Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Pencetak Gol Tertua di Piala Dunia 2026, Ada Messi dan Ronaldo
Selebrasi Cristiano Ronaldo bersama penggawa yang lain saat Portugal cetak gol kemenangan atas Kroasia di 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (2/7/2026). (Photo by Cole Burston / AFP)

Piala Dunia 2026 telah berakhir dengan Tim Nasional Spanyol keluar sebagai juara. Ajang ini juga menarik perhatian berkat hadirnya nama-nama besar yang tak lagi muda. Meski demikian, beberapa di antaranya masih menunjukkan kontribusi apik dengan mencetak gol. Di antara banyaknya pemain veteran yang unjuk gigi, berikut tiga pencetak gol tertua di Piala Dunia 2026.

1. Cristiano Ronaldo (41 tahun 4 bulan 28 hari) menjebol gawang Kroasia

Cristiano Ronaldo memuncaki daftar pemain tertua yang mencetak gol di Piala Dunia 2026. Ia menciptakan rekor tersebut ketika menyumbang sebuah gol dalam kemenangan atas Kroasia pada babak 32 besar, saat berusia 41 tahun 4 bulan 28 hari. Gol itu juga menempatkannya di urutan kedua pencetak gol tertua sepanjang sejarah turnamen, hanya kalah dari Roger Milla (Kamerun).

Ronaldo menjebol gawang Kroasia lewat eksekusi sempurna dari titik penalti. Ia mengarahkan bola ke sisi tengah, sementara Dominik Livakovic telah mengambil keputusan untuk melompat ke kanan. Sebelumnya, wasit menunjuk titik putih karena Renato Veiga dilanggar di area terlarang.

Sayangnya, sang kapten Selecao das Quinas gagal menutup turnamen ini dengan hasil manis. Ia dan rekan setimnya disingkirkan Spanyol 0-1 pada babak 16 besar. Ini sekaligus berpeluang besar menjadi Piala Dunia terakhir baginya.

2. Lionel Messi mencetak gol terakhir dengan usia 39 tahun 13 hari

Lionel Messi menempati urutan kedua daftar ini berkat sebuah gol yang tercipta pada babak 16 besar. Ketika berusia 39 tahun 13 hari, ia menjebol gawang Mesir dan membawa Argentina menang dramatis 3-2. Itu sekaligus menjadi golnya yang kedelapan di ajang ini, menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang turnamen.

Lewat gol tersebut, Messi menegaskan kemampuannya dalam membaca permainan serta penyelesaian akhir. Setelah melepaskan umpan dari luar kotak penalti, ia melakukan pergerakan tanpa bola ke dalam kotak penalti. Umpan dari Gonzalo Montiel lantas diselesaikan dengan sepakan keras kaki kiri melewati Mostafa Shobeir dan membuat skor menjadi sama kuat 2-2.

Pada edisi ini, Messi memainkan peran yang begitu krusial bagi La Albiceleste. Sayangnya, setelah selalu mencetak gol atau assist sejak laga pertama fase grup hingga semifinal, ia tak mampu melakukannya ketika bertemu Spanyol pada partai puncak. Situasi tersebut membuat Argentina kalah 0-1 dan gagal meraih gelar juara.

3. Ivan Perisic menjebol gawang Portugal ketika berusia 37 tahun 5 bulan 1 hari

Ivan Perisic masuk daftar ini berkat gol dalam laga yang sama dengan Cristiano Ronaldo, saat berusia 37 tahun 5 bulan 1 hari. Kontribusinya berbuah keunggulan 1-0 bagi Kroasia dalam duel kontra Portugal pada babak 32 besar. Sayangnya, Perisic dan rekan setimnya tak mampu mempertahankan keunggulan hingga kalah 1-2.

Gol yang diciptakan Perisic menegaskan pengalaman panjangnya sebagai seorang penyerang di pertahanan lawan. Ketika Josip Stanisic melepaskan umpan silang dari sisi kanan, ia mengambil jarak dari pemain bertahan Portugal di sisi kiri. Setelah melakukan kontrol, Perisic melepaskan shooting mendatar yang melewati dua pemain, termasuk kiper. 

Sama seperti dua nama sebelumnya, turnamen ini berpotensi menjadi Piala Dunia terakhir dalam karier Perisic. Sepanjang kariernya, ia telah tampil dalam empat edisi berbeda. Pencapaian terbaiknya terjadi ketika membawa Kroasia ke final pada 2018.

Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap bersinar di panggung terbesar sepak bola. Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Ivan Perisic menunjukkan bahwa pengalaman serta kualitas masih mampu menghasilkan kontribusi penting bagi tim masing-masing. Meski kemungkinan besar telah menjalani Piala Dunia terakhir, ketiganya meninggalkan catatan bersejarah yang akan dikenang dalam perjalanan turnamen ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article