Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pemain Termuda Inggris di Piala Dunia 2026, Ada Bellingham
Gelandang Inggris, Jude Bellingham (kiri), merayakan gol pertama timnya bersama rekan setimnya, Harry Kane (kanan), selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Inggris di Estadio Azteca, Mexico City, pada 6 Juli 2026. (AFP/Yuri Cortez)
  • Inggris mencapai semifinal Piala Dunia 2026 berkat kombinasi pemain muda dan senior di bawah arahan Thomas Tuchel.
  • Jude Bellingham tampil paling menonjol dengan torehan enam gol, sementara Nico O'Reilly dan Elliot Anderson jadi starter reguler.
  • Kobbie Mainoo belum dimainkan, Jarell Quansah terkena kartu merah, dan Inggris akhirnya tersingkir setelah kalah 1-2 dari Argentina.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Inggris melaju hingga semifinal Piala Dunia 2026. Keberhasilan mereka mencapai babak empat besar tidak terlepas dari materi pemain yang dimiliki. Tidak hanya pemain senior berpengalaman, The Three Lions juga membawa deretan pemain muda untuk Piala Dunia kali ini.

1. Kobbie Mainoo (21 tahun) belum dimainkan di Piala Dunia 2026

Kobbie Mainoo tampil impresif bersama Manchester United sepanjang 2025/2026. Ia mencatatkan 1 gol dan 3 assist dalam 30 penampilan di semua ajang. Performa konsisten itulah yang membawanya kembali masuk skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026.

Sayangnya, performa gemilang Mainoo di klub justru berbanding terbalik dengan kisahnya di Piala Dunia 2026. Thomas Tuchel belum memberinya kesempatan bermain hingga pertandingan terakhir menghadapi Argentina pada semifinal. Pemain berusia 21 tahun tersebut menjadi satu dari sedikit pemain Inggris yang belum mencatatkan penampilan sepanjang turnamen. Situasi ini sangat kontras dengan perannya sebagai starter di lini tengah The Three Lions saat Euro 2024 lalu.

2. Nico O'Reilly (21 tahun) menjadi pilihan utama Inggris di posisi bek kiri

Musim 2025/2026 menjadi titik balik karier Nico O'Reilly bersama Manchester City. Bek kiri berusia 21 tahun ini menjadi andalan Pep Guardiola dengan membukukan 53 penampilan serta mengemas 9 gol dan 6 assist. Ia mencetak dua gol saat Manchester City menjuarai Piala Liga Inggris usai mengalahkan Arsenal pada partai puncak. Selain itu, O'Reilly juga turut membawa timnya menjuarai Piala FA.

Performa yang ditunjukkan O'Reilly berbuah panggilan Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. O'Reilly menjalani debut Piala Dunia saat The Three Lions menang 4-2 atas Kroasia pada pertandingan perdana fase grup. Sejak saat itu, dirinya menjadi pilihan utama Thomas Tuchel di posisi bek kiri. O'Reilly telah bermain dalam tujuh pertandingan sepanjang Piala Dunia 2026.

3. Jude Bellingham (23 tahun) tampil tajam di Piala Dunia 2026

Jude Bellingham menjalani 2025/2026 dengan performa solid bersama Real Madrid meski timnya dilanda masa sulit. Ia mencetak 8 gol dan 5 assist dari 40 penampilan di seluruh kompetisi. Meski Real Madrid gagal meraih trofi sepanjang 2025/2026, Bellingham tetap menjadi pilar penting di lini tengah Los Blancos.

Performa Bellingham justru bersinar bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Ia mencetak brace saat Inggris menyingkirkan tuan rumah Meksiko pada babak 16 besar. Pemain berusia 23 tahun ini mengulanginya lagi dengan membukukan dua gol saat mengalahkan Norwegia pada perempat final. Total enam gol kini telah ia koleksi sepanjang turnamen. Berkat catatan impresif tersebut, Bellingham menjadi salah satu tumpuan utama Inggris dalam urusan mencetak gol.

4. Jarell Quansah (23 tahun) menerima kartu merah saat menghadapi Meksiko

Jarell Quansah hengkang dari Liverpool ke Bayer Leverkusen pada musim panas 2025 demi mendapatkan lebih banyak menit bermain. Keputusan tersebut terbukti tepat karena ia langsung diandalkan klub barunya dengan menorehkan 44 penampilan serta mengemas 5 gol. Performa gemilang itu mengantarkannya menjadi bagian dari Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026.

Quansah merupakan salah satu opsi di lini belakang The Three Lions. Pemain berusia 23 tahun tersebut dipercaya sebagai starter saat menghadapi Panama dan Meksiko. Sayangnya, Quansah menerima kartu merah pada babak 16 besar kontra Meksiko yang mengharuskan ia absen dalam dua pertandingan.

5. Elliot Anderson (23 tahun) selalu dimainkan Thomas Tuchel sebagai starter

Elliot Anderson menunjukkan kualitasnya bersama Nottingham Forest sepanjang 2025/2026. Ia tampil dalam 50 pertandingan dengan menyumbang 4 gol dan 5 assist. Tidak heran jika gelandang berusia 23 tahun tersebut ditebus Manchester City dengan biaya transfer 135 juta euro atau Rp2,7 triliun.

Bersama Timnas Inggris, Anderson hampir tidak tergantikan di lini tengah sepanjang Piala Dunia 2026. Ia selalu dimainkan Thomas Tuchel sebagai starter. Anderson juga berkontribusi dengan mencetak assist untuk gol Jude Bellingham pada partai pembuka menghadapi Kroasia.

Kehadiran para pemain di atas memberikan kedalaman bagi skuad Inggris. Bahkan, sebagian besar dari mereka menjadi andalan Thomas Tuchel. Sayangnya, mereka belum berhasil membawa The Three Lions untuk menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Argentina 1-2 pada semifinal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article