Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pemain yang Jebol Gawang Maroko di Piala Dunia 2026, Ada Mbappe

5 Pemain yang Jebol Gawang Maroko di Piala Dunia 2026, Ada Mbappe
Striker Prancis, Kylian Mbappe, usai jebol gawang Maroko. (AFP/Odd Anderson)
Intinya Sih
  • Maroko terhenti di perempat final Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-2 dari Prancis, namun pertahanannya tetap jadi sorotan karena hanya lima pemain lawan mampu menjebol gawang mereka.
  • Lima pemain yang mencetak gol ke gawang Maroko adalah Vinicius Junior, Wilson Isidor, Cody Gakpo, Kylian Mbappe, dan Ousmane Dembele sepanjang turnamen berlangsung.
  • Meski gagal melaju ke semifinal, performa solid lini belakang Maroko dianggap sebagai modal penting untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Perjuangan Tim Nasional Maroko di Piala Dunia 2026 terhenti pada perempat final. Mereka gagal menembus semifinal usai kalah dua gol tanpa balas dari Prancis. Meski demikian, lini pertahanan Singa Atlas menunjukkan catatan yang cukup baik. Sepanjang turnamen, hanya ada lima pemain lawan yang membobol gawang Maroko.

1. Vinicius Junior menyelamatkan Brasil dari kekalahan pada laga pertama fase grup

Saat bertemu Brasil pada laga pertama fase grup, Maroko unggul lebih dahulu lewat aksi Ismael Saibari pada menit 21. Namun, Selecao berhasil menyamakan kedudukan lewat Vinicius Junior 11 menit berikutnya. Gol pemain Real Madrid tersebut sekaligus menjadi gol terakhir pada laga ini.

Gol Vinicius berawal dari aksinya sendiri di sisi kiri. Setelah sempat kesulitan membongkar pertahanan Maroko, ia menyodorkan umpan kepada Bruno Guimaraes yang tak lama kemudian mengembalikan bola kepadanya. Dengan tekukan ke kanan, Vinicius menemukan celah dan melepaskan sepakan keras yang tak mampu diselamatkan Yassine Bounou.

2. Wilson Isidor mencetak gol apik untuk Haiti

Setelah berhasil clean sheet saat bertemu Skotlandia, ada dua gol yang bersarang di gawang Maroko dalam duel kontra Haiti. Gol pertama terhitung gol bunuh diri Yassine Bounou. Lalu, gol kedua Haiti yang membuat mereka unggul 2-1 hadir lewat pemain Sunderland, Wilson Isidor. Untungnya, Singa Atlas bangkit dan menutup laga dengan unggul 4-2.

Isidor mencatatkan namanya di papan skor dengan cara yang tak mudah. Berawal dari aksi apik Jean-Kevin Duverne dalam memotong umpan Maroko, bola lalu disodorkan kepada Isidor. Tanpa berpikir lama, Isidor yang berada 23,5 meter dari gawang langsung melepaskan shooting keras dari luar kotak penalti yang melaju kencang ke sisi kanan gawang hingga tak mampu ditepis Bounou.

3. Cody Gakpo memecah kebuntuan untuk Belanda

Setelah bermain tanpa gol selama babak pertama menghadapi Belanda pada babak 16 besar, Maroko kebobolan pada menit 72. Yassine Bounou harus memungut bola dari gawangnya usai dibobol Cody Gakpo. Untungnya, ada gol penyama kedudukan dari Issa Diop yang datang pada injury time babak kedua. Maroko pun menang lewat adu penalti.

Gol pemecah kebuntuan Gakpo hadir melalui proses yang cukup efektif. Berawal dari sepakan keras kiper dari belakang, bola menghampiri satu pemain di tengah yang langsung menyodorkan bola ke Crysencio Summerville di pertahanan lawan. Summerville melakukan dribel kencang dan berhasil memberi assist kepada Gakpo sambil terjatuh. Tanpa kontrol, Gakpo menyambut bola dengan sepakan keras yang melewati dua kaki Bounou.

4. Gol Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele menghentikan langkah Maroko

Maroko tak kebobolan selama babak pertama ketika bertemu Prancis pada perempat final. Hasil itu tak terlepas dari penyelamatan Yassine Bounou atas eksekusi penalti Kylian Mbappe. Namun, pertahanan Singa Atlas kecolongan dua gol selama babak kedua.

Mbappe akhirnya menebus kesalahannya dengan mencetak gol pembuka Les Bleus pada menit 60. Berawal dari umpan pendek Desire Doue di sisi kiri, sang kapten berhasil melepaskan sepakan terukur ke sisi kiri gawang yang kali ini tak mampu diantisipasi Bounou. Itu sekaligus menjadi gol kedelapan Mbappe di ajang ini.

Enam menit berselang, Bounou dipaksa kembali memungut bola dari gawangnya. Kali ini, Mbappe memberi assist untuk Ousmane Dembele. Setelah menerima bola, Dembele melakukan dribel yang diselesaikan dengan shooting mendatar ke sisi kiri gawang yang sempat mengenai tangan Bounou sebelum masuk gawang.

Meski langkah mereka terhenti di perempat final, Maroko tetap mampu menunjukkan kualitas pertahanan yang patut diapresiasi sepanjang turnamen. Hanya lima pemain lawan yang berhasil mencetak gol ke gawang Singa Atlas selama Piala Dunia 2026 berlangsung, sebuah catatan yang menegaskan solidnya lini belakang mereka. Dengan fondasi pertahanan seperti ini, Maroko memiliki modal berharga untuk kembali bersaing di level tertinggi pada turnamen-turnamen berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More