Spanyol mengumumkan sebanyak 26 pemain yang akan diboyong ke Piala Dunia 2026. Timnas asuhan Luis De la Fuente ini mempunyai rata-rata usia 26,7 tahun dengan menggabungkan pemain muda potensial dan penuh pengalaman untuk mendongkrak kualitas berbagai sektor permainan. Ada lima pemain termuda yang mendapat kesempatan kesempatan membela La Furia Roja. Salah satu nama yang mencuri atensi adalah Lamine Yamal karena masih berusia 18 tahun. Mereka tersebar di Barcelona, Atletico Madrid, serta CA Osasuna sepanjang 2025/2026.
5 Pemain Termuda yang Membela Spanyol di Piala Dunia 2026, Ada Yamal!

1. Lamine Yamal (18 tahun) masih menyuguhkan pengaruh di sisi kanan penyerangan Barcelona
Pada LaLiga Spanyol 2025/2026, Lamine Yamal masih menyuguhkan pengaruh penting di sektor depan Barcelona. Dia sering menempati posisi penyerang sayap kanan utama. Pemain kelahiran Esplugues de Llobregat tersebut menjadi ancaman bagi pertahanan lawan lantaran mempunyai kecepatan serta keterampilan dribel mumpuni. Selain itu, dirinya mampu mengirim umpan berbahaya karena visi bermain solid dan aktif bergerak untuk membuka ruang. Tak selalu berjalan mulus, sumbangsihnya sempat terganggu cedera otot. Hingga pekan ke-38, ia merumput 28 kali dengan mencetak 16 gol dan 12 assist. Di berbagai kompetisi, tampil 45 pertandingan dengan membukukan 24 gol dan 18 assist musim ini.
Tak ingin melewatkan bakat hebat, De la Fuente memberi kesempatan kepada Yamal untuk memperkuat Spanyol di Piala Dunia 2026. Pemain bertinggi 180 cm tersebut berpeluang besar mengisi posisi penyerang sayap kanan utama. Sejak menjalankan debut pada September 2023, dirinya menghasilkan 6 gol dan 12 assist dari 25 caps bersama La Furia Roja.
2. Pau Cubarsi (19 tahun) masih sering menempati posisi bek tengah utama Barcelona
Pau Cubarsi masih sering dipasang sejak menit pertama sebagai bek tengah Barcelona pada LaLiga 2025/2026. Pemain kelahiran Estanyol ini berperan penting ketika Blaugrana memulai serangan dari sektor belakang karena mempunyai ketenangan dan visi bermain. Selain itu, dirinya bisa membaca permain yang berfungsi untuk mengantisipasi ancaman lawan. Dia menyumbang 1 gol dari 31 pertandingan (2.706 menit) hingga pekan ke-38. Di berbagai ajang, diturunkan dalam 48 pertandingan dengan menorehkan 1 gol musim ini.
Cubarsi sendiri menyuguhkan performa impresif dalam mengawal lini pertahanan Barcelona. Rekam jejak tersebut membuatnya mendapat kesempatan memperkuat Spanyol di Piala Dunia 2026. Kehadirannya berpeluang memperdalam opsi bek tengah La Furia Roja. Sejauh ini, ia membukukan 11 caps dengan menyumbang 2 assist.
3. Gavi (21 tahun) sempat absen panjang karena cedera di Barcelona
Gavi sempat berkutat dengan cedera meniskus lutut kanan sehingga melewatkan banyak pertandingan pada LaLiga 2025/2026. Usai pulih, pemain kelahiran Los Palacios y Villafranca ini beberapa kali masuk starter Barcelona. Selain gelandang tengah, dia pernah ditugaskan sebagai penyerang sayap kiri sesuai kebutuhan taktik Blaugrana.
Berkat stamina dan etos kerja, Gavi sendiri rajin bergerak membantu membangun serangan dan ikut melakukan pressing ketika Barcelona kehilangan bola. Ia juga mampu membaca permainan yang berguna untuk memutus jalur umpan lawan. Gelandang bertinggi 173 cm ini bermain 11 pertandingan dengan mencetak 1 assist hingga pekan ke-38. Di berbagai kompetisi, merumput 13 kali dengan mengukir 1 assist musim ini.
Meski tidak tampil reguler sepanjang 2025/2026, Gavi tetap diberikan kesempatan memperkuat Spanyol di Piala Dunia 2026. Dirinya akan bersaing dengan Pedri, Fabian Ruiz, dan Mikel Merino di pos gelandang tengah La Furia Roja. Sejauh ini, pemain yang kini berusia 21 tahun ini menciptakan 5 gol dari 28 caps.
4. Victor Munoz (22 tahun) menunjukkan fleksibilitas di sektor depan CA Osasuna
Victor Munoz langsung menjelma menjadi figur penting sektor depan CA Osasuna. Kehadirannya bisa memperkaya opsi penyerang sayap, penyerang tengah, dan penyerang bayangan sehingga sering masuk starter pada LaLiga 2025/2026. Dia mampu bergerak eksplosif karena menggabungkan kecepatan dan kemampuan dribel. Selain itu, dirinya rajin turun demi terlibat membangun serangan dan membuka ruang di sektor pertahanan lawan. Pemain asal Barcelona ini mencetak 6 gol dan 2 assist dari 34 pertandingan hingga pekan ke-38. Di berbagai kompetisi, bermain 36 pertandingan dengan menorehkan 7 gol dan 5 assist musim ini bersama Gorritxoak.
De la Fuente lantas memboyong Munoz ke Piala Dunia 2026. Pemain lulusan akademi Real Madrid ini akan bersaing dengan Nico Williams dan Alex Baena di posisi penyerang sayap kiri. Selain itu, kehadirannya berpotensi menambah rotasi karena mempunyai fleksibilitas posisi di sektor depan. Sejauh ini, dirinya membuat 2 caps dengan mencetak 1 gol bersama Spanyol.
5. Marc Pubill (22 tahun) bisa menempati posisi bek tengah atau bek kanan Atletico Madrid
Marc Pubill beberapa kali mendapat kesempatan menghiasi starter Atletico Madrid pada LaLiga 2025/2026. Ini terjadi karena ketatnya persaingan lini pertahanan. Kendati demikian, dirinya bisa menambah rotasi di posisi bek tengah dan bek kanan Los Colchoneros. Pemain kelahiran Terrassa tersebut tidak ragu melakukan kontak fisik demi merebut bola, ikut membantu memulai serangan dari belakang, dan diandalkan ketika pertarungan udara. Dia merumput 19 kali dengan mengemas 1 gol dan 1 assist hingga pekan ke-38. Di berbagai ajang, ia tampil 36 pertandingan dengan menorehkan 1 gol dan 1 assist musim ini.
Pubill dipercaya oleh De la Fuente untuk mewarnai skuad Spanyol di Piala Dunia 2026. Selain menjalankan peran bek tengah, pemain yang kini berusia 22 tahun tersebut berpotensi memperdalam kekuatan di sisi kanan pertahanan. Sejauh ini, dia belum melakoni debut bersama La Furia Roja.
Kelima pemain termuda di atas akan membela Spanyol di Piala Dunia 2026. Mereka untuk pertama kali mendapat kesempatan merasakan ketatnya atmosfer Piala Dunia. Yamal dan Munoz beroperasi di posisi penyerang. Cubarsi dan Pubill diproyeksikan memperkokoh jantung pertahanan. Gavi berpeluang memperdalam opsi gelandang La Furia Roja.