Meski memiliki segudang prestasi bersama Fluminense, Preguinho paling dikenang berkat kiprahnya bersama Timnas Brasil di Piala Dunia 1930. Saat itu, persiapan Selecao terganggu oleh konflik antara federasi sepak bola Rio de Janeiro dan Sao Paulo yang membuat sejumlah pemain bintang gagal berangkat ke Uruguay. Dalam situasi tersebut, Preguinho dipercaya menjadi kapten sekaligus salah satu pemain utama Brasil di edisi perdana Piala Dunia.
Brasil mengawali turnamen dengan menghadapi Yugoslavia pada laga pertama fase grup. Namun, mereka kesulitan mengimbangi permainan lawan dan tertinggal 0-2 dalam waktu 30 menit. Di tengah situasi tersebut, Preguinho memberikan harapan bagi timnya dengan mencetak gol pada babak kedua setelah memanfaatkan umpan Fausto.
Gol tersebut memang tidak mampu menghindarkan Brasil dari kekalahan 1-2. Meski begitu, torehan itu memiliki arti yang sangat besar karena menjadi gol pertama Brasil dalam sejarah Piala Dunia. Enam hari kemudian, Preguinho kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol saat Brasil melibas Bolivia empat gol tanpa balas, sekaligus memastikan namanya akan selalu dikenang dalam sejarah sepak bola Brasil.
Meski namanya tidak setenar Pele atau Ronaldo Nazario, kontribusi Preguinho memiliki tempat tersendiri dalam sejarah sepak bola Brasil. Selain mencetak gol pertama Selecao di Piala Dunia, ia juga menjadi sosok atlet serbabisa yang menorehkan prestasi di berbagai cabang olahraga. Berkat pencapaian tersebut, Preguinho akan selalu dikenang sebagai salah satu pelopor penting dalam perjalanan panjang Brasil di panggung dunia.