Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Pemain yang Mencetak Brace pada Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
ilustrasi Erling Haaland (dok. EA Sports/EAFC 26)
  • Kylian Mbappe, Harry Kane, Youri Tielemans, dan Mikel Oyarzabal masing-masing mencetak dua gol yang membawa negara mereka lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
  • Mbappe dan Oyarzabal tampil dominan dengan kemenangan 3-0 untuk Prancis dan Spanyol, sementara Kane serta Tielemans memastikan kemenangan dramatis bagi Inggris dan Belgia.
  • Aksi empat pemain ini menegaskan pentingnya ketajaman lini depan di fase gugur, sekaligus membuka jalan bagi duel seru di babak 16 besar mendatang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menyajikan tensi tinggi dan drama luar biasa sejak peluit pertama dibunyikan. Di fase gugur yang penuh tekanan ini, ketajaman lini serang menjadi pembeda utama antara pulang lebih awal atau terus melaju menjaga mimpi juara.

​Menariknya, panggung 32 besar ini diguncang oleh aksi magis empat pemain bintang yang sukses memborong dua gol sekaligus untuk mengunci kemenangan krusial bagi negara mereka. Berikut adalah empat pemain yang mencetak brace dan membuat negaranya lolos ke babak 16 besar.

1. Kylian Mbappe (Prancis) menjadi motor utama untuk kemenangan atas Swedia

​Prancis tampil sangat mendominasi saat berhadapan dengan Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Penyerang andalan mereka, Kylian Mbappe, menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol yang memukau. Pergerakan cepat dan penyelesaian akhir yang klinis dari pemain Real Madrid ini membuat lini pertahanan Swedia kewalahan sepanjang laga.

​Kemenangan mutlak dengan skor 3-0 ini sukses mengunci tiket skuad Les Bleus untuk melaju ke babak 16 besar. Performa gemilang Mbappe di Stadion New York New Jersey tersebut sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat top skor turnamen. Keberhasilan ini tentu meningkatkan rasa percaya diri armada Didier Deschamps untuk menghadapi laga krusial berikutnya melawan Paraguay di babak 16 besar.

2. Harry Kane (Inggris) mencetak brace untuk memastikan kemenangan atas RD Kongo

Tim nasional Inggris sempat berada dalam posisi tertekan setelah tertinggal lebih dulu dari Republik Demokratik Kongo, lewat gol yang dicetak oleh Brian Cipenga di menit ke-7. Namun, Harry Kane muncul sebagai pahlawan penyelamat berkat ketenangannya di depan gawang lawan pada babak kedua. Bomber berpengalaman tersebut sukses melesatkan dua gol krusial pada menit ke-75 dan menit ke-86 untuk membalikkan keadaan.

​Keberhasilan Kane mencetak brace ini membuktikan bahwa ia tetap menjadi tumpuan utama di lini serang The Three Lions. Berkat catatan brace-nya, Inggris berhasil menyudahi pertandingan dengan kemenangan tipis 2-1 atas RD Kongo. Hasil dramatis ini membawa Inggris melangkah dengan penuh perjuangan menuju babak 16 besar.

3. Youri Tielemans (Belgia) menciptakan comeback fantastis lewat dua golnya

​Belgia sempat berada di ambang kekalahan setelah tertinggal dua gol terlebih dahulu dari salah satu tim tangguh dari Afrika, Senegal. Keajaiban mulai tercipta ketika Romelu Lukaku dan Youri Tielemans berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Selain mencetak gol penyama kedudukan, gelandang Aston Villa ini juga menjadi penentu kemenangan dramatis lewat eksekusi penalti dingin pada masa perpanjangan waktu.

​Dua gol yang dicetak oleh Tielemans memastikan Setan Merah menang dengan skor ketat 3-2 di Seattle Stadium. Aksi heroik dari Tielemans membuat dirinya keluar sebagai men of the match dalam pertandingan ini. Dengan hasil luar biasa tersebut, Belgia berhak melaju ke babak selanjutnya.

4. Mikel Oyarzabal (Spanyol) mencetak brace untuk menumbangkan Austria tiga gol tanpa balas

​Tim nasional Spanyol menunjukkan performa yang sangat impresif kala bersua Austria di Los Angeles Stadium. Mikel Oyarzabal tampil sebagai pembeda utama dengan menyumbangkan dua gol bagi skuad La Roja. Penyerang milik Real Sociedad ini sukses memanfaatkan umpan matang Marc Cucurella dengan sangat baik untuk mencetak brace pada menit ke-36 dan menit ke-89.

​Kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 ini membuktikan kreativitas lini serang Spanyol berjalan dengan sangat sempurna. Selain mencatatkan hasil positif, Spanyol juga berhasil mempertahankan rekor tanpa kebobolan mereka di turnamen ini. Hasil gemilang ini juga memastikan tiket babak 16 besar berada di tangan sang juara Eropa.

Keberhasilan keempat bintang ini mencetak brace menjadi bukti nyata betapa krusialnya peran pemain ini di fase gugur Piala Dunia 2026. Kini, ujian yang jauh lebih berat telah menanti mereka di babak 16 besar. Menarik untuk dinantikan, aksi dari para mesin gol ini di babak 16 besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article