5 Pemain Italia yang Berkarier di Chelsea sebelum Marco Palestra

- Chelsea memiliki sejarah panjang merekrut pemain asal Italia, dengan lima nama seperti Casadei, Jorginho, Emerson, Zappacosta, dan Amelia yang lebih dulu membela The Blues sebelum Marco Palestra.
- Jorginho menjadi pemain Italia tersukses di Chelsea dengan kontribusi besar termasuk trofi Liga Champions 2020/2021, sementara lainnya berperan penting meski sebagian besar sebagai pelapis atau pinjaman.
- Kehadiran para pemain Italia memberi warna dalam perjalanan Chelsea melalui gol, assist, dan trofi bergengsi; kini publik menantikan kiprah Marco Palestra melanjutkan tradisi tersebut.
Chelsea merupakan salah satu klub besar Liga Utama Inggris yang memiliki sejarah panjang dalam merekrut talenta berbakat asal Italia. Jauh sebelum era kedatangan pemain muda seperti Marco Palestra, Stamford Bridge sudah menjadi pelabuhan bagi para bintang dari Negeri Pizza.
Kehadiran para pemain ini selalu berhasil memberikan kontribusi dan warna tersendiri bagi kesuksesan The Blues. Berikut adalah lima pemain Italia yang pernah membela Chelsea sebelum Marco Palestra.
1. Cesare Casadei menjadi pemain terakhir Italia yang bermain untuk Chelsea
Gelandang muda potensial, Cesare Casadei, menjadi pemain Italia terakhir yang bermain untuk Chelsea sebelum Marco Palestra. Casadei resmi didatangkan oleh Chelsea pada musim panas tahun 2022, langsung dari akademi klub raksasa Serie A, Inter Milan. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah ini tercatat membela panji The Blues selama kurang lebih tiga musim termasuk masa peminjamannya ke beberapa klub Inggris seperti Reading dan Leicester City.
Sepanjang masa baktinya di Stamford Bridge, Casadei tercatat hanya diturunkan sebanyak 17 kali bersama skuad utama. Ketatnya persaingan di lini tengah membuat sang pemain kesulitan untuk mendapatkan menit bermain secara reguler secara konsisten. Demi kelanjutan kariernya, ia akhirnya resmi dijual pada Januari 2025 ke salah satu klub kontestan Serie A, Torino.
2. Jorginho menjadi salah satu pemain Italia tersukses di Stamford Bridge
Jorginho menjadi salah satu rekrutan tersukses Chelsea asal Italia saat didatangkan pada bursa transfer tahun 2018. Ia diboyong ke London Barat dari Napoli atas rekomendasi khusus dari manajer Chelsea kala itu, Maurizio Sarri. Gelandang elegan ini menghabiskan waktu bermain yang cukup sukses selama 4,5 musim berseragam The Blues.
Pemain yang dikenal ahli dalam mengeksekusi penalti ini sukses mencatatkan kontribusi berupa 29 gol dan 8 assist bagi The Blues di semua kompetisi. Ia juga menjadi aktor penting yang mempersembahkan trofi bergengsi Liga Champions bagi publik Stamford Bridge pada musim 2020/2021. Kebersamaan indah tersebut akhirnya resmi berakhir setelah sang pemain dijual ke klub rival sekota, Arsenal, pada Januari 2023.
3. Emerson Palmieri menjadi pelapis hingga dipinjamkan ke Lyon dan West Ham United
Chelsea mendaratkan Emerson Palmieri ke Stamford Bridge pada jendela transfer Januari tahun 2018 silam. Bek kiri tangguh ini dibeli dari AS Roma untuk memperkuat sektor pertahanan sayap kiri tim. Pemain kelahiran Brasil yang berpaspor Italia ini tercatat membela Chelsea selama 4 musim, termasuk masa peminjamannya ke Lyon pada musim 2021/2022.
Selama berseragam The Blues, Emerson berhasil membukukan total 2 gol dan 5 assist. Walaupun sering menjadi pilihan pelapis, ia tetap mampu menunjukkan performa solid setiap kali dipercaya turun ke lapangan hijau. Petualangannya bersama Chelsea akhirnya resmi selesai setelah ia dijual secara permanen ke sesama klub London, West Ham United, pada Agustus 2022.
4. Davide Zappacosta berkontribusi menjuarai dua trofi dalam empat musim sebelum dilepas ke Atalanta
Davide Zappacosta resmi menjadi bagian dari skuad Chelsea setelah dibeli pada bursa transfer musim panas tahun 2017. Manajemen The Blues memboyong bek kanan dinamis ini dari klub Serie A, Torino. Zappacosta berseragam The Blues selama 4 musim walau sempat dipinjamkan ke AS Roma pada musim 2019/2020 dan Genoa pada musim 2020/2021.
Selama aktif bermain untuk tim utama Chelsea, Zappacosta berhasil mencatatkan torehan 2 gol dan 4 assist. Performa impresifnya di lini belakang turut membantu tim memenangkan gelar Piala FA dan Liga Europa. Ia akhirnya dilepas secara permanen dan dijual ke Atalanta pada bursa transfer tahun 2021.
5. Marco Amelia hanya bertahan semusim tanpa menit bermain sebelum pindah ke Vicenza
Penjaga gawang berpengalaman, Marco Amelia, didatangkan oleh Chelsea pada bulan Oktober tahun 2015 dengan status bebas transfer. Sebelum merapat ke Stamford Bridge, kiper veteran asal Italia ini sempat bermain untuk klub Serie B, Perugia. Ia direkrut sebagai opsi darurat di bawah mistar gawang Chelsea.
Sayangnya, Amelia hanya bertahan selama satu musim saja di Stamford Bridge. Mengingat statusnya sebagai penjaga gawang pelapis ketiga, Amelia tidak pernah memainkan pertandingan resmi bersama skuad utama Chelsea. Setelah kontrak singkatnya habis, ia dilepas secara cuma-cuma sebelum akhirnya bergabung dengan klub Italia, Vicenza.
Perjalanan karier kelima penggawa asal Italia tersebut memberikan dinamika tersendiri dalam sejarah panjang Chelsea. Mulai dari sumbangsih gol, assist, hingga raihan trofi bergengsi, kehadiran mereka telah menjadi bagian penting dari kesuksesan The Blues. Menarik untuk dinantikan apakah Marco Palestra mampu mengukir tinta emas baru dan melampaui kesuksesan para seniornya bersama Chelsea.

















