Trump Rayakan Keputusan Kontroversial FIFA soal Kartu Merah Balogun

- Donald Trump berhasil melobi Presiden FIFA Gianni Infantino hingga kartu merah Folarin Balogun dicabut setelah laga Amerika Serikat kontra Bosnia di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Trump menyampaikan rasa terima kasih kepada FIFA melalui Truth Social, menyebut keputusan tersebut sebagai langkah yang benar dan pembalikan atas ketidakadilan besar.
- Asosiasi Sepak Bola Belgia mengecam keputusan FIFA yang dianggap melanggar aturan, sementara FIFA menegaskan hukuman Balogun bersifat percobaan selama satu tahun berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin.
Jakarta, IDN Times - Kontroversi terjadi lagi di Piala Dunia 2026. Semua gara-gara Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang disebut sukses melobi FIFA hingga kartu merah Folarin Balogun dicabut.
Dilansir BBC, sebelumnya Trump dikabarkan langsung melobi Presiden FIFA, Gianni Infantino, usai Balogun terkena kartu merah saat AS lawan Bosnia di babak 32 besar. Ternyata, lobi itu berhasil karena FIFA pada akhirnya menangguhkan hukuman Balogun dan bisa main saat melawan Belgia di babak 16 besar pada Selasa (7/7/2026).
1. Trump berterima kasih kepada FIFA
Atas keputusan kontroversial ini, Trump pun mengucapkan terima kasih ke FIFA. Dia bersyukur, badan sepak bola dunia itu sudah mengambil keputusan yang tepat.
"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membalikkan ketidakadilan besar!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
2. Langsung dikecam Belgia
Keputusan FIFA langsung dikecam oleh Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA), mengaku terkejut dengan langkah FIFA, yang notabene bertentangan langsung dengan aturannya sendiri.
Dalam pernyataan resminya, RBFA sedang menyelidiki semua opsi potensial untuk menjaga hak-hak sah semua tim yang berpartisipasi dan untuk melindungi prinsip-prinsip dasar permainan adil.
3. FIFA batalkan kartu merah Balogun
Keputusan kontroversial diambil FIFA dalam status striker Amerika Serikat, Folarin Balogun. FIFA memutuskan untuk menangguhkan kartu merah Balogun hingga bisa bermain dalam duel kontra Belgia, Selasa pagi WIB (7/7/2026), di Seattle Stadium.
FIFA menggunakan Pasal 27 Kode Disiplin dalam kartu merah Balogun. Mereka menuturkan, jika hukuman Balogun akan bersifat percobaan.
"Berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, implementasi atas hukuman berlandaskan pada masa percobaan selama setahun. Jika Folarin Balogun mengulangi tindakan serupa selama masa percobaan, hukumannya bisa diangkat dan berpotensi adanya tambahan atas pelanggaran baru," begitu pernyataan resmi mereka.


















