Bersama Alwi Farhan, Indra Wijaya Ikut Rasakan Jadi Juara di Istora

- Indra merasa jadi juara bersama Alwi
- Indra pernah juara di level junior, bukan senior
- Harapan Indra untuk Alwi meraih lebih banyak gelar juara
Jakarta, IDN Times - Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, ikut merasakan kegembiraan setelah mengantarkan anak asuhnya, Alwi Farhan, memenangkan Indonesia Masters 2026. Alwi menang mudah di laga final atas wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 21-5, 21-16 di Istora Senayan, Jakarta pada Minggu (25/1/2026).
Kemenangan ini tak hanya bermakna besar bagi Alwi, tetapi juga bagi Indra. Secara terbuka, Indra mengaku akhirnya ikut merasakan menjadi juara di Istora Senayan.
1. Indra ikut merasa jadi juara
Selama berkarier sebagai atlet, Indra Wijaya mengaku belum pernah menaklukkan Istora. Kini, Mantan atlet kebanggaan Merah-Putih ini mengaku merasa ikut menjadi juara bersama Alwi.
“Belum (pernah juara di Istora). Saya sekarang juara juga di sini. Tapi bukan saya, anak (didik) saya yang juara,” kata Indra.
“Puas lah. Pasti happy juga,” sambung dia.
2. Indra pernah juara tapi bukan level senior

Indra Wijaya aktif bermain sebagai atlet hingga 2013. Saat masih aktif bermain, nama pria kelahiran 1974 itu juga masuk dalam jajaran pemain top Indonesia bahkan dunia.
Indra menjadi bagian dari skuad Indonesia untuk Asia Cup 1997 dan SEA Games 1997 di Jakarta. Kala itu, Indra dan rekan-rekannya menjadi juara. Namun, pertandingan badminton saat itu tak dihelat di Istora, tetapi GOR Asia Afrika.
Meski begitu, Indra pernah juara di Istora pada level junior. Tepatnya saat meraih gelar Kejuaraan Dunia Junior Bimantara 1991.
3. Harapan untuk Alwi
Sukses membawa Alwi juara di Indonesia Masters 2026, Indra tak langsung berpuas diri. Dia punya pesan-pesan untuk Alwi agar bisa lebih banyak lagi meraih titel juara.
“Kita semua bersyukur Alwi bisa juara di Indonesia, di rumah sendiri. Saya berharap, ini menjadi satu step stone untuk Alwi ke depannya,” kata Indra.


















