Goncalo Ramos menjadi pembelian pertama AC Milan pada musim panas 2026. Tak kurang dari 74 juta euro atau Rp1,52 triliun dibayarkan kepada Paris Saint-Germain untuk mendapatkan jasanya. Kontrak 5 tahun membuatnya bertahan di San Siro hingga 2031. Dalam sejarahnya, AC Milan tidak banyak diperkuat pemain dari Portugal. Sebelum Goncalo Ramos, hanya ada enam pemain yang berseragam I Rossoneri. Seperti apa kiprahnya?
6 Pemain Portugal yang Bela AC Milan sebelum Goncalo Ramos

1. Futre hanya memainkan satu pertandingan bersama AC Milan
Futre merupakan pemain Portugal pertama yang memperkuat AC Milan. Kala itu, AC Milan memboyongnya dari AC Reggiana pada musim panas 1995. Namun, kariernya tidak bertahan lama. Ia hanya berada di San Siro selama semusim pada 1995/1996.
Ketatnya persaingan lini serangan membuat Futre gagal tampil maksimal. AC Milan saat itu dihuni pemain top seperti George Weah, Paolo Di Canio, hingga Roberto Baggio. Padahal, performanya menjanjikan di AC Reggiana. Namun, ia hanya bermain sekali untuk AC Milan.
2. Rui Costa membawa AC Milan berprestasi di kompetisi lokal dan Eropa
Rui Costa berlabuh ke AC Milan pada musim panas 2001. Berbeda dengan Futre yang gagal bersinar, Costa justru menjadi andalan di lini tengah. Selama 5 tahun di San Siro, ia menjelma sebagai gelandang tangguh dan produktif dengan 11 gol dan 45 assist dari 192 pertandingan.
Berkat kehadiran Costa, AC Milan mampu berjaya pada awal milenium 2000-an. Kontribusinya menghadirkan trofi Liga Champions Eropa dan Serie A Italia untuk AC Milan. Prestasi mentereng ini juga dilengkapi dengan Coppa Italia, Supercoppa Italiana, dan UEFA Super Cup.
3. Andre Silva kurang tajam sebagai striker sehingga tak bertahan lama
Setelah hengkangnya Rui Costa pada 2006, AC Milan cukup lama tidak diperkuat pemain Portugal. Baru ada Andre Silva yang direkrut pada 2017. Namun, kariernya tak begitu lama hanya setahun hingga 2018. Performanya juga bisa dibilang naik turun.
Dalam masa singkatnya tersebut, Silva tampil 41 kali. Sebagai striker, ia hanya membuat 10 gol dan 2 assist. Minimnya kontribusi ini yang membuat AC Milan melepasnya ke Sevilla sebagai pemain pinjaman. Silva kembali pada 2019, tetapi langsung dijual kepada Eintracht Frankfurt.
4. Rafael Leao mampu menjadi andalan lini serangan AC Milan
Rafael Leao merupakan salah satu pemain Portugal yang sukses di AC Milan. Datang dengann harga mahal, ia menunjukkan performa konsisten di lini serangan tim. Sejak bergabung pada 2019, ia telah mengemas 80 gol dan 65 assist dari 291 laga di lintas ajang. Ia berhasil membantu AC Milan buka puasa gelar setelah 11 tahun dengan menjuarai Serie A 2021/2022.
Sayangnya, kariernya akan segera berakhir. Winger 27 tahun ini memutuskan pergi pada musim panas 2026 meski kontraknya berjalan hingga 2028. Setelah 7 tahun di San Siro, ia ingin menjajal tantangan baru membela klub top Eropa lain. Sejauh ini, sejumlah klub telah memantaunya. Namun, sang pemain masih fokus membela Portugal di Piala Dunia 2026. AC Milan memasang 60–70 juta euro atau Rp1,23–Rp1,44 triliun bagi klub yang meminatinya.
5. Diogo Dalot tampil apik di sisi kanan pertahanan AC Milan sebagai pemain pinjaman
Diogo Dalot pernah memperkuat AC Milan pada 2020/2021. Kala itu, Manchester United mengirimnya ke San Siro demi menambah pengalaman sebagai pemain muda. Meski AC Milan adalah klub Italia pertamanya, Dalot mampu tampil mengesankan sepanjang musim.
Di bawah asuhan Stefano Pioli, Dalot dipercaya bermain 33 kali di berbagai kompetisi. Dari jumlah penampilan tersebut, ia membuat 2 gol dan 3 assist. Sejatinya, AC Milan ingin menebusnya permanen. Namun, harga yang dipasang Manchester United terlalu tinggi. Dalot akhirnya kembali ke Old Trafford dan hingga kini masih diandalkan klub Inggris tersebut.
6. Joao Felix gagal bersinar dalam masa singkatnya bersama AC Milan
Joao Felix berlabuh ke San Siro pada paruh kedua musim 2024/2025. Ia datang untuk menyelamatkan kariernya yang gagal di Chelsea. Sayangnya, penampilannya tak sesuai harapan. Ia hanya membuat 3 gol dan 1 assist dari 21 laga. Kondisi tersebut membuat AC Milan enggan menebusnya permanen dan mengembalikannya pada musim panas 2025.
Dari sederet nama di atas, tidak semua pemain Portugal bersinar. AC Milan kini berharap Goncalo Ramos mampu tampil tajam di lini serangan. AC Milan sampai rela memecahkan rekor transfer klub untuk memboyong ke San Siro. Menarik ditunggu kontribusinya pada 2026/2027.