Bukayo Saka Isyaratkan Bugar, Inggris Siap Hancurkan Norwegia

- Bukayo Saka memastikan dirinya sudah pulih dari cedera achilles dan siap tampil maksimal saat Inggris menghadapi Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026.
- Saka mencatat tiga assist selama turnamen, menjadi pemain Arsenal ketiga yang menorehkan tiga assist atau lebih dalam satu edisi Piala Dunia setelah Dennis Bergkamp dan Martin Odegaard.
- Menjelang laga kontra Norwegia, Saka menegaskan pentingnya kewaspadaan Inggris meski unggul rekor pertemuan, karena catatan fase gugur melawan tim Eropa masih kurang baik.
Jakarta, IDN Times - Bukayo Saka membawa kabar positif jelang duel Inggris kontra Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Miami Garden, Minggu (12/7/2026). Winger Arsenal itu memastikan kondisinya sudah membaik dan siap tampil all out untuk The Three Lions.
"Saya merasa sangat baik dan siap bermain," kata Saka, dikutip BeIN Sports.
Perjalanan Saka di Piala Dunia 2026 memang tidak berjalan mulus. Ia belum mendapatkan menit bermain maksimal karena masih dalam proses pemulihan cedera achilles.
Meski begitu, kontribusinya tetap luar biasa. Pemain berusia 24 tahun itu sudah tampil dalam lima pertandingan Inggris, dengan dua di antaranya sebagai starter.
Dalam 192 menit bermain, Saka mampu mencatatkan tiga assist. Torehan tersebut hanya kalah dari Michael Olise yang mengoleksi lima assist, serta Bruno Guimaraes dan Brahim Diaz yang masing-masing membukukan empat assist
1. Saka jadi pemain Arsenal ketiga dengan rekor spesial di Piala Dunia
Performa Saka semakin lengkap setelah mencatat sejarah saat Inggris mengalahkan Meksiko. Ia menjadi pemain Arsenal ketiga yang mampu menghasilkan tiga assist atau lebih dalam satu edisi Piala Dunia.
Sebelumnya, pencapaian tersebut dibuat Dennis Bergkamp pada Piala Dunia 1998 dengan tiga assist. Martin Odegaard kemudian mengikuti jejak itu pada turnamen kali ini.
Kini, Saka menatap laga perempat final Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Ia siap menjalankan peran apa pun demi membantu Inggris melaju lebih jauh.
"Sepanjang turnamen, menit bermain saya terus bertambah. Tentu saya berharap bisa datang ke turnamen ini dalam kondisi 100 persen, tetapi kenyataannya tidak seperti itu," ujar Saka.
"Semua orang memahami situasi tersebut dan mereka telah mengatur kondisi saya dengan cara terbaik. Saat ini, saya merasa sangat baik dan siap bermain," lanjutnya.
2. Tak masalah bermain sebagai starting atau pemain cadangan
Saka tak masalah memulai permainan sejak awal laga atau dari bangku cadangan, hingga bermain di posisi mana pun. Yang terpenting banginya adalah tampil maksimal di setiap laga.
"Apakah saya menjadi starter atau masuk sebagai pemain pengganti, saya hanya berusaha melakukan apa yang dibutuhkan pertandingan. Jika tim membutuhkan gol atau harus bertahan, saya akan melakukannya. Yang terpenting adalah menang," beber Saka.
Saka menyadari perjalanan Inggris meraih gelar Piala Dunia 2026 tidak akan mudah. The Three Lions tetap harus berhati-hati karena memiliki catatan kurang baik dalam fase gugur Piala Dunia melawan tim Eropa.
3. Inggris vs Norwegia, Saka minta The Three Lions tetap waspada
Inggris tersingkir dalam lima dari enam pertandingan fase gugur Piala Dunia terakhir ketika menghadapi lawan dari benua Eropa.
Inggris akan menghadapi Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama kedua tim sejak laga persahabatan pada September 2014, ketika The Three Lions menang 1-0.
Inggris lebih unggul secara head to head atas Norwegia. Dari 12 duel pertemuan keduanya, Norwegia hanya meraih dua kemenangan, sedangkan Inggris mencatat tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang.
Norwegia juga memiliki catatan buruk karena gagal mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir melawan Inggris.














