuk panji Pantai Gading. Setelah mencicipi atmosfer sepak bola Eropa lainnya, penyerang sayap lincah ini kini bertransformasi menjadi bintang utama di lini serang raksasa Prancis, AS Monaco. Kelincahannya dalam melakukan tusukan serta visi bermainnya yang visioner sering kali menjadi solusi pemecah kebuntuan yang sangat mematikan.

Eksistensinya yang kian tajam di kompetisi kasta tertinggi Prancis terbukti nyata lewat penampilannya yang sangat eksplosif sepanjang musim 2025/2026. Winger andalan Tim Gajah ini sukses memberikan kontribusi masif bagi AS Monaco lewat catatan 3 gol dan 3 assist di semua kompetisi. Kecepatan murni serta kemampuan dribel yang ia miliki diyakini akan menjadi salah satu senjata Pantai Gading untuk membongkar rapatnya pertahanan lawan.

Akankah determinasi dan magis para bintang Ligue 1 ini menular ke panggung Amerika Utara? Menarik untuk dinantikan sejauh mana kontribusi dari keempat penggawa Ligue 1 Prancis ini dalam membawa Pantai Gading melangkah jauh di Piala Dunia 2026!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article