5 Pemain Newcastle dengan Penampilan Terbanyak di Timnas

- Fabian Schar (86 caps): Fabian Schär merupakan bek tengah paling berpengalaman di timnas Swiss. Konsistensinya membantu peningkatan kualitas permainan di Newcastle United.
- Kieran Trippier (54 caps): Trippier adalah bek kanan berpengaruh bagi Inggris dengan kemampuan bola mati yang luar biasa. Pengalamannya membawa kualitas kepemimpinan dan disiplin taktik ke Newcastle United.
- Miguel Almiron (47 caps): Almirón adalah pemain Paraguay yang berpengaruh dengan kecepatan, kelincahan, dan etos kerja tinggi. Pengalamannya membentuk karier di Newcastle United.
Industri sepak bola modern semakin kompetitif seiring meningkatnya kualitas pemain dan tuntutan taktik yang semakin kompleks. Dalam persaingan seperti ini, pengalaman seorang pemain di level internasional menjadi nilai tambah yang sangat berpengaruh pada performa klub. Pemain yang sering tampil untuk tim nasional biasanya memiliki mental kuat, kemampuan adaptasi tinggi, dan kapasitas bermain dalam tekanan.
Newcastle United menjadi salah satu klub yang dihuni oleh banyak pemain dengan pengalaman internasional yang solid. Kehadiran para pemain yang sudah terbiasa tampil di panggung besar seperti EURO, Copa América, hingga kualifikasi Piala Dunia membuat kualitas skuad Newcastle semakin matang. Pengalaman mereka tidak hanya membantu dalam pertandingan penting, tetapi juga berdampak besar pada perkembangan pemain lain di dalam tim.
Dalam daftar ini, terdapat beberapa nama yang menjadi pilar utama negara masing-masing dan tampil dalam banyak pertandingan internasional. Mulai dari bek tangguh seperti Fabian Schär, pemimpin alami seperti Kieran Trippier, hingga gelandang kreatif seperti Bruno Guimarães. Berikut penjelasan lengkap para pemain Newcastle United saat ini dengan jumlah caps terbanyak di timnas.
Table of Content
1. Fabian Schar (86 caps)

Fabian Schär merupakan salah satu bek tengah paling berpengalaman yang pernah dimiliki tim nasional Swiss. Sepanjang karier internasionalnya, Schär mencatat 86 caps sebelum resmi pensiun dari timnas pada Agustus 2024. Ia menjalani debut pada tahun 2013 dan sejak itu menjadi bagian penting dari generasi emas Swiss yang tampil konsisten di turnamen-turnamen besar. Keikutsertaannya di berbagai edisi EURO dan Piala Dunia menjadikannya salah satu pemain yang paling diandalkan di lini belakang.
Selama membela Swiss, Schär dikenal sebagai bek yang memiliki ketenangan luar biasa saat menguasai bola, serta kemampuan membaca permainan yang sangat baik. Ia juga mampu membantu membangun serangan dari belakang berkat distribusi bola yang akurat, sebuah kualitas yang jarang dimiliki bek tengah modern. Selain itu, ketangguhannya dalam duel udara membuatnya menjadi pilihan utama dalam skema pertahanan Swiss, terutama saat menghadapi lawan-lawan berfisik kuat.
Pengalaman internasional Schär memberikan dampak besar dalam karier klubnya, termasuk saat membela Newcastle United. Konsistensinya di pentas internasional membantu meningkatkan kualitas permainannya di level klub, terutama dalam laga-laga berintensitas tinggi di Premier League dan kompetisi Eropa. Dengan total 86 caps, Schär tidak hanya meninggalkan jejak sebagai pemain kunci Swiss, tetapi juga sebagai salah satu bek paling profesional dan disiplin dalam generasinya.
2. Kieran Trippier (54 caps)

Kieran Trippier merupakan salah satu bek kanan paling berpengaruh yang dimiliki Inggris dalam satu dekade terakhir. Ia mengumpulkan 54 caps sejak debut pada tahun 2017 hingga akhirnya pensiun dari tim nasional pada 29 Agustus 2024. Selama periode tersebut, Trippier tampil dalam berbagai turnamen besar, termasuk Piala Dunia 2018 dan 2022, serta EURO 2020 dan 2024. Perannya sangat vital bagi The Three Lions karena kemampuannya bermain di berbagai posisi, dari bek kanan, bek kiri, hingga wing-back.
Trippier dikenal luas berkat kemampuan bola matinya yang luar biasa, terutama tendangan bebasnya yang akurat. Salah satu momen paling ikonik dalam karier internasionalnya adalah gol tendangan bebas di semifinal Piala Dunia 2018 melawan Kroasia, yang langsung membuatnya menjadi pahlawan bagi pendukung Inggris. Selain itu, kecerdasannya dalam membaca permainan dan ketenangannya dalam tekanan menjadikannya salah satu pemain kepercayaan Gareth Southgate sepanjang kariernya di timnas.
Pengalaman Trippier di level internasional memberikan dampak besar bagi Newcastle United. Sebagai pemain senior, ia membawa kualitas kepemimpinan, disiplin taktik, serta mentalitas kompetitif yang dibentuk melalui pertandingan-pertandingan berlevel tinggi. Dengan total 54 caps, Trippier meninggalkan warisan sebagai salah satu bek Inggris paling konsisten dan profesional yang mampu tampil stabil baik di klub maupun tim nasional.
3. Miguel Almiron (47 caps)

Miguel Almirón adalah salah satu pemain paling berpengaruh yang dimiliki Paraguay dalam beberapa tahun terakhir. Hingga sekarang, ia telah mencatat 47 caps untuk tim nasionalnya sejak debut pada 2015. Selama periode tersebut, Almirón tampil di sejumlah kompetisi besar seperti Copa América dan Kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL, menghadapi lawan-lawan kuat seperti Brasil, Argentina, dan Uruguay. Keberadaannya selalu menjadi bagian penting dari struktur serangan Paraguay berkat fleksibilitasnya bermain di berbagai posisi ofensif.
Almirón terkenal dengan kecepatan, kelincahan, dan kemampuannya membawa bola melewati tekanan lawan. Ia sering menjadi tumpuan Paraguay untuk membangun serangan balik cepat, memanfaatkan akselerasi dan kreativitasnya di sektor sayap maupun sebagai gelandang serang. Selain itu, ia dikenal jarang lelah dan selalu menunjukkan etos kerja tinggi, menjadikannya pemain yang dihormati baik oleh rekan setim maupun pelatih. Keberaniannya dalam duel dan kemampuannya membuka ruang menjadikannya salah satu pemain paling strategis di timnas.
Pengalaman Almirón di panggung internasional sangat membantu membentuk kariernya di Newcastle United. Pertandingan-pertandingan berintensitas tinggi di Amerika Selatan membuatnya terbiasa menghadapi tekanan besar, sehingga ia tampil lebih matang dan stabil di Premier League. Gaya bermainnya yang dinamis dan energik juga menjadi aset penting bagi Newcastle, terutama dalam transisi serangan. Dengan total 47 caps, Almirón meninggalkan jejak sebagai salah satu pemain Paraguay terbaik di generasinya sekaligus salah satu pemain paling konsisten dalam skuad Newcastle saat ini.
4. Emil Krafth (42 caps)

Emil Krafth adalah salah satu pemain bertahan yang paling konsisten dalam skuad tim nasional Swedia selama beberapa tahun terakhir. Ia telah mencatat 42 caps sejak debut pada 2014, menjadikannya salah satu pemain Newcastle United dengan pengalaman internasional paling stabil. Krafth tampil dalam berbagai kompetisi penting seperti Kualifikasi EURO, UEFA Nations League, dan Kualifikasi Piala Dunia, berhadapan dengan tim-tim kuat Eropa. Keandalannya membuatnya sering dipercaya mengisi posisi bek kanan ketika Swedia membutuhkan pemain dengan disiplin defensif tinggi.
Sebagai pemain timnas, Krafth dikenal karena kemampuan bertahannya yang solid dan gaya bermain yang sederhana namun efektif. Ia jarang melakukan kesalahan dan sangat kuat secara posisi, membuatnya menjadi pilihan aman di lini belakang Swedia. Meskipun tidak memiliki atribut ofensif setajam bek modern lainnya, kontribusi defensif Krafth sangat dihargai oleh pelatih. Ia sering diandalkan dalam pertandingan-pertandingan berat karena ketenangannya menghadapi tekanan dan kemampuan mengawal lawan dengan rapat.
Pengalamannya di level internasional turut memberikan nilai lebih saat bermain untuk Newcastle United. Krafth membawa kedewasaan, disiplin, dan etos kerja yang kuat dari pengalamannya di panggung Eropa. Meskipun bukan starter reguler, ia tetap menjadi bagian penting dari kedalaman skuad Newcastle, terutama dalam situasi rotasi atau ketika dibutuhkan pemain yang aman dan stabil di sisi kanan pertahanan. Dengan 42 caps, Krafth telah memperkuat reputasinya sebagai bek yang dapat diandalkan baik di klub maupun tim nasional.
5. Bruno Guimarães (41 caps)

Bruno Guimarães merupakan salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Brasil dalam beberapa tahun terakhir. Hingga saat ini, ia telah mencatat 41 caps bersama tim nasional Brasil sejak debut pada tahun 2020. Bruno tampil di berbagai kompetisi besar seperti Kualifikasi Piala Dunia CONMEBOL, Copa América, dan beberapa pertandingan persahabatan melawan tim-tim top dunia. Keberadaannya di skuad Brasil menegaskan betapa penting perannya sebagai gelandang yang mampu membantu tim dalam duel-duel besar.
Di timnas, Bruno dikenal sebagai gelandang yang memiliki kecerdasan luar biasa dalam membaca permainan. Kemampuan utamanya terletak pada visi bermain, distribusi bola yang akurat, serta keahliannya dalam menekan lawan dan merebut bola. Ia juga mampu melakukan transisi dari bertahan ke menyerang dengan sangat cepat, menjadikannya salah satu gelandang yang paling lengkap dalam skuat Brasil. Dengan perpaduan teknik, determinasi, dan stamina tinggi, Bruno menjadi pilihan utama di lini tengah.
Pengalaman internasionalnya memberikan pengaruh besar pada performanya bersama Newcastle United. Bruno membawa ketenangan, kreativitas, dan kualitas pengambilan keputusan yang terbentuk dari banyak pertandingan berlevel tinggi di Amerika Selatan. Gaya bermainnya membuat lini tengah Newcastle jauh lebih dinamis dan stabil, baik dalam mengatur ritme permainan maupun membantu memutus serangan lawan. Dengan 41 caps, Bruno Guimarães tidak hanya menjadi pemain penting bagi Brasil, tetapi juga salah satu figur paling berpengaruh dalam proyek jangka panjang Newcastle.
FAQ seputar Pemain Newcastle dengan Penampilan Terbanyak di Timnas
| Siapa pemain Newcastle dengan caps terbanyak saat ini? | Fabian Schär dengan 86 caps untuk timnas Swiss. |
| Apakah Kieran Trippier masih bermain untuk timnas? | Tidak, ia pensiun pada 2024 dengan total 54 caps. |
| Berapa jumlah caps Miguel Almirón untuk Paraguay? | Almirón memiliki 47 caps dan menjadi salah satu pemain inti timnas Paraguay. |
| Apakah Emil Krafth masih aktif di timnas? | Ya, Krafth masih menjadi bagian dari timnas Swedia dengan 42 caps. |
| Berapa jumlah caps Bruno Guimarães untuk Brasil? | Bruno Guimarães memiliki 41 caps dan terus tampil untuk timnas Brasil. |


















