7 Pemain Meksiko dengan Penampilan Terbanyak di Premier League

Premier League bisa dikatakan sebagai kompetisi yang ramah bagi banyak pemain asing. Selain dari negara-negara sesama Benua Eropa, banyak juga talenta asal Amerika Selatan, bahkan Asia yang berkiprah di salah satu liga paling top di dunia tersebut.
Meski demikian, ternyata tidak banyak pemain Meksiko yang merumput di Premier League. Kalaupun ada, rata-rata tidak menjadi pilihan utama alias cadangan. Nah, dari sedikit pemain tersebut, siapa saja dengan penampilan terbanyak di Liga Utama Inggris?
1. Javier Hernandez

Chicharito, nama populernya, bisa dikatakan sebagai pemain Meksiko paling top di kompetisi Premier League. Tidak cuma mencatatkan penampilan terbanyak dengan 158 partai, ia juga menjadi pemain Meksiko tersubur di Liga Inggris dengan total 53 gol.
Sering disebut sebagai supersub, Chicharito mendapatkan kesuksesan saat berseragam Manchester United. Lima tahun di sana, ia dua kali merebut juara liga dan sekali Community Shield. Selain Setan Merah, Chicharito juga sempat membela West Ham United pada 2017--2019.
2. Raul Jimenez

Di bawah Chicharito ada Raul Jimenez yang sejauh ini telah mencatatkan 86 penampilan di ajang Premier League sejak didatangkan Wolverhampton Wanderers pada musim 2018/2019. Berposisi sebagai juru gedor tim, Raul sudah mencetak 34 gol di liga domestik.
Dilansir situs resmi Premier League, musim terbaik Jimenez terjadi pada 2019/2020 kemarin saat sukses menggelontorkan 17 gol dan 6 assist. Masih berseragam Wolves, bukan tidak mungkin ia bisa mematahkan rekor gol dan penampilan Chicharito.
3. Carlos Vela

Carlos Vela selama ini lebih dikenal sebagai pemain LaLiga karena lama membela Real Sociedad sejak 2011 hingga 2018. Ia pun populer saat berkompetisi di MLS bersama Los Angeles FC. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa Vela pernah berseragam Arsenal.
Vela didatangkan The Gunners pada tahun 2005. Sayangnya, ia lebih sering menjadi cadangan. Selama di Arsenal, Vela cuma membuat 29 penampilan di liga. Jika digabung saat membela West Bromwich Albion, ia total membukukan 37 penampilan di Liga Inggris.
4. Guillermo Franco

Guillermo Franco merupakan mantan pemain El Tri (julukan Timnas Meksiko) yang sebenarnya lahir di Argentina. Ia mendapatkan paspor Meksiko pada tahun 2004 setelah tinggal di negara tersebut sejak 2002 dan sempat bermain di gelaran Piala Dunia 2006 Jerman.
Di level klub, selain tim lokal, Franco ternyata juga pernah merumput bersama West Ham United pada musim 2009/2010. Berposisi sebagai penyerang, ia menorehkan 23 partai di kompetisi Premier League. Sayang, rekening golnya sangat minim, cuma lima biji gol.
5. Carlos Salcido

Dikutip dari Bleacher Report, Salcido mencicipi kompetisi Eropa berkat penampilan apiknya di gelaran Piala Dunia 2006. Selepas ajang tersebut, ia direkrut PSV dan bermain di klub Belanda tersebut hingga 2010. Kemudian, Salcido hijrah ke Inggris untuk berseragam Fulham.
Berposisi sebagai bek tengah, karier Salcido di tim asal Kota London tidak terlalu mulus. Ia cuma tampil 23 partai di liga domestik bersama Fulham. Akhirnya, pada tahun 2012 pemain kelahiran Jalisco ini memutuskan pulang kampung untuk membela UANL.
6. Jared Borgetti

Tampil luar biasa di Piala Konfederasi 2005, Borgetti lantas bergabung dengan klub asal Inggris, Bolton Wanderers. Penyerang ini sekaligus menjadi pemain Meksiko pertama yang bermain di pentas Premier League. Ia mencatatkan total 19 penampilan pada musim 2005/2006.
Namun, sebagai pemain depan, jumlah gol Borgetti sangat minim, cuma dua gol di liga atau tujuh gol secara keseluruhan. Tak puas dengan performanya, klub melegonya ke Al Ittihad sebelum akhirnya kembali ke Meksiko untuk membela Cruz Azul pada Desember 2006.
7. Giovani dos Santos

Produk La Masia ini pernah menjajal kerasnya Liga Inggris bersama Tottenham Hotspur pada tahun 2008. Namun, berada di bawah kepemilikan The Lilywhites hingga 2012, dos Santos cuma mencatatkan 17 penampilan di kompetisi Premier League tanpa sebiji pun gol.
Minimnya menit bermain Dos Santos disebabakan ia lebih sering dipinjamkan. Pada Maret 2019 klub meminjamkannya ke Ipswich Town. Kemudian, pada Januari 2010 ia dipinjamkan ke Galatasaray. Awal tahun 2011, giliran Racing Santander yang menyewa jasanya.
Sebenarnya, secara talenta, banyak pemain Meksiko yang punya skill olah bola yang berada di atas rata-rata. Namun, dibandingkan kompetisi Liga Spanyol, misalnya, atmosfer Premier League tidak terlalu bersahabat bagi mereka.

















