Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bukayo Saka Lawan Odegaard, Duel Arsenal di Inggris vs Norwegia

Bukayo Saka Lawan Odegaard, Duel Arsenal di Inggris vs Norwegia
ilustrasi Piala Dunia (unsplash.com/myprofittutor)
Intinya Sih
  • Bukayo Saka dan Martin Odegaard, dua pemain Arsenal, akan berhadapan di perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Norwegia di Miami Stadium.
  • Saka mengungkapkan sempat berbicara dengan Odegaard sebelum laga, namun keduanya tetap fokus membela negara masing-masing dalam duel penting menuju semifinal.
  • Saka meminta rekan setimnya di Inggris untuk tetap fokus menghadapi Norwegia, menjaga energi positif dari kemenangan sebelumnya, dan tidak terlena oleh hasil melawan Meksiko.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Persahabatan Bukayo Saka dan Martin Odegaard akan dapat ujian besar di perempat final Piala Dunia 2026. Dua pemain Arsenal itu harus melupakan hubungan sebagai rekan setim ketika Inggris bersua Norwegia dalam perebutan tiket semifinal di Miami Stadium, Miami Garden, Minggu (10/7/2026).

Saka dan Odegaard selama ini menjadi figur penting di Arsenal. Keduanya memiliki peran besar dalam permainan The Gunners, tetapi kali ini mereka harus berdiri di sisi berbeda demi memperjuangkan negara masing-masing.

Laga Inggris vs Norwegia pun menjadi lebih menarik karena mempertemukan dua pilar masa depan sepak bola Eropa. Bukayo Saka menjadi salah satu andalan utama The Three Lions, sedangkan Martin Odegaard memimpin Norwegia sebagai kapten tim.

1. Sempat bicara dengan Odegaard

Menjelang pertandingan perempat final Piala Dunia 2026, Saka mengaku sempat bicara dengan Odegaard. Meski memiliki kedekatan di level klub, keduanya tetap menjaga fokus untuk memberikan yang terbaik bagi negaranya.

"Saya sempat berbicara singkat dengannya, tetapi kami berdua sangat fokus. Kami tahu betapa besarnya kesempatan ini bagi negara masing-masing dan saya menantikan pertandingan tersebut," ujar Saka, dikutip BeIN Sports.

Pertemuan Inggris kontra Norwegia tidak hanya menjadi duel perebutan tiket semifinal. Laga ini juga menjadi panggung adu mental antara dua pemain Arsenal yang kini harus menjadi rival selama 90 menit.

2. Fase gugur Piala Dunia beri tekanan berbeda

Inggris datang ke laga perempat final Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati Meksiko. Namun, Saka meminta rekan-rekannya tidak terlena dengan hasil tersebut.

Menurut winger Arsenal itu, fase gugur Piala Dunia selalu menghadirkan tekanan besar. Karena itu, Inggris harus segera mengalihkan perhatian kepada Norwegia yang memiliki tantangan berbeda.

"Kami sudah berdiskusi bahwa drama dan emosi setelah pertandingan melawan Meksiko harus kami tinggalkan sekarang. Kami percaya sejak awal," kata Saka.

3. Minta pemain Inggris fokus hadapai Norwegia

Saka menilai, perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 juga menjadi kebanggaan bagi para pendukung. Dukungan publik menjadi energi tambahan bagi skuad The Three Lions untuk terus melangkah.

"Keyakinan itu juga untuk orang-orang di rumah yang melihat kami melewati berbagai tekanan dan mampu keluar sebagai pemenang. Itu sangat penting bagi kami semua," bebernya.

Meski suasana tim sedang positif, Saka tetap meminta Inggris menjaga konsentrasi. Menurutnya, energi positif dari kemenangan sebelumnya harus dibawa ke pertandingan berikutnya.

"Semangat kami sedang tinggi dan kami harus membawa energi tersebut ke pertandingan berikutnya," ujar pemain berusia 24 tahun itu.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More