5 Timnas Voli Putri yang Pernah Meraih Perunggu di VNL, Terbaru Italia

- Sejak VNL putri dimulai pada 2018 hingga 2026, hanya China, Turki, Serbia, Polandia, dan Italia yang pernah merebut medali perunggu.
- China menjadi peraih perunggu pertama pada 2018 dan 2019; Turki menyusul pada 2021, sedangkan Serbia meraih satu-satunya medali VNL mereka pada 2022.
- Polandia memegang rekor tiga perunggu beruntun pada 2023–2025, sementara Italia meraih perunggu perdana 2026 setelah mengalahkan China 3-1.
Keberhasilan menembus tiga besar Volleyball Nations League (VNL) menjadi pencapaian prestisius bagi setiap tim nasional voli putri. Meski perhatian lebih banyak tertuju kepada sang juara, perebutan medali perunggu juga selalu menghadirkan pertandingan sengit yang mempertemukan dua tim terbaik yang gagal melaju ke final.
Sejak pertama kali bergulir pada 2018, baru segelintir negara yang berhasil mengamankan peringkat ketiga di VNL. Bahkan, beberapa di antaranya mampu mengulang pencapaian tersebut dalam beberapa edisi berbeda. Berikut lima timnas voli putri yang pernah meraih medali perunggu di VNL hingga 2026.
1. China pernah meraih perunggu di VNL 2018 dan 2019
Timnas voli putri China menjadi yang pertama merasakan perunggu VNl. Negeri Tiarai Bambu finis sebagai peringkat ketiga selama dua edisi beruntun, yakni 2018 dan 2019 yang merupakan dua edisi perdana VNL. Di VNL 2018, China memastikan perunggu setelah mengalahkan Brasil pada duel perebutan peringkat ketiga. Mereka menang telak 3 set langsung dengan skor 25-18, 25-22, dan 25-22. Setahun berselang, mereka mengulangi kesuksesannya meraih perunggu dengan menaklukkan Turki pada laga perebutan tempat ketiga. Mereka menang 4 set dengan skor 25-23, 25-15, 20-25, dan 25-21.
2. Turki keluar sebagai peringkat ketiga di VNL 2021
Timnas voli putri Turki mulai mencatatkan namanya sebagai peraih medali perunggu VNL pada edisi 2021. Negeri Dua Benua tersebut finis sebagai peringkat ketiga usai mengalahkan Jepang pada laga perebutan tempat ketiga. Turki tampil dominan dan menang 3 set langsung dengan skor 25-19, 25-16, dan 25-17. Raihan tersebut menjadi medali pertama Turki di VNL sekaligus menjadi pencapaian terbaik mereka saat itu sebelum akhirnya keluar sebagai juara pada edisi 2023 dan 2026.
3. Serbia menjadi peraih perunggu di VNL 2022
Timnas voli putri Serbia berhasil meraih medali perunggu VNL untuk pertama kalinya pada edisi 2022. Tim yang diperkuat Tijana Boskovic tersebut memastikan finis di peringkat ketiga setelah menaklukkan tuan rumah Turki pada laga perebutan tempat ketiga. Serbia tampil solid sepanjang pertandingan dan menang telak tiga set langsung dengan skor 27-25, 25-17, dan 26-24. Keberhasilan tersebut menjadi satu-satunya medali Serbia di VNL hingga berakhirnya edisi 2026.
4. Polandia finis sebagai peringkat ketiga di VNL 2023, 2024, dan 2025
Timnas voli putri Polandia menjadi negara dengan koleksi medali perunggu terbanyak dalam sejarah VNL. Mereka finis sebagai peringkat ketiga selama tiga edisi beruntun, yakni 2023, 2024, dan 2025. Pada VNL 2023, Polandia memastikan perunggu setelah mengalahkan Amerika Serikat dalam duel super sengit 5 set dengan skor 25-15, 16-25, 25-19, 18-25, dan 17-15. Setahun berselang, mereka kembali naik podium usai menaklukkan Brasil dalam duel alot 5 set dengan skor 25-21, 26-28, 25-21, 19-25, dan 15-9. Polandia kemudian mempertahankan tradisi tersebut di VNL 2025 setelah mengalahkan Jepang 4 set dengan skor 25-15, 24-26, 25-16, dan 25-23.
5. Italia merengkuh perunggu di VNL 2026
Timnas voli putri Italia akhirnya berhasil meraih medali perunggu pertama mereka di VNL pada edisi 2026. Paola Egonu dan kawan-kawan memastikan finis di peringkat ketiga usai mengalahkan China pada laga perebutan tempat ketiga. Italia sempat kehilangan set ketiga, tetapi mampu menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 melalui skor 25-16, 23-25, 25-22 dan 25-13. Raihan tersebut menambah koleksi medali Italia di VNL setelah sebelumnya mereka pernah menjadi juara pada 2022, 2024, dan 2025.
China menjadi negara pertama yang meraih medali perunggu VNL, sedangkan Italia menjadi nama terbaru yang masuk ke dalam daftar tersebut pada edisi 2026. Sementara itu, Polandia masih memegang rekor sebagai tim dengan koleksi medali perunggu terbanyak berkat tiga pencapaian beruntun. Melihat persaingan yang semakin kompetitif, daftar ini sangat mungkin bertambah dalam beberapa edisi mendatang. Menarik untuk dinantikan negara mana yang akan mengikuti jejak lima tim tersebut dan mengamankan posisi ketiga di ajang voli putri paling bergengsi tingkat negara ini.




















