Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Pencetak Gol Maroko di Piala Dunia 2026, Ada Achraf Hakimi
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/planet_fox)
  • Timnas Maroko terhenti di perempat final Piala Dunia 2026 usai kalah 0-2 dari Prancis, dengan total 10 gol dicetak oleh enam pemain berbeda sepanjang turnamen.
  • Ismael Saibari menjadi top skor Maroko dengan tiga gol di fase grup, sementara Azzedine Ounahi dan Soufiane Rahimi masing-masing menyumbang dua gol penting bagi tim.
  • Kapten Achraf Hakimi mencatat satu gol dan dua assist, sedangkan Issa Diop serta Gessime Yassine turut menambah daftar pencetak gol yang menunjukkan kekompakan skuad Maroko.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Langkah Tim Nasional Maroko resmi terhenti di Piala Dunia 2026. Dalam duel kontra Prancis pada perempat final di Boston Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) pagi WIB, mereka tak mampu mencetak gol dan kebobolan dua gol. Dengan demikian, enam pemain berikutlah yang masuk daftar akhir pencetak gol Maroko di ajang ini.

1. Ismael Saibari menjadi top skor Maroko dengan tiga gol

Ismael Saibari menjadi top skor Maroko di Piala Dunia 2026. Ia mengoleksi 3 gol yang tercipta dalam 3 laga berbeda selama fase grup. Setelah mencetak gol yang berbuah hasil imbang dengan Brasil, ia mencetak gol kemenangan ke gawang Skotlandia. Satu gol lainnya mewarnai kemenangan atas Haiti. Dirinya juga menjadi salah satu eksekutor yang berhasil melakukan tugasnya dalam adu penalti kontra Belanda. Setelah tak mencetak gol melawan kanada, pelatih tak memainkannya saat Maroko disingkirkan Prancis.

2. Azzedine Ounahi mencetak brace pada babak 16 besar

Azzedine Ounahi selalu bermain dalam enam laga yang dijalani Maroko meski tak selalu dipasang sepanjang laga. Ia menjadi opsi penting di lini tengah dan berhasil menjebloskan dua gol yang mewarnai kemenangan tim atas Kanada pada babak 16 besar. Gol pertamanya menjadi pembuka keunggulan pada menit 50, dengan sepakan kaki kanan berkat assist Achraf Hakimi. Lalu, ia menggandakan keunggulan dengan bantuan assist Brahim Diaz pada menit 82. 

3. Soufiane Rahimi menciptakan 2 gol dan 1 assist dengan menit bermain minim

Soufiane Rahimi hanya menjadi sosok pelapis di lini serang. Dengan kesempatan bermain sebanyak 157 menit dalam 6 laga, ia berhasil mengemas 2 gol dan 1 assist. Saat merumput selama 20 menit dalam duel kontra Haiti, dirinya membobol gawang lawan pada menit 78. Sementara itu, satu gol lainnya merupakan penutup pesta gol kontra Kanada melalui skema counter attack pada injury time babak kedua.

4. Issa Diop mencetak gol penting ke gawang Belanda

Issa Diop mendapat kepercayaan sebagai pilihan utama di jantung pertahanan. Sepanjang turnamen, ia hanya absen sekali, saat Maroko menang atas Haiti. Selain disiplin di pertahanan, Diop mencatatkan kontribusi krusial dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit 90+1 dalam laga melawan Belanda. Golnya memaksa laga harus berlanjut ke babak tambahan waktu sebelum Maroko menang adu penalti.

5. Sebagai bek dan kapten, Achraf Hakimi mencetak 1 gol dan 2 assist

Achraf Hakimi mendapat tugas krusial sebagai kapten Maroko di Piala Dunia 2026. Is memaksimalkan kemampuannya dengan bermain solid di lini belakang dan rajin membantu lini depan. Kontribusinya berbuah 1 gol dan 2 assist. Satu gol dan assist membawa Maroko menang atas Haiti. Satu assist lainnya mewarnai kemenangan telak tim atas Kanada. Namun, Hakimi sempat gagal melakukan tugasnya sebagai penendang dalam adu penalti kontra Belanda.

6. Dengan menit bermain minim, Gessime Yassine mencetak satu gol

Gessime Yassine hanya duduk di bangku cadangan dalam dua laga pertama Maroko. Ia baru dimainkan saat timnya bertemu Haiti. Kepercayaan itu dijawab dengan satu gol yang sekaligus menutup kemenangan Maroko. Setelah hanya bermain selama 41 menit melawan Belanda, ia diistirahatkan dalam laga menghadapi Kanada. Sedangkan saat kalah dari Prancis, ia hanya dimainkan selama 16 menit dan gagal memecah kebuntuan.

Dengan total 10 gol yang dicetak 6 pemain berbeda, Maroko menunjukkan kualitas kolektif yang cukup baik sepanjang turnamen. Sejumlah nama mampu tampil menonjol dan memberikan kontribusi penting dalam perjalanan tim hingga perempat final. Meski gagal melangkah lebih jauh, pencapaian tersebut tetap menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen besar berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article