Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Pemain Pinjaman Bantu Barcelona Juarai LaLiga per 2025/2026

6 Pemain Pinjaman Bantu Barcelona Juarai LaLiga per 2025/2026
ilustrasi logo Barcelona (unsplash.com/dwlly)
Intinya Sih
  • Barcelona total menjuarai LaLiga 29 kali hingga musim 2025/2026, dengan enam pemain pinjaman yang turut berkontribusi dalam lima musim berbeda sepanjang sejarah klub.
  • Musim 2025/2026 menghadirkan Marcus Rashford dan Joao Cancelo sebagai pemain pinjaman paling berpengaruh, sementara edisi 2018/2019 diwarnai peran kecil Kevin-Prince Boateng dan Jeison Murillo.
  • Nando menjadi pemain pinjaman pertama yang bantu Barca juara LaLiga pada awal 1990-an, disusul Mauricio Pellegrino pada 1998/1999 sebelum klub lebih fokus mengandalkan akademi sendiri.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Barcelona tercatat telah menjuarai LaLiga Spanyol 29 kali per 2025/2026. Dari semua pemain yang berkontribusi dalam kesuksesan tersebut, terdapat enam orang yang melakukannya sebagai pinjaman. Ini terjadi dalam 5 musim berbeda. Berikut detailnya.

1. Marcus Rashford dan Joao Cancelo membantu Barcelona menjuarai LaLiga 2025/2026

Marcus Rashford dan Joao Cancelo merupakan dua pemain pinjaman di skuad Barcelona yang menjuarai LaLiga 2025/2026. Rashford bergabung dari Manchester United pada awal musim. Winger asli Inggris ini menyumbang 8 gol dan 7 assist dari 32 penampilan. Salah satu golnya tercipta lewat tendangan bebas ketika mengunci titel usai mengalahkan Real Madrid 2-0 pada pekan ke-35.

Sementara itu, Cancelo baru datang dari Al-Hilal pada paruh kedua. Meski begitu, bek sayap asal Portugal tersebut langsung memberikan dampak krusial. Cancelo bermain 16 kali dari 19 pertandingan yang tersedia dan menyumbang 2 gol serta 2 assist. Namun, Barca masih belum memutuskan untuk merekrut Cancelo atau Rashford secara permanen per 2 Juni 2026.

2. Kevin-Prince Boateng dan Jeison Murillo hanya menjadi kameo pada 2018/2019

Sebelum 2025/2026, Barcelona pernah menjuarai LaLiga dengan dua pemain pinjaman di skuadnya pada 2018/2019. Pasangan yang mendapat kesempatan tersebut adalah Jeison Murillo dan Kevin-Pirnce Boateng. Namun, berbeda dengan Joao Cancelo dan Marcus Rashford, Murillo dan Boateng hanya menjadi kameo. Sejak awal, keduanya memang cuma direncakan sebagai pelapis.

Itu setidaknya terlihat dari waktu transfernya yang terjadi pada paruh kedua. Murillo bergabung dari Valencia, sedangkan Boaten datang dari Sassuolo. Pada akhirnya, Murillo cuma tampil 2 kali selama 113 menit dan Boateng hanya bermain 3 kali selama 239 menit tanpa sumbangan gol atau assist. Barca pun langsung memulangkan mereka ke klub masing-masing setelah musim rampung.

3. Mauricio Pellegrino cukup berperan pada 1998/1999

Barcelona meraih trofi LaLiga yang ke-16 pada 1998/1999. Mereka memiliki tujuh pemain baru pada musim ini. Mauricio Pellegrino merupakan satu-satunya yang didapat secara pinjaman. Bek tengah kidal asal Argentina setinggi 1,93 meter itu direkrut dari klub di negaranya, Velez Sarsfield. Meski begitu, Pellegrino cukup berperan dalam keberhasilan mengangkat trofi pada akhir kompetisi.

Menggunakan nomor 3, penggawa yang lahir pada 5 Oktober 1974 ini bermain 23 kali selama 1.443 menit. Namun, Barca yang saat itu dilatih Louis van Gaal memutuskan untuk tidak membelinya. Valencia kemudian menjadi tim yang memboyong Pellegrino secara permanen. Pellegrino lantas membantu Valencia menjuarai LaLiga 2001/2002 dan 2003/2004 serta UEFA Cup 2003/2004.

4. Nando memperkuat Barcelona sebagai pinjaman pada 1990/1991 dan 1991/1992

Pemain pinjaman pertama yang membantu Barcelona menjuarai LaLiga adalah Nando. Ini terjadi pada 1990/1991. Blaugrana merekrut pria asli Spanyol bernama lengkap Fernando Munoz Garcia tersebut dari klub masa kecilnya, Sevilla. Bek tengah setinggi 1,87 meter yang lahir pada 30 Oktober 1967 itu lantas tampil 34 kali selama 2.983 menit sampai akhir musim. Ia berada di urutan keempat sebagai personel Barca yang paling sering bermain.

Barca kembali meminjam Nando pada 1991/1992. Kali ini, ia bukan hanya mengantarkan Barca memenangkan LaLiga, melainkan juga Liga Champions Eropa dan Copa del Rey. Nando akhirnya kembali ke Sevilla setelah musim tuntas. Menariknya, ia justru bergabung secara permanen dengan musuh bebuyutan, Real Madrid. Nando bertahan di Madrid sampai Januari 1996. Ia menambah trofi Copa del Rey 1992/1993, Piala Super Spanyol 1993/1994, dan LaLiga 1994/1995.

Sebagai klub besar, Barcelona memang tidak terlalu sering meminjam pemain. Selain itu, mereka juga memiliki akademi berkualitas sehingga kerap lebih memilih untuk mempromosikan penggawa muda. Enam nama di atas merupakan anomali karena justru mengangkat trofi ketika memperkuat klub sebagai pinjaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More