Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pencapaian Uruguay di 5 Edisi Terakhir Piala Dunia per 2026
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/planet_fox)

Uruguay memiliki sejarah yang cukup mentereng di Piala Dunia dengan menjadi juara sebanyak dua kali, yakni pada 1930 dan 1950. Namun, mereka sangat kesulitan untuk mengulangi prestasi tersebut dalam beberapa edisi terakhir. Berikut pencapaian Uruguay di lima edisi terakhir Piala Dunia per 2026.

1. Uruguay melaju hingga semifinal di Piala Dunia 2010

Uruguay menjadi salah satu kejutan di Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan. Tergabung di Grup A, mereka membuka turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan Prancis sebelum mengalahkan tuan rumah Afrika Selatan 3-0 dan Meksiko 1-0. Hasil tersebut membawa La Celeste keluar sebagai juara grup dengan koleksi tujuh poin.

Perjalanan Uruguay berlanjut dengan menyingkirkan Korea Selatan 2-1 pada babak 16 besar berkat dua gol Luis Suarez. Mereka kemudian mengalahkan Ghana melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1. Langkah Uruguay akhirnya terhenti di semifinal usai kalah 2-3 dari Belanda. Pada perebutan tempat ketiga, mereka kembali kalah tipis 2-3 dari Jerman. Meski finis di posisi keempat, pencapaian tersebut menjadi prestasi terbaik Uruguay di Piala Dunia sejak 1970.

2. Uruguay mencapai 16 besar Piala Dunia 2014

Pada Piala Dunia 2014, Uruguay tergabung di Grup D bersama Kosta Rika, Inggris, dan Italia. Pasukan Oscar Tabarez mengawali turnamen dengan kekalahan 1-3 dari Kosta Rika. Namun, Uruguay bangkit lewat kemenangan 2-1 atas Inggris dan menundukkan Italia 1-0 sehingga lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up dengan raihan enam poin.

Sayangnya, perjalanan Uruguay terhenti di babak 16 besar setelah kalah 0-2 dari Kolombia. Ketidakhadiran Luis Suarez pada pertandingan tersebut menjadi pukulan besar bagi lini serang La Celeste. James Rodriguez tampil sebagai pahlawan Kolombia dengan mencatatkan brace ke gawang Fernando Muslera.

3. Uruguay kalah dari Prancis di perempat final Piala Dunia 2018

Uruguay tampil impresif pada fase grup Piala Dunia 2018 dengan menyapu bersih tiga kemenangan di Grup A. Mereka mengawali turnamen dengan mengalahkan Mesir 1-0 sebelum menundukkan Arab Saudi dengan skor serupa. La Celeste kemudian memastikan status juara grup usai membekuk tuan rumah Rusia 3-0. Lini belakang yang dikawal Diego Godín dan Jose Maria Gimenez tampil solid dengan tidak kebobolan satu gol pun sepanjang fase grup.

Perjalanan Uruguay berlanjut hingga perempat final setelah menyingkirkan Portugal 2-1 pada babak 16 besar lewat dua gol Edinson Cavani. Namun, Cavani absen saat menghadapi Prancis di perempat final karena cedera sehingga kekuatan serangan Uruguay berkurang. Mereka akhirnya harus takluk 0-2 dari Prancis melalui gol Raphael Varane dan Antoine Griezmann.

4. Uruguay hanya menempati peringkat ketiga fase grup di Piala Dunia 2022

Langkah Uruguay di Grup H Piala Dunia 2022 tidak berjalan mulus setelah bermain imbang tanpa gol melawan Korea Selatan pada laga pembuka. Mereka kemudian kalah 0-2 dari Portugal sehingga berada dalam posisi sulit untuk lolos ke fase gugur. Catatan tersebut membuat Uruguay wajib memenangkan pertandingan terakhir sambil berharap hasil dari tim lain.

Pada laga pamungkas fase grup, Uruguay berhasil mengalahkan Ghana dengan skor 2-0 berkat dua gol Giorgian de Arrascaeta. Meski mengoleksi empat poin, mereka gagal lolos karena kalah selisih gol dari Korea Selatan yang secara bersamaan menundukkan Portugal 2-1. Uruguay harus puas finis di peringkat ketiga Grup H dengan catatan 1 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan.

5. Uruguay tidak lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026

Uruguay menjalani fase grup Piala Dunia 2026 dengan berada di Grup H yang juga dihuni Spanyol, Arab Saudi, dan Tanjung Verde. La Celeste mengawali turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Arab Saudi sebelum kembali berbagi angka usai ditahan Tanjung Verde dengan skor 2-2. Dua hasil tersebut membuat Uruguay wajib meraih poin saat menghadapi Spanyol pada laga terakhir. Namun, mereka justru kalah tipis 0-1 sehingga gagal mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Secara keseluruhan, Uruguay hanya mengoleksi dua poin. Hasil ini menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen akhir Grup H. Torehan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Uruguay lebih cepat di Piala Dunia 2026 setelah gagal menembus fase gugur.

Itulah pencapaian Uruguay di lima edisi terakhir Piala Dunia. Dari daftar tersebut, prestasi terbaik mereka adalah dengan menjadi semifinalis pada 2010. Kegagalan menembus fase gugur dalam dua edisi terakhir tentu menjadi pukulan telak bagi publik sepak bola Uruguay.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article