Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Persija Antisipasi Ancaman Kelelahan Jelang Lawan Arema
Sesi jumpa pers jelang Persija lawan Arema FC di Super League. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Persija Jakarta menghadapi Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga pada 21 Oktober 2026, setelah bertandang melawan Persita dengan jeda pemulihan yang singkat.

  • Pelatih Shin Tae Yong memprioritaskan pemulihan dan kondisi fisik pemain agar Persija tampil prima serta terhindar dari kelelahan saat menghadapi Arema.

  • Persija menargetkan mengakhiri dua kekalahan kandang beruntun dari Arema, setelah Shin sebelumnya memutus catatan negatif melawan Borneo FC dan Persib.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta akan menjamu Arema FC dalam laga pekan keenam Super League 2026/27 di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (21/10/2026). Ini menjadi laga kedua bagi Persija dalam kurun waktu empat hari, dan tentunya menjadi sebuah pekerjaan rumah tersendiri.

Masa istirahat singkat bisa menjadi bumerang bagi Persija. Sebab, mereka tak memiliki banyak waktu untuk memulihkan kondisi dan ancaman kelelahan begitu besar muncul, apalagi mempertimbangkan gaya main Persija yang eksplosif.

1. Pemulihan kondisi jadi hal penting

Situasi Persita vs Persija di Super League 2026/27. (Dok. Persija)

Dalam sesi jumpa pers jelang laga lawan Arema, Selasa (20/10/2026), pelatih Persija, Shin Tae Yong, mengakui pemulihan kondisi pemain jadi hal paling penting. Jangan sampai, lawan Arema para pemain kelelahan.

"Karena hanya jeda tiga hari dari laga sebelumnya, pemulihan kondisi menjadi hal yang paling penting. Kami sudah memaksimalkan waktu istirahat dan berfokus pada proses pemulihan pemain," kata Shin.

2. Berharap fisik pemain dalam kondisi prima

Situasi Persita vs Persija di Super League 2026/27. (Dok. Persija)

Shin mengungkapkan, aspek fisik menjadi perhatiannya jelang laga lawan Arema nanti. Dengan pemulihan yang sudah dilakukan, dia berharap kelelahan tak menghantui para pemain.

"Aspek fisik menjadi salah satu perhatian utama kami. Dengan persiapan dan pemulihan yang sudah dilakukan, saya berharap tim bisa tampil dengan kondisi yang baik saat melawan Arema," kata Shin.

3. Shin siap pupus catatan negatif

Situasi Persita vs Persija di Super League 2026/27. (Dok. Persija)

Tercatat, dalam dua lawatan terakhir Arema FC ke stadion yang menjadi markas Persija, tepatnya pada musim 2024/25 dan 2025/26, Singo Edan selalu menang. Pada musim 2024/25, mereka menang 3-1. Kemudian, pada musim 2025/26, Arema kembali meraih kemenangan atas Persija 2-0, dengan status sebagai tim tamu di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Shin sebenarnya sudah mematahkan dua rekor buruk di Persija. Kutukan pertama adalah susah menang di kandang Borneo FC, yang bertahan sejak 2018. Hal itu terpatahkan di laga perdana Super League 2026/27.

Lalu, Shin kembali menghentikan rekor buruk kala berhasil membawa Persija kembali menang atas Persib, yang terakhir terjadi pada 2023 silam. Dia melakukan hal tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

"Persija sebelumnya juga berhasil memutus catatan tertentu saat menghadapi Borneo FC dan Persib . Saya percaya melawan Arema FC besok juga bisa menjadi kesempatan bagi kami untuk menghapus catatan negatif itu," kata Shin.

Curated For You

Editorial Team

Related Article