Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pembelian Pemain Termahal AC Milan, Goncalo Ramos Pecahkan Rekor!

5 Pembelian Pemain Termahal AC Milan, Goncalo Ramos Pecahkan Rekor!
ilustrasi bola (pexels.com/Tom Van Dyck)
Share Article

AC Milan mengumumkan pembelian pertamanya pada musim panas 2026. Goncalo Ramos ditebus dari Paris Saint-Germain untuk menambah produktivitas lini serangan. AC Milan rela menggelontorkan uang senilai 74 juta euro (Rp1,52 triliun). Per 6 Juli 2026, biaya transfer yang dikeluarkan ini membuat AC Milan memecahkan rekor transfer klub.

1. Goncalo Ramos memecahkan rekor setelah dibeli seharga 74 juta euro

AC Milan mengeluarkan biaya 74 juta euro (Rp1,52 triliun) untuk menebus Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain (PSG). Harga ini cukup fantastis mengingat AC Milan bukan klub yang gemar belanja besar. Namun, musim panas 2026 akan menjadi periode yang berbeda. Kondisi tersebut tidak terlepas dari Ruben Amorim sebagai pelatih anyar. AC Milan melakukan pembangunan sehingga berinvestasi kepada Ramos. 

Dengan usia yang masih 25 tahun, ia bisa berkembang lebih baik lagi. Terlebih lagi, kariernya juga teruji di PSG. Selama 3 tahun di Ibu Kota Prancis, ia mengemas 45 gol dan 10 assist dari 131 pertandingan di berbagai ajang. Striker Portugal ini sukses menghadirkan 12 trofi. Ini termasuk kesuksesan PSG back-to-back juara Liga Champions Eropa pada 2025 dan 2026. Dengan kontribusinya ini, AC Milan berharap Ramos makin matang dan lebih tajam di San Siro.

2. Pada musim panas 2019, AC Milan membeli Rafael Leao 49,5 juta euro dari LOSC Lille

Rafael Leao sempat lama memegang label pembelian termahal AC Milan. Pada musim panas 2019, AC Milan merekrutnya dari LOSC Lille seharga 49,5 juta euro (Rp1,01 triliun). Harga mahal yang dibayarkan ini sepadan dengan kontribusinya di atas lapangan. 

Selama 7 tahun terakhir, Leao membukukan 80 gol dan 45 assist dari 291 pertandingan. Salah satu peran krusialnya adalah turut membantu AC Milan menjuarai Serie A 2021/2022. Sayangnya, ia berniat pergi pada musim panas 2026 sebab ingin tantangan baru. AC Milan sendiri terbuka menjualnya pada angka 60–70 juta euro atau Rp1,23–Rp1,44 triliun.

3. Leonardo Bonucci diboyong AC Milan dengan harga 42 juta euro

Leonardo Bonucci berlabuh ke San Siro pada musim panas 2017. Ia datang dengan reputasi mentereng setelah 7 tahun penuh prestasi bersama Juventus. Meski kalah itu usianya sudah 30 tahun, AC Milan rela menebusnya seharga 42 juta euro (Rp864 miliar). 

Sejatinya, Bonucci tidak ingin pindah. Namun, faktor kerenggangan hubungan dengan Massimiliano Allegri sebagai pelatih Juventus saat itu membuatnya hengkang. Di AC Milan, performanya juga apik dengan tampil 51 kali. Ia menyumbang 2 gol dan 1 assist.

Namun, kegagalan AC Milan lolos ke Liga Champions Eropa membuatnya pergi. Di sisi lain, AC Milan juga membutuhkan dana segar karena tak mampu lolos. Bonucci akhirnya dijual kembali kepada Juventus senilai 30 juta euro (Rp720 miliar) setelah semusim di San Siro.  

4. Rui Costa memegang rekor transfer senilai 41,32 juta euro saat dibeli pada 2001

Sebelum dipecahkan Leonardo Bonucci, rekor transfer termahal AC Milan dipegang lama oleh Rui Costa. Pada musim panas 2001, AC Milan membelinya seharga 41,32 juta euro (Rp850 miliar). Performa impresifnya bersama Fiorentina membuat AC Milan kepincut. Dari 277 laga, ia membuat 50 gol dan 52 assist serta menghadirkan beragam prestasi. 

Dengan kontribusi tersebut, tak heran AC Milan rela membayar mahal. Costa berseragam AC Milan hingga 2006. Selama 5 tahun, ia menjadi otak kreativitas permainan tim melalui sumbangsih 11 gol dan 45 assist dari 192 laga. Ia berhasil membawa AC Milan meraih Serie A, Liga Champions, Coppa Italia, Supercoppa Italiana, dan UEFA Super Cup.

5. AC Milan menebus Lucas Paqueta dari Flamengo dengan biaya 38,4 juta euro

Lucas Paqueta bergabung dengan AC Milan pada Januari 2019. Kala itu, AC Milan kepincut dengan bakat mudanya dan langsung memboyongnya dari klub raksasa Brasil, Flamengo. Tak kurang dari 38,4 juta euro (Rp790 miliar) dibayarkan untuk membawanya ke San Siro. 

Karier Paqueta di AC Milan hanya singkat selama 1,5 tahun. Meski begitu, ia tampil menjanjikan dengan catatan 44 laga dan kontribusi 1 gol dan 33 assist. Sayangnya, ketidakcocokan taktik dengan pelatih membuatnya dijual kepada Olympique Lyon pada musim panas 2020. 

Kedatangan Goncalo Ramos membuat ekspektasi tinggi mengikutinya. Harga mahal yang melabelinya mesti dibuktikan dengan performa tajam di atas lapangan. Dengan AC Milan yang dilatih Ruben Amorim, koneksi sesama Portugal membuat kansnya bersinar sangat lebar. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

3 Laga Pertama Lucas Paqueta Cetak Gol dan Assist untuk Brasil

02 Jun 2026, 12:22 WIBSport
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More