Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Laga Pertama Enzo Maresca Bersama Manchester City, Menjanjikan?

3 Laga Pertama Enzo Maresca Bersama Manchester City, Menjanjikan?
Etihad Stadium (unsplash.com/Jonny Gios)
  • Enzo Maresca memulai era sebagai pelatih Manchester City pada musim panas 2026, menggantikan Pep Guardiola setelah 10 musim dan menghadapi ekspektasi tinggi.
  • Pada debut Community Shield, City kalah 0-3 dari Arsenal; gol Riccardo Calafiori pada detik ke-23 diikuti Kai Havertz dan Martin Odegaard.
  • City lalu bangkit di Premier League dengan menang dramatis 2-1 atas Bournemouth dan menaklukkan Crystal Palace 4-1, dipimpin kontribusi Rayan Cherki serta Erling Haaland.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Enzo Maresca kembali ke Manchester City sebagai pelatih utama baru dengan ekspektasi tinggi pada musim panas 2026. Ia datang untuk menggantikan Pep Guardiola yang telah meninggalkan jejak yang begitu impresif selama 10 musim. Maresca pun langsung dihadapkan pada tantangan besar untuk mempertahankan standar tinggi The Citizens di berbagai kompetisi. Dalam tiga laga pertamanya, ia mencatatkan hasil yang tak selalu maksimal.

  1. 1. Kekalahan telak 0-3 dari Arsenal pada laga pertama dimulai dengan gol cepat

    Enzo Maresca langsung menjalani laga yang tak mudah pada laga debutnya pada 16 Agustus 2026. Ia harus mengawal anak asuhnya berduel dengan Arsenal yang sekaligus laga penentuan juara Community Shield 2026. Dalam pertemuan di Millennium Stadium tersebut, Maresca dihadapkan pada kenyataan pahit dengan pasukannya kalah telak tiga gol tanpa balas. 

    Kejutan telah hadir pada awal-awal laga ini. Semenit laga berjalan, gawang Manchester City dibobol oleh Riccardo Calafiori dengan sepakan kaki kiri setelah menerima umpan terobosan Myles Lewis-Skelly. Calafiori yang bergerak dari sisi kiri mampu melepaskan diri dari kawalan pemain bertahan Manchester City sebelum mengarahkan bola ke pojok bawah gawang. Gol tersebut tercipta ketika pertandingan baru berjalan 23 detik dan menjadi awal buruk bagi Maresca dalam laga debutnya.

    Kai Havertz membawa Arsenal unggul lebih jauh pada menit 28. Striker asal Jerman itu melakukannya dengan sundulan berkat assist pemain baru Christos Tzolis. Gol penutup laga ini lantas dicetak oleh Martin Odegaard yang menjadi kapten The Gunners dengan sontekan kaki kiri setelah menipu Gianluigi Donnarumma.

  2. 2. Laga Pertama Manchester City bersama Enzo Maresca di EPL berakhir dengan kemenangan dramatis

    Lebih dari sepekan setelah hasil negatif di Community Shield, Enzo Maresca melakoni laga pertamanya bersama Manchester City di English Premier League dengan menghadapi Bournemouth. Ujian kembali dihadapi pasukan Maresca ketika laga berjalan selama 26 menit. Gawang Arsenal yang dijaga Gianluigi Donnarumma dibobol oleh Marcus Tavernier dengan sontekan kaki kiri.

    Usaha The Citizens untuk setidaknya menyamakan kedudukan baru menemui hasil pada menit ke-84. Rayan Cherki mengirim umpan sepak pojok ke dalam kotak penalti Bournemouth yang kemudian disambut Marc Guehi dengan sundulan tanpa kawalan. Bola meluncur ke gawang dan membuat Manchester City menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

    Semenit memasuki injury time babak kedua, Josko Gvardiol yang beroperasi sebagai bek kiri muncul sebagai pahlawan kemenangan Manchester City. Ia berhasil memanfaatkan umpan terobosan Rayan Cherki dengan menyambar bola dari jarak dekat untuk membawa The Citizens berbalik unggul 2-1. Sempat dinyatakan offside oleh hakim garis, gol tersebut kemudian disahkan setelah melalui pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR).

  3. 3. Enzo Maresca mempersembahkan kemenangan besar pada laga ketiga

    Manchester City nampak semakin nyetel dengan sistem permainan yang diterapkan Enzo Maresca pada laga ketiga. Hal itu dibuktikan dengan keunggulan mentereng di markas Crystal Palace. Melakoni laga tandang pada pekan kedua Premier League 2026/2027, The Citizens menutup laga dengan kemenangan telak 4-1.

    Manchester City awalnya hanya unggul 1-0 selama babak pertama lewat tandukan Erling Haaland pada menit 17. Sembilan menit babak kedua berjalan, pasukan Maresca sukses menggandakan keunggulan lewat aksi individu gemilang Rayan Cherki di dalam kotak penalti. Berawal dari tendangan bebas, Gianluigi Donnarumma mencetak gol bunuh diri dan membuat skor menjadi 1-2 pada menit 56.

    Cherki kembali mencuri perhatian dengan mencetak gol keduanya pada menit 59. Kali ini, winger asal Prancis itu membobol gawang Palace dengan sepakan kencang dari luar kotak penalti. Laga ini ditutup dengan gol kedua Haaland melalui sepakan kencang dari jarak dekat pada menit 84.  

    Rangkaian tiga laga tersebut menunjukkan bahwa Enzo Maresca mulai menemukan formula terbaiknya bersama Manchester City. Meski sempat mengawali kiprahnya dengan kekalahan dari Arsenal, ia mampu membawa The Citizens bangkit dengan meraih dua kemenangan beruntun di Premier League. Performa tersebut menjadi modal positif bagi Maresca untuk melanjutkan perjalanan bersama Manchester City pada musim 2026/2027.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More