Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pengguna Nomor Punggung 20 Real Madrid sebelum Bernardo Silva
ilustrasi logo Real Madrid (unsplash.com/simonreza_)
  • Bernardo Silva memulai karier di Real Madrid pada musim 2026/2027 setelah hampir satu dekade di Manchester City, tetap memakai nomor punggung 20.
  • Fran Garcia menjadi pemakai nomor 20 terakhir hingga 2026, sementara Vinicius Junior dan Marco Asensio sebelumnya berkembang menjadi pemain penting dengan nomor tersebut.
  • Jese mengalami penurunan setelah cedera ACL, sedangkan Gonzalo Higuain tampil produktif dengan 121 gol dan membantu Real Madrid meraih sejumlah trofi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bernardo Silva menjalani karier baru bersama Real Madrid mulai musim 2026/2027. Setelah hampir sedekade berseragam Manchester City, ia memilih hengkang untuk berlabuh ke Ibu Kota Spanyol. Gelandang asal Portugal ini tetap mengenakan nomor 20 seperti di klub sebelumnya. Nomor ini cukup jarang dikenakan oleh para pemain Real Madrid terdahulu. Berikut lima pengguna nomor punggung 20 Real Madrid sebelum Bernardo Silva.

1. Fran Garcia mampu diandalkan di sisi kiri permainan Real Madrid

Fran Garcia merupakan pengguna nomor punggung 20 terakhir di Real Madrid. Berstatus lulusan La Fabrica, ia terlebih dahulu membela Rayo Vallecano selama 3 musim. Real Madrid lalu membelinya kembali dan tercatat membela tim ibu kota pada 2023–2026.

Setelah itu, Garcia bermain reguler di sisi kiri permainan. Dominan sebagai bek kiri, ia beberapa kali dipasang untuk bermain ofensif menjadi gelandang sayap dan winger. Penampilannya cukup produktif melalui 3 gol dan 13 assist dari 103 penampilan. Meski mampu diandalkan, ia merasa perlu menit bermain lebih sehingga pergi ke Real Betis pada musim panas 2026.

2. Vinicius Junior menunjukkan komitmennya dengan meneken kontrak baru

Vinicius Junior kini menjadi salah satu bintang Real Madrid dengan nomor punggung 7. Sebelum menggantinya, ia pernah memakai nomor 20 ketika awal kariernya pada 2020–2023. Datang sebagai pemain muda potensial, ia mampu berkembang menjadi winger kelas atas. 

Sejak bergabung pada 2018, Vinicius perlahan menunjukkan kualitasnya. Meski sempat mengalami pasang surut performa, pemain asal Brasil berhasil menjaga kualitasnya. Sejauh ini, ia sudah mengemas 129 gol dan 101 assist dari 377 penampilan. Sempat santer dirumorkan pergi pada musim panas 2026, Vinicius meneken kontrak baru hingga 2032 mendatang. 

3. Marco Asensio berkembang sebagai gelandang kreatif di klub ibu kota

Real Madrid merekrut Marco Asensio dari Espanyol pada musim panas 2015. Namun, ia dipinjamkan lagi ke klub tersebut selama semusim. Ia bergabung ke ibu kota pada 2016 dan mampu bertahan hingga 2023. Ia sempat memakai nomor 28 sebelum berganti menjadi 20.

Kala itu, Real Madrid kepincut dengan bakat mudanya yang belum genap 20 tahun. Ia berhasil berkembang meski Real Madrid beberapa kali berganti pelatih. Selama 6 tahun di Santiago Bernabeu, ia membukukan 61 gol dan 32 assist dari 28 laga. Kendati diandalkan, Asencio merasa kurang mendapatkan peran besar sehingga memilih pergi pada musim panas 2023.

4. Sempat mencuri atensi melalui bakat mudanya, Jese gagal bersinar karena cedera

Jese merupakan didikan akademi Real Madrid yang naik ke tim utama pada 2013. Ia bertahan hingga 3 tahun kemudian dengan nomor punggung 20. Sebagai pemain muda, Jese punya bakat yang mampu dikeluarkan ketika masa awalnya setelah dipromosikan. 

Sayangnya, cedera anterior cruciate ligament (ACL) membuat kariernya tak sama lagi. Meski mampu kembali bermain reguler setelah pulih, ketajamannya menurun drastis. Selama di Real Madrid, ia hanya mengemas 18 gol dan 15 assist dari 94 pertandingan. Ini membuat Real Madrid akhirnya menjualnya kepada Paris Saint-Germain pada musim panas 2016.

5. Gonzalo Higuain berkembang menjadi striker elite bersama Real Madrid

Gonzalo Higuain menjadi mesin gol Real Madrid pada 2007–2013. Kendati bukan berlabel bintang kala itu, manajemen jeli melihat potensinya dan diboyong dari River Plate saat masih 19 tahun. Dibeli 12 juta euro (Rp247 miliar), ia berkembang menjadi striker elite di ibu kota.

Kendati mesti bersaing dengan bintang besar lain, Higuain menunjukkan kualitasnya sebagai striker haus gol. Striker asal Argentina ini mampu produktif hingga bertahan selama 6 tahun di Santiago Bernabeu. Higuain membuat 121 gol dan 56 assist dari 264 penampilan. Ia berhasil menghadirkan prestasi berupa 3 LaLiga Spanyol, 2 Supercopa de Espana, dan 1 Copa del Rey.

Hampir semua pemain di atas mampu memberikan dampak signifikan bersama Real Madrid. Bernardo Silva yang datang dengan pengalaman matangnya diharapkan juga demikian. Dengan era baru bersama Jose Mourinho, pemain Portugal ini akan sangat dibutuhkan.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article