3 Pelatih Portugal Pertama di AC Milan, Ada Ruben Amorim

- Paulo Fonseca menjadi pelatih Portugal pertama AC Milan, namun dipecat setelah enam bulan karena performa tidak stabil dan tim hanya berada di posisi kedelapan Serie A.
- Sergio Conceicao menggantikan Fonseca pada akhir 2024, tetapi juga diberhentikan setelah hasil buruk membuat Milan finis di peringkat kedelapan musim 2024/2025.
- Ruben Amorim resmi ditunjuk melatih AC Milan mulai musim 2026/2027 menggantikan Massimiliano Allegri, menjadi pelatih Portugal ketiga dalam sejarah klub dengan kontrak hingga 2029.
AC Milan telah memperkenalkan pelatih baru pada musim panas 2026 untuk menangani tim mulai 2026/2027. Sosok yang datang ke Giuseppe Meazza ialah mantan juru taktik Manchester United, Ruben Amorim. Pria berusia 41 tahun tersebut datang untuk menggantikan Massimiliano Allegri dan diikat kontrak selama 3 musim hingga 2029 mendatang.
Hadirnya Amorim menambah daftar pelatih Portugal yang pernah menangani AC Milan. Sepanjang sejarah klub, ia menjadi sosok asal Portugal ketiga yang mendapat kepercayaan untuk memegang tanggung jawab tersebut. Siapa dua sosok sebelumnya dan bagaimana pencapaian mereka?
1. Paulo Fonseca dipecat usai hanya menangani tim selama 6 bulan
Paulo Fonseca menjadi pelatih Portugal pertama yang menangani AC Milan. Ia ditunjuk sebagai juru taktik baru untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Stefano Pioli pada musim panas 2025. Saat itu, Fonseca diikat kontrak berdurasi 3 musim.
Sayangnya, kebersamaan Rossoneri dengan Fonseca hanya berlangsung selama 6 bulan. Pada akhir Desember 2024, manajemen memilih mengakhiri kerja sama dengannya. Situasi tersebut didasari performa yang tak stabil di Serie A Italia dengan bertengger di peringkat kedelapan ketika sang juru taktik pergi.
Fonseca berkesempatan menangani AC Milan dalam 24 laga berbeda di berbagai ajang. Selama periode tersebut, Rossoneri mencatatkan 12 menang, 6 imbang, dan 6 kalah. Hasil imbang 1-1 kontra AS Roma pada pekan 18 Serie A 2024/2025 menjadi laga perpisahan bagi Fonseca dengan anak asuhnya.
2. Sebagai pengganti Paulo Fonseca, Sergio Conceicao diberhentikan pada akhir 2024/2025
Setelah kepergian Paulo Fonseca, AC Milan kembali memakai jasa pelatih Portugal. Sergio Conceicao diumumkan sebagai pelatih baru pada penghujung Desember 2024 dengan kesepakatan kontrak berdurasi 18 bulan yang berlaku hingga musim panas 2026. Sebelumnya, pria kelahiran 15 November 1974 tersebut berstatus tanpa klub sejak berpisah dengan Porto pada Juni 2024.
Namun, kiprah AC Milan bersama Conceicao tak lebih baik dibanding Fonseca. Rentetan tren negatif membuatnya dipecat pada akhir 2024/2025. Bersama Conceicao, Rossoneri tampil buruk di Serie A hingga finis di peringkat kedelapan.
AC Milan melakoni 31 pertandingan di berbagai ajang bersama Conceicao. Hasilnya, Rafael Leao dan kolega mencatatkan 16 kemenangan, 5 keimbangan, 10 sisanya berakhir dengan kekalahan. AC Milan menorehkan tren negatif dengan tak meraih kemenangan dalam empat laga beruntun sejak pertengahan Februari hingga awal Maret 2025.
3. Ruben Amorim menggantikan Massimiliano Allegri mulai 2026/2027
AC Milan memilih mengakhiri kerja sama dengan Massimiliano Allegri yang telah berlangsung selama semusim pada musim panas 2026. Sebagai gantinya, Ruben Amorim datang untuk mengisi kursi kepelatihan Rossoneri. Pria kelahiran 27 Januari 1985 tersebut telah menyepakati kontrak berdurasi 3 musim, seperti dilansir Skysports.
Sebelumnya, Amorim berstatus tanpa klub sejak dipecat Manchester United (MU) pada Januari 2026. Dalam 63 laga bersama Setan Merah, ia mempersembahkan 25 kemenangan, 15 keimbangan, dan 23 kekalahan. Dalam 5 laga terakhir bersama Amorim, MU hanya meraih 1 kemenangan.
Meski melewati periode yang kurang memuaskan di Old Trafford, Amorim memiliki kenangan indah bersama Sporting CP. Bersama raksasa Portugal tersebut, ia bertahan lama hingga mencatatkan 230 laga dengan hasil 164 menang, 33 imbang, dan 33 kalah. Itu termasuk ketika membantai Manchester City dengan skor 4-1 di Liga Champions Eropa.
Kehadiran Ruben Amorim membuka lembaran baru bagi AC Milan yang dalam beberapa musim terakhir kesulitan kembali bersaing di papan atas. Ia menjadi pelatih Portugal ketiga dalam sejarah Rossoneri setelah Paulo Fonseca dan Sergio Conceicao, sekaligus membawa harapan baru untuk mengembalikan prestasi klub. Kini, menarik dinantikan apakah Amorim mampu mematahkan tren kurang memuaskan para pendahulunya dan membawa AC Milan kembali ke jalur kesuksesan.


















