Harry Kane: Inggris Langganan Semifinal Piala Dunia, tapi Belum Sukses

- Timnas Inggris kembali menembus semifinal Piala Dunia 2026 setelah menang atas Norwegia, melanjutkan tren konsistensi delapan tahun terakhir meski belum berhasil meraih trofi juara.
- Harry Kane menegaskan bahwa pencapaian semifinal belum cukup tanpa gelar juara, namun ia juga mengajak rekan setimnya menikmati momen bersejarah menghadapi Argentina di babak semifinal.
- Secara statistik, Inggris sedikit lebih diunggulkan dari Argentina dengan peluang 50,9 persen ke final dan rekor lima laga terakhir tanpa kekalahan melawan Albiceleste.
Jakarta, IDN Times – Timnas Inggris kembali membuktikan diri sebagai langganan semifinal turnamen besar. Kali ini, skuad The Three Lions melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 dan sudah ditunggu juara bertahan, Argentina.
Namun, Harry Kane menegaskan pencapaian itu belum cukup. Selama belum mengangkat trofi Piala Dunia, sang kapten menilai generasi emas Inggris masih belum menuntaskan misinya.
Dalam delapan tahun terakhir, Inggris empat kali menembus semifinal turnamen besar. Namun, semuanya gagal membuahkan hasil.
Meski konsisten bersaing di papan atas, Kane menilai satu-satunya ukuran kesuksesan adalah membawa pulang gelar juara untuk mengakhiri penantian panjang yang sudah berlangsung selama 60 tahun.
Terakhir kali Inggris menjadi juara turnamen mayor terjadi pada Piala Dunia 1966. Saat itu, The Three Lions mengangkat trofi di hadapan pendukungnya sendiri dan hingga kini belum mampu mengulang pencapaian tersebut.
1. Inggris dua kali beruntun masuk semifinal Piala Dunia
Selepas keberhasilan itu, prestasi Inggris di panggung internasional sempat mengalami pasang surut. Sepanjang periode 1966 hingga 2018, mereka hanya dua kali mencapai semifinal, yakni pada Piala Dunia 1990 dan Piala Eropa 1996.
Kini, Inggris kembali berada di jalur perebutan gelar. Kemenangan 2-1 atas Norwegia memastikan langkah mereka ke semifinal Piala Dunia.
Dalam kurun delapan tahun terakhir, ini menjadi semifinal kedua Inggris di Piala Dunia, setelah sebelumnya dua kali beruntun finis sebagai runner-up Piala Eropa.
Kane menjadi saksi kegagalan Inggris saat disingkirkan Kroasia di semifinal Piala Dunia delapan tahun lalu. Pengalaman tersebut membuat penyerang Bayern Muenchen itu semakin yakin, perjalanan timnya belum akan lengkap tanpa trofi juara.
"Ini adalah era yang sangat sukses bagi tim nasional kami. Tentu saja kami ingin menyelesaikannya dengan menjadi juara. Itulah kepingan yang masih hilang saat ini," kata Kane, seperti dikutip ESPN.
2. Harry Kane ingin skuad Inggris menikmati momen semifinal
Laga semifinal akan mempertemukan Inggris dengan Argentina dalam duel dua raksasa sepak bola dunia. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat sejarah panjang rivalitas kedua tim di berbagai ajang internasional.
Kane meyebut, Inggris selalu saja nyaris merebut gelar, tapi semuanya gagal. Tak pelak, ia ingin duel nanti bisa dimenangkan agar semakin dekat untuk meraih gelar
"Pekan ini sangat penting. Kami masih memiliki delapan hari lagi di turnamen ini. Kami sudah bersama selama enam pekan dan menunjukkan dedikasi penuh untuk lambang di dada. Kini kami harus memberikan usaha yang lebih besar lagi pada pekan terakhir," ujar eks bomber Tottenham Hotspur.
"Pada akhirnya, kami berada di semifinal Piala Dunia, dan itu bukan sesuatu yang selalu bisa dicapai tim nasional ini. Karena itu, kami juga harus menikmati momen ini," lanjut dia.
3. The Three Lions sedikit diunggulkan ketimbang Argentina
Dilansir BeIN Sports, secara statistik, Inggris sedikit lebih diunggulkan. Peluang The Three Lions lolos ke final diperkirakan mencapai 50,9 persen. Sementara peluang mereka menjuarai Piala Dunia berada di angka 21,9 persen, sedikit lebih tinggi dibandingkan Argentina yang memiliki peluang 20,6 persen.
Perhitungan tersebut menempatkan Inggris sebagai unggulan ketiga untuk menjadi juara Piala Dunia. Prancis masih menjadi favorit utama dengan peluang 34,1 persen, disusul Spanyol sebesar 23,5 persen. Argentina berada tepat di bawah Inggris dalam daftar kandidat juara.
Rekor pertemuan juga menjadi modal berharga bagi skuad Inggris. Tanpa menghitung adu penalti, mereka tidak pernah kalah dalam lima pertandingan internasional terakhir melawan Argentina, dengan rincian dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Kemenangan terakhir Inggris atas Argentina tercipta pada laga persahabatan November 2005. Saat itu, mereka menang 3-2 berkat dua gol Michael Owen serta satu gol Wayne Rooney.



















