Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Pemain Sunderland 2025/2026 dengan Gaji Tertinggi, Ada Granit Xhaka
tampilan depan Stadium of Light, markas Sunderland (pixabay.com/Pyxis-Web-Solutions)
  • Sunderland masih tampil inkonsisten di EPL 2025/2026 dengan hanya satu kemenangan dari lima laga terakhir meski diperkuat pemain bergaji tinggi hasil rekrutan musim panas.
  • Granit Xhaka menjadi pemain dengan bayaran tertinggi Rp2,4 miliar per pekan dan berperan penting sebagai kapten serta pengatur lini tengah tim.
  • Nordi Mukiele, Lutsharel Geertruida, dan Enzo Le Fee juga menerima gaji besar dengan kontribusi bervariasi, membantu Sunderland bertahan di papan tengah klasemen sementara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sunderland belum menunjukkan performa konsisten dengan hanya memetik 1 kemenangan dari 5 pertandingan terakhir di English Premier League (EPL) 2025/2026. Padahal, mereka saat ini memiliki para pemain dengan upah mahal yang dapat diandalkan pada tiap pertandingan. Keberadaan mereka memberikan pengaruh bagi tim, meskipun belum semuanya aktif terlibat dalam terciptanya gol.

Para pemain yang dimaksud adalah Granit Xhaka, Nordi Mukiele, Lutsharel Geertruida, dan Enzo Le Fee. Mereka berstatus sebagai rekrutan baru Sunderland pada bursa transfer musim panas 2025. Menariknya, mereka sama-sama memegang paspor negara-negara asal Eropa. Lantas, seperti apa gaji dan statistik mereka bersama Black Cats di EPL 2025/2026? Berikut datanya per 5 Maret 2026.

1. Granit Xhaka (Rp2,4 miliar) menjadi pilihan utama untuk menjadi kapten tim

Granit Xhaka menempati posisi teratas sebagai pemain Sunderland dengan bayaran termahal pada 2025/2026. Ia saat ini menerima upah sebesar 110 ribu pound sterling atau Rp2,4 miliar per pekan. Ini nominal yang sepadan dengan kontribusi dan pengalamannya berkarier di EPL.

Granit Xhaka menjadi pilar penting dalam menjaga lini tengah Sunderland di EPL 2025/2026. Ia dapat tampil cukup impresif dengan telah mencatatkan 25 penampilan, 1 gol, dan 5 assist. Sebelum bersama Sunderland, pemain asal Swiss itu pernah menjadi bagian dari The Gunners.

2. Nordi Mukiele (Rp2,2 miliar) harus absen beberapa pekan akibat cedera betis

Nordi Mukiele meninggalkan Paris Saint-Germain untuk berlabuh di Stadium of Light pada 17 Agustus 2025. Ia dibeli dengan mahar Rp208 miliar dan menjalin kerja sama selama 4 musim. Saat ini, ia mendapat gaji Rp2,2 miliar per pekan atau Rp117 miliar per musim dari Sunderland.

Nordi Mukiele membayar kepercayaan yang diberikan kepadanya dengan sudah mengemas 1 gol dan 4 assist di EPL 2025/2026. Sayangnya, ia masih menepi dari lapangan karena cedera pada betis. Ia diperkirakan akan kembali tampil saat Sunderland melawan Newcastle United.

3. Lutsharel Geertruida (Rp1,9 miliar) belum dapat mengukir namanya di papan skor

Lutsharel Geertruida mengantongi pendapatan Rp1,9 miliar per pekan selama memperkuat Sunderland. Ini angka cukup tinggi bagi pemain yang hanya berstatus sebagai pinjaman dalam semusim penuh. Kepindahannya terjadi usai RB Leipzig setuju untuk melepasnya sementara.

Lutsharel Geertruida belum membuka keran gol di EPL 2025/2026. Padahal, ia masih konsisten mendapat kesempatan membela Sunderland pada 23 pertandingan. Meskipun demikian, ia menampilkan performa cukup baik pada musim debut merasakan ketatnya persaingan di EPL.

4. Enzo Le Fee (Rp1,6 miliar) memiliki prospek cerah sebagai andalan masa depan

Enzo Le Fee pindah ke Sunderland pada 1 Juli 2025. AS Roma menjualnya setelah menerima proposal dari Black Cats sebesar Rp399 miliar. Transfer mahal ini memberi pengaruh terhadap bayaran tinggi bagi pemain berposisi utama gelandang itu yang berada di angka Rp1,6 miliar.

Enzo Le Fee cepat beradaptasi dengan gaya permainan Sunderland. Ini terlihat dengan sudah mampu membukukan 4 gol dan 4 assist di EPL 2025/2026. Bahkan, ia baru sekali tidak masuk skuad karena telah sukses mengamankan tempat utama sebagai pemain andalan Regis Le Bris.

Sunderland mempunyai para pemain yang mendapat gaji tinggi pada tiap pekan. Kendati cukup menguras kantong tim, kontribusi mereka sangat terlihat dengan dapat membawa Black Cats berada di papan tengah klasemen EPL 2025/2026. Mampukah mereka kembali membantu meraih tiga poin pada pertandingan-pertandingan selanjutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team