Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Edisi Piala Dunia Paraguay Tersingkir pada Fase Gugur

5 Edisi Piala Dunia Paraguay Tersingkir pada Fase Gugur
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/Fancy Crave)
Intinya Sih
  • Paraguay kembali tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Prancis lewat penalti Kylian Mbappe, menandai kegagalan kelima di fase gugur turnamen ini.
  • Sejak pertama kali lolos ke fase gugur pada 1986, Paraguay konsisten tampil tangguh namun selalu terhenti oleh tim besar seperti Inggris, Prancis, dan Jerman di berbagai edisi.
  • Pencapaian terbaik Paraguay tetap pada Piala Dunia 2010 saat mereka mencapai perempat final, sementara edisi 2026 menjadi ajang comeback setelah absen tiga turnamen berturut-turut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tim Nasional Paraguay gagal menaklukkan Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Skuad besutan Gustavo Alvaro kalah tipis 0-1 lewat gol tunggal Kylian Mbappe dari titik penalti. Selain menutup kiprah Los Guaranies di ajang ini, kekalahan tersebut juga membuat mereka telah tersingkir pada fase gugur Piala Dunia untuk kelima kalinya.

1. Paraguay disingkirkan Inggris pada babak 16 besar edisi 1986

Paraguay mencetak sejarah dengan melaju ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya pada 1986. Mereka tampil cukup baik pada fase grup dengan mengalahkan Irak 1-0 dan imbang ketika bertemu Meksiko. Paraguay melaju ke babak 16 besar sebagai runner-up grup B.

Namun, tim besutan Cayetano Re tak mampu berbuat banyak ketika berduel dengan Inggris untuk memperebutkan satu tempat pada perempat final. Paraguay dibantai dengan skor tiga gol tanpa balas. Setelah Gary Lineker membawa The Three Lions unggul 1-0 pada babak pertama, gawang Paraguay dibobol Peter Beardsley dan Lineker selama babak kedua.

2. Langkah Paraguay dihentikan Prancis pada babak 16 besar edisi 1998

Setelah absen di Piala Dunia dalam dua edisi pada 1990 dan 1994, Paraguay kembali ke Piala Dunia pada 1998 dengan performa yang cukup apik pada fase grup. Setelah hanya imbang tanpa gol dengan Bulgaria dan Spanyol, Los Guaranies mengalahkan Nigeria 3-1 pada laga ketiga. Torehan lima poin membuat mereka melaju ke fase gugur sebagai runner-up grup D.

Pada babak 16 besar, Paraguay yang ditangani Paulo Cesar Carpegiani harus mengakui keunggulan Prancis. Mereka kalah tipis dengan skor 0-1 di Stade Bollaert-Delelis. Laurent Blanc hadir sebagai mimpi buruk Paraguay dengan golnya pada menit 113.

3. Paraguay kalah 0-1 dari Jerman pada babak 16 besar edisi 2002

Paraguay melanjutkan tren positif dengan kembali melaju ke fase gugur pada 2002. Mereka menempati peringkat kedua klasemen akhir grup B dengan torehan empat poin, unggul produktivitas gol dari Afrika Selatan di peringkat ketiga. Torehan poin tersebut didapatkan ketika menahan imbang Afrika Selatan 2-2 dan mengalahkan Slovenia 3-1.

Kali ini, Jerman muncul sebagai tim yang mengubur mimpi Los Guaranies. Paraguay menutup duel di Jeju World Cup Stadium dengan kekalahan tipis 0-1. Gol penentu tersebut dicetak Oliver Neuville dengan sepakan kaki kanan pada menit 88.

4. Paraguay mencapai perempat final untuk pertama kalinya pada 2010

Perjalanan Paraguay di Piala Dunia 2010 diwarnai dengan terciptanya beberapa catatan positif. Untuk pertama kalinya, Los Guaranies berhasil finis sebagai juara grup. Mereka mengumpulkan lima poin dari hasil kemenangan atas Slovakia dan keimbangan dengan Italia dan Selandia Baru.

Skuad yang dihuni Roque Santa Cruz dan kolega mencetak sejarah dengan lolos ke perempat final untuk pertama kalinya usai menang adu penalti atas Jepang pada babak 16 besar. Namun, mereka harus mengakui keunggulan Spanyol dengan 0-1 pada perempat final. Gol tunggal pada laga itu hadir lewat sepakan kaki kanan David Villa pada menit 81.

5. Paraguay disingkirkan Prancis pada babak 16 besar 2026

Setelah mencetak sejarah pada 2010, Paraguay justru tak lolos ke putaran final dalam tiga edisi berikutnya. Penantian mereka untuk kembali unjuk gigi di panggung dunia berakhir pada 2026. Mereka berhasil lolos ke fase gugur sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik. Setelah dibantai Amerika Serikat 1-4 pada laga pertama, tim besutan Gustavo Alvaro menang 1-0 atas Turki dan imbang 0-0 dengan Australia. 

Los Guaranies berhasil menyingkirkan salah satu tim favorit Jerman lewat adu penalti pada babak 16 besar. Langkah mereka lantas terhenti oleh Prancis pada babak 16 besar. Eksekusi penalti Kylian Mbappe pada menit 70 sekaligus mengubur mimpi skuad yang dihuni Julio Enciso dan kolega.

Jumlah peserta yang lebih banyak menjadi berkah bagi Paraguay yang lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026 meski menempati peringkat ketiga klasemen fase grup. Sayangnya, comeback mereka di ajang 4 tahunan itu gagal menyamai pencapaian pada 2010. Meski demikian, Los Guaranies meninggalkan beberapa catatan positif, termasuk melewati perlawanan Jerman yang dihuni sederet bintang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More