Kroasia menjadi salah satu negara yang sering bermain di Piala Dunia. Sejak debut pada 1998, mereka hanya absen pada edisi 2010. Tidak hanya itu, Kroasia juga mampu melangkah jauh dalam lima edisi terakhir keikutsertaan mereka di Piala Dunia, termasuk dengan mencapai babak final.
Pencapaian Kroasia di 5 Edisi Terakhir Piala Dunia per 2026

1. Kroasia hanya mencapai fase grup Piala Dunia 2006
Kroasia mengawali Piala Dunia 2006 dengan kekalahan 0-1 melawan Brasil di laga pembuka Grup F. Setelah itu, mereka tampil lebih agresif saat menghadapi Jepang, tetapi harus puas berbagi angka usai bermain imbang 0-0. Dua hasil tersebut membuat peluang lolos ke fase gugur masih terbuka. Pada pertandingan terakhir, Kroasia wajib mengalahkan Australia untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Namun, laga penentuan berakhir mengecewakan setelah Kroasia ditahan Australia dengan skor 2-2. Darijo Srna membuka keunggulan lewat tendangan bebas, tetapi Australia mampu membalas melalui Craig Moore. Niko Kovac kembali membawa Kroasia unggul pada menit ke-57. Sayangnya, keunggulan itu kembali sirna akibat gol Harry Kewell. Kroasia hanya mengoleksi dua poin yang membuat mereka finis di peringkat ketiga Grup F dan gagal melaju ke fase gugur.
2. Kroasia gagal lolos ke fase gugur Piala Dunia 2014
Kroasia memulai kiprahnya di Piala Dunia 2014 dengan menghadapi tuan rumah Brasil. Tim asuhan Niko Kovac sempat unggul lebih dahulu lewat gol bunuh diri Marcelo pada menit ke-11. Akan tetapi, Kroasia akhirnya harus menyerah dengan skor 1-3.
Pada laga kedua, Kroasia bangkit dengan mengalahkan Kamerun 4-0 melalui gol Ivica Olic, Ivan Perisic, dan brace Mario Mandzukic. Namun, mereka gagal menjaga momentum setelah tumbang 1-3 dari Meksiko pada pertandingan penentuan fase grup. Hasil itu membuat mereka finis di posisi ketiga Grup A dengan koleksi tiga poin sehingga harus mengakhiri perjalanan di fase grup.
3. Kroasia mampu menembus final Piala Dunia 2018
Kroasia menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2018. Mereka menyapu bersih fase grup setelah mengalahkan Nigeria, Argentina, dan Islandia sehingga finis sebagai juara Grup D. Luka Modric dan kolega kemudian menaklukkan Denmark lewat adu penalti di babak 16 besar. Mereka kembali menang adu penalti atas Rusia di perempat final sebelum menyingkirkan Inggris 2-1 melalui babak tambahan waktu di semifinal.
Perjalanan impresif tersebut membawa Kroasia untuk pertama kalinya tampil di final Piala Dunia. Tim asuhan Zlatko Dalic sempat memberikan perlawanan sengit. Akan tetapi, mereka akhirnya kalah 2-4 dari Prancis pada partai puncak. Meski gagal mengangkat trofi, Kroasia mencatatkan pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia dengan menjadi runner-up.
4. Kroasia meraih peringkat ketiga di Piala Dunia 2022
Kroasia membuka Piala Dunia 2022 dengan hasil imbang tanpa gol melawan Maroko. Luka Modric dan kolega kemudian merebut poin penuh lewat kemenangan 4-1 atas Kanada sebelum meraih hasil seri 0-0 saat melawan Belgia pada laga terakhir fase grup. Akhirnya, Kroasia melaju ke fase gugur sebagai runner-up Grup F dengan koleksi lima poin.
Perjalanan Kroasia berlanjut dengan menyingkirkan Jepang melalui adu penalti di babak 16 besar sebelum mengalahkan Brasil dengan cara serupa di perempat final. Dalam laga semifinal, Kroasia harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 0-3. Meski demikian, mereka mampu bangkit dengan menundukkan Maroko 2-1 pada perebutan tempat ketiga.
5. Kroasia terhenti di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Portugal
Kroasia meraih hasil minor setelah ditumbangkan oleh Inggris dengan skor 2-4 pada pertandingan pembuka fase grup Piala Dunia 2026. Namun, tim berjuluk Vatreni ini segera menunjukkan tajinya pada laga kedua lewat kemenangan tipis 1-0 atas Panama. Mereka akhirnya memastikan diri lolos dari Grup L usai menaklukkan Ghana dengan skor 2-1 pada pertandingan pamungkas.
Memasuki babak 32 besar, langkah Kroasia harus terhenti secara dramatis di tangan Portugal. Mereka memberikan perlawanan ketat sepanjang pertandingan. Gol dari Ivan Perisic pada menit ke-53 sempat membuka harapan bagi skuad asuhan Zlatko Dalic. Namun, Cristiano Ronaldo dan Goncalo Ramos berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk kemenangan Portugal.
Dengan pencapaian dalam lima edisi terakhir Piala Dunia, kekuatan Kroasia patut diperhitungkan. Mereka tidak hanya menjadi pelengkap, melainkan tim yang siap memberikan ancaman bagi lawannya. Keberhasilan Kroasia lolos ke fase gugur pada tiga edisi beruntun menjadi bukti kualitas tim yang mereka miliki.