Pemain naturalisasi menjadi salah satu faktor di balik kebangkitan Timnas Maroko. Itu terlihat di skuad mereka di Piala Dunia 2026. Dari 26 personel, 19 di antaranya lahir di luar negeri. Lantas, siapa saja yang lahir di dalam negeri? Berikut ketujuh sosoknya.
7 Pemain Maroko di Piala Dunia 2026 yang Lahir di Dalam Negeri

1. Ayoub El Kaabi lahir di Casablanca
Ayoub El Kaabi merupakan top skor sepanjang masa kedua Timnas Maroko dengan 35 gol. Ia hanya kalah satu gol dari Ahmed Faras. Striker setinggi 1,82 meter ini cuma bermain sekali di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, ia bermain 2 kali di Piala Dunia 2018 dan tidak masuk skuad pada edisi 2022. El Kaabi total sudah membela Maroko 72 kali. Ia lahir di Casablanca pada 25 Juni 1993.
2. Azzedine Ounahi lahir di Casablanca
Azzedine Ounahi lahir di Casablanca pada 19 April 2000. Gelandang setinggi 1,82 meter ini sudah mengoleksi 55 gol dan 11 assist meski baru berusia 26 tahun. Enam penampilan di antaranya terjadi di Piala Dunia 2026. Sementara, dua gol di antaranya merupakan brace yang membantu Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada 16 besar Piala Dunia 2026.
3. Soufiane Rahimi lahir di Casablanca
Soufiane Rahimi mencetak dua gol untuk Maroko di Piala Dunia 2026. Ia menciptakan keduanya sebagai pengganti. Itu membuat koleksi gol striker setinggi 1,8 meter ini di tim nasionalnya bertambah menjadi 14. Secara penampilan, Rahimi total sudah membela Maroko 43 kali. Ia selalu bermain dalam enam pertandingan yang mereka jalani di Piala Dunia 2026. Rahimi sendiri lahir di Casablanca pada 2 Juni 1996.
4. Ahmed Reda Tagnaouti lahir di Casablanca
Satu pemain lain di skuad Maroko di Piala Dunia 2026 yang lahir di Casablanca adalah Ahmed Reda Tagnaouti. Ia berstatus sebagai kiper ketiga. Penjaga gawang setinggi 1,9 meter ini total cuma baru mengoleksi tiga caps. Ia membuatnya dalam sebuah laga uji coba pada 2017, 2018, dan 2019. Sebelum 2026, Tagnaouti juga merupakan bagian dari tim Maroko di Piala Dunia 2018 dan 2022.
5. Youssef Belammari lahir di Rabat
Youssef Belammari lahir di ibu kota Maroko, Rabat, pada 20 September 1998. Bek kiri setinggi 1,83 meter ini baru mulai membela negaranya pada 2024. Ia sudah mengoleksi 18 caps, tapi tidak 1 pun yang dibuat di Piala Dunia 2026.
6. Marwane Saadane lahir di Mohammedia
Marwane Saadane memiliki jumlah caps yang sama seperti Youssef Belammari. Namun, ia jauh lebih senior. Bek tengah setinggi 1,87 meter ini lahir di Mohammedia pada 17 Januari 1992. Selain itu, Saadane membuat salah satu penampilannya di Piala Dunia 2026. Ia tampil sebagai pengganti selama 3 menit saat mengalahkan Kanada 3-0 pada 16 besar. Saadane juga tercatat memiliki satu gol yang dicetaknya pada caps keduanya ketika menang 3-0 atas Libia dalam laga uji coba pada 22 Juni 2015. Meski sudah lebih dari sedekade membela Maroko, Saadane baru mencicipi Piala Dunia pada 2026.
7. Amine Sbai lahir di Sidi Kacem
Satu pemain lain di skuad Maroko di Piala Dunia 2026 yang lahir di dalam negeri adalah Amine Sbai. Winger setinggi 1,75 meter ini lahir di Sidi Kacem pada 5 November 2000. Sbai baru menerima panggilan perdananya dari tim nasional pada Mei 2026. Ia menyumbang dua assist dalam debutnya yang berakhir dengan kemenangan 5-0 atas Burundi dalam sebuah laga uji coba pada 26 Mei 2026. Sbai kemudian bermain sekali lagi dalam pertandingan pemanasan sebelum Piala Dunia 2026. Ia lantas mendapat kesempatan menjadi kameo di Piala Dunia 2026 dengan tampil sebagai pengganti selama 5 menit ketika mereka kalah 0-2 dari Prancis pada perempat final.
Ketujuh pemain di atas melengkapi kekuatan Maroko di Piala Dunia 2026 dengan perannya masing-masing. Mereka mampu bersaing meski lahir di dalam negeri. Itu tidak terlepas karena mayoritas dari mereka yang berkarier di luar negeri. Hanya sang kiper ketiga, Ahmed Reda Tagnaouti, yang berkiprah di liga lokal.