3 Posisi Prioritas yang Jadi Target Inter Milan pada Musim Panas 2026

Inter Milan menjalani musim gemilang pada 2025/2026. Dengan memasuki musim baru, manajemen berbenah dengan memasuki pasar transfer musim panas 2026. Setelah musim debut yang impresif, Cristian Chivu ingin menambah kedalaman skuad demi kompetitif. Sejumlah posisi menjadi prioritas klub untuk merekrut pemain. Apa saja itu?
1. Inter Milan melakukan peremajaan skuad di barisan pertahanan
Lini belakang menjadi prioritas utama Inter Milan untuk musim baru. Sejumlah bek yang ada saat ini tidak lagi muda. Terlebih lagi, Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij dilepas setelah kontraknya berakhir pada musim panas 2026. Inter Milan perlu melakukan regenerasi.
Sejauh ini, pergerakan sudah dilakukan dengan memermanenkan Manuel Akanji. Pada 2025/2026, pemain Swiss tersebut tampil mengesankan melalui 45 laga. Setelah performa apik tersebut Inter Milan menebusnya dari Manchester City seharga 15 juta euro atau Rp306 miliar.
Namun, Inter Milan juga mesti mempersiapkan untuk kehilangan Alessandro Bastoni. Sebab, bek berusia 27 tahun ini menjadi incaran sejumlah klub top Eropa. Dengan memasuki 27 tahun, Bastoni akan mencapai usia emasnya. Terlebih lagi, ia memang sudah konsisten sejak usia muda. Kendati Inter Milan memasang harga tinggi terhadap Bastoni, mereka mesti mencari target andai pemain andalannya tersebut ditebus oleh klub peminat pada musim panas 2026.
Salah satu buruan Inter Milan adalah Cristian Romero. Setelah penampilan apik bersama Argentina di Piala Dunia 2026, Inter Milan mencoba berupaya merekrutnya. Namun, usaha ini belum menemui hasil. Tottenham Hotspurs sebagai klub pemilik belum memberikan lampu hijau. Terlebih lagi, sang pemain merupakan kapten klub Ibu Kota Inggris tersebut. Selain Romero, sejumlah opsi bek top dengan harga lebih murah masih dipertimbangkan Inter Milan.
2. Inter Milan berburu bek kanan setelah dua pemainnya hengkang
Selain bek tengah, sisi kanan pertahanan juga menjadi sektor yang dibenahi Inter Milan. Setelah kepergian Denzel Dumfries ke Real Madrid, posisi ini kosong. Ditambah lagi, Matteo Darmian juga dilepas setelah habis kontrak. Kehilangan dua pemain di pos yang sama membuat Inter Milan bergerak mencari bek kanan baru di bursa transfer musim panas 2026.
Djed Spence menjadi salah satu nama yang santer terdengar. Di Piala Dunia 2026, ia mencuri perhatian bersama Inggris dan mampu membawa negaranya meraih tempat ketiga. Di Tottenham Hotspur, ia telah memainkan 85 laga di berbagai ajang. Dengan kondisi ini, Inter Milan Berusaha untuk mendapatkan tanda tangannya demi memperkuat sektor bek kanan.
Sejatinya, Inter Milan telah melakukan pendekatan terhadap beberapa pemain. Marco Pelestra yang bersinar bersama Cagliari justru berlabuh ke Chelsea. Atalanta sebagai klub pemiliknya memilih untuk menjual sang pemain ke luar Italia. Selain mengincar Djed Spence, Inter Milan juga menaruh minat terhadap Wilfried Singo. Namun, Galatasaray memasang harga tinggii kepada sang pemain. Ini membuat Inter Milan belum bergerak sebab biaya yang mahal.
3. Inter Milan memerlukan kiper baru sepeninggal Yann Sommer
Inter Milan baru merekrut Ivan Provedel untuk menggantikan Yann Sommer yang hengkang. Namun, kebutuhan pemain di sektor ini terbilang kurang. Sebab, dua kiper lain yang ada saat ini, Josep Martinez dan Raffaele Di Gennaro belum benar-benar teruji.
Dengan kondisi tersebut, Inter Milan menargetkan satu kiper lagi untuk direkrut pada musim panas 2026. Guglielmo Vicario mencuat sebagai kandidat kuat. Namun, Inter Milan lagi-lagi mesti berurusan dengan Tottenham Hotspur. Jika melihat dua posisi di atas, Inter Milan berpotensi akan kembali menuai kesulitan sebab sang kiper merupakan pemain andalan.
Inter Milan bergerak aktif memperkuat barisan pertahanan pada musim panas 2026. Banyaknya pemain belakang yang pergi meninggalkan lubang cukup dalam. Dari tiga posisi tersebut, baru Ivan Provedel yang direkrut. Inter Milan masih akan berburu bek di pasar transfer.





















