Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pembelian Termahal Inter Milan dari Klub Inggris, Ada Djed Spence!
Ilustrasi markas Inter Milan, Giuseppe Meazza (pixabay.com/dimitrisvetsikas1969)
  • Romelu Lukaku menjadi pembelian termahal Inter dari klub Inggris: direkrut dari Manchester United seharga 74 juta euro pada 2019 dan membantu merebut Serie A 2020/2021.
  • Djed Spence bergabung dari Tottenham pada musim panas 2026 seharga 30 juta euro, menjadikannya rekrutan termahal kedua Inter dari klub Inggris setelah tampil di Piala Dunia 2026.
  • Christian Eriksen, Robbie Keane, dan Manuel Akanji melengkapi lima besar; Akanji dipermanenkan dari Manchester City setelah membantu Inter menjuarai Serie A 2025/2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Inter Milan kembali membuat gebrakan di bursa transfer setelah resmi mendatangkan Djed Spence dari klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur, pada bursa transfer musim panas 2026. Menariknya, kedatangan bek sayap eksplosif ini bukan yang pertama kalinya bagi Nerazzurri dalam memboyong pemain bintang dari klub Inggris.

Sepanjang sejarahnya, klub asal Milan ini kerap menggelontorkan dana fantastis untuk merekrut nama-nama elite dari tanah Inggris. Berikut adalah lima pembelian termahal Inter Milan dari klub Inggris hingga Agustus 2026.

1. Romelu Lukaku (Rp1,2 triliun) berhasil membawa Inter Milan memutus dominasi Juventus

Romelu Lukaku diboyong dari Manchester United pada Agustus 2019 dengan nilai transfer sebesar 74 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun yang memecahkan rekor transfer klub. Penyerang asal Belgia ini langsung menjelma sebagai mesin gol utama yang menakutkan di lini depan Nerazzurri. Selama 3 musim berseragam hitam-biru, Lukaku berhasil mencatatkan penampilan yang gemilang dengan sumbangan 64 gol dan 16 assist dari 95 penampilan di semua kompetisi.

​Pencapaian tertingginya ialah ketika ia berhasil membawa Inter Milan merengkuh gelar juara Serie A pada musim 2020/2021 secara luar biasa karena berhasil mengakhiri dominasi Juventus yang menjuarai Serie A selama 9 tahun beruntun. Meskipun sempat mencatatkan karier yang sangat sukses di Italia, godaan besar membuat sang bomber memutuskan untuk meninggalkan Giuseppe Meazza. Manajemen Inter Milan akhirnya resmi menjual Romelu Lukaku ke klub EPL, Chelsea, pada Agustus 2021 dengan nilai transfer yang kembali memecahkan rekor transfer sebagai penjualan termahal klub.

2. Djed Spence (Rp521 miliar) didatangkan setelah bermain impresif bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Paling terbaru, ada ​Djed Spence yang berhasil didatangkan oleh Inter Milan dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas 2026. Bek kanan asal Inggris ini direkrut dengan nilai transfer bernilai fantastis mencapai 30 juta euro atau sekitar Rp521 miliar untuk memperkuat kedalaman skuad sang juara bertahan Serie A. Bersama Tottenham Hotspur, Spence berhasil mencetak 2 gol dan 3 assist dari 85 penampilan di semua kompetisi.

​Sebelum memutuskan untuk berkarier di Italia, Spence sempat menunjukkan penampilan yang gemilang bersama Timnas Inggris pada ajang Piala Dunia 2026. Kedatangan Spence ke Giuseppe Meazza diharapkan mampu memberikan tambahan energi serta kecepatan eksplosif di sektor pertahanan sayap kanan Nerazzurri. Kehadirannya di Giuseppe Meazza menjadi bagian dari proyek ambisius klub untuk bisa kembali menjuarai Serie A musim ini dan mampu berbicara banyak di kancah sepak bola Eropa.

3. ​Christian Eriksen (Rp469 miliar) mengakhiri kontrak lebih cepat karena masalah kesehatan

Selanjutnya, ada Christian Eriksen yang didatangkan dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer Januari 2020 dengan biaya mencapai 27 juta euro atau sekitar Rp469 miliar. Gelandang kreatif asal Denmark ini diplot sebagai motor serangan utama untuk mengangkat performa tim di paruh kedua musim kompetisi 2019/2020. Selama membela Nerazzurri, Eriksen berhasil mencatatkan total 60 penampilan di berbagai ajang resmi dengan mengemas 8 gol dan 3 assist.

Pencapaian puncaknya bersama Inter Milan diraih ketika ia turut berperan penting dalam mengantar tim meraih scudetto Serie A musim 2020/2021. Sayangnya, karier cemerlangnya di Giuseppe Meazza harus terhenti akibat regulasi medis ketat di Italia menyusul insiden kesehatan yang dialaminya. Karena situasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kontrak pada Desember 2021.

4. Robbie Keane (Rp338 miliar) pergantian pelatih membuatnya tidak masuk dalam rencana tim

​Robbie Keane didatangkan oleh Inter Milan dari Coventry City pada Juli 2000 dengan nilai transfer mencapai 19,5 juta euro atau sekitar Rp338 miliar. Penyerang asal Republik Irlandia ini awalnya direkrut atas permintaan pelatih Inter Milan saat itu, Marcello Lippi, yang melihat potensi besar pada diri Keane. Selama berkarier di Giuseppe Meazza, Keane berhasil mencatatkan 15 penampilan di semua kompetisi dengan menyumbangkan total 3 gol dan 2 assist bagi Nerazzurri.

​Kegagalan utamanya di Italia bermula ketika Marcello Lippi dipecat dan digantikan oleh Marco Tardelli yang tidak memasukkan namanya dalam rencana tim. Minimnya kesempatan bermain membuat manajemen klub memutuskan untuk meminjamkannya ke klub Inggris, Leeds United. Setelah menjalani masa peminjaman yang impresif, Robbie Keane akhirnya resmi dijual secara permanen kepada Leeds United pada Mei 2001.

5. Manuel Akanji (Rp260 miliar) dipermanenkan setelah membawa Inter Milan juara musim lalu

Terakhir, ada ​Manuel Akanji yang resmi dibeli oleh Inter Milan dari klub raksasa EPL, Manchester City, pada Juli 2026 setelah sebelumnya menjalani masa peminjaman selama satu musim di Giuseppe Meazza. Bek tangguh asal Swiss ini ditebus manajemen Nerazzurri dengan biaya transfer yang mencapai 15 juta euro atau sekitar Rp260 miliar. Kontribusinya yang luar biasa di jantung pertahanan membuat manajemen klub tidak ragu untuk menebusnya secara permanen pada musim panas ini.

Selama semusim di Inter Milan, ia sukses mencatatkan total 45 penampilan di semua kompetisi dengan sumbangan 2 gol. Selama masa peminjamannya, Akanji berhasil menampilkan performa yang solid di jantung pertahanan Inter Milan, hal itu dibuktikannya dengan sukses mengantar Inter Milan merengkuh gelar juara Serie A musim 2025/2026. Kini, dengan status permanennya di Giuseppe Meazza, ia diharapkan mampu membawa Inter Milan mempertahankan performa terbaiknya dan kembali keluar sebagai juara di musim ini.

Dari ketajaman masa lalu Romelu Lukaku hingga solidnya Manuel Akanji saat ini, deretan pembelian termahal Inter Milan dari klub Liga Inggris selalu menjadi bukti nyata dari ambisi Inter Milan untuk bisa membentuk skuad yang bisa bersaing di kompetisi domestik maupun Eropa. Dengan komposisi skuad mewah yang ada sekarang ini, mampukah Nerazzurri kembali mendominasi panggung Serie A dan berbicara banyak di kompetisi Eropa musim ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article