Seperti dijelaskan sebelumnya, John Herdman tidak memiliki riwayat karier sebagai pesepak bola. Ia langsung mengejar karier kepelatihan sejak muda.
Karier John Herdman sebagai pelatih Timnas Putri Selandia Baru
Saat usianya menginjak 28 tahun, Herdman sudah memulai karier kepelatihan sebagai pelatih tim kelompok umur Selandia Baru. Punya prospek menjanjikan, ia kemudian dipercaya menangani timnas putri Selandia Baru periode 2006-2011.
Terbukti, Herdman mencatatkan prestasi gemilang. Ia sukses membawa timnas putri Selandia Baru lolos ke Piala Dunia Wanita FIFA edisi 2007 dan 2011.
Kemudian, Herdman turut mengantar Selandia Baru lolos ke Olimpiade Beijing 2008. Kesuksesannya di sini membuka jalan ke panggung yang lebih besar.
Karier John Herdman di Timnas Putri Kanada
Pada 2011, Herdman diplot sebagai pelatih timnas putri Kanada. Ia kemudian membawa Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade pada 2012 dan 2016.
Karier John Herdman di Timnas Putra Kanada
Pada 2018, Herdman kembali naik level. Waktu itu, ia dipercaya untuk menangani timnas putra Kanada. Kiprahnya di sini pun berbuah manis, khususnya saat mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Menariknya, momen ini menjadi penampilan pertama Kanada setelah absen lama dari panggung Piala Dunia.
Karier John Herdman di Toronto FC
Setelah beberapa tahun bersama Kanada, Herdman mencoba melatih klub profesional. Pada 2023, ia bergabung dengan Toronto FC yang bermain di Major League Soccer (MLS) atau kasta tertinggi liga sepak bola Amerika Serikat.
Namun, kebersamaan Herdman dengan Toronto cuma bertahan sekitar setahun. Pada November 2024, Herdman sudah berstatus tanpa klub.
Pada Maret 2026, PSSI resmi menunjuk Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Debut kompetitifnya bersama Garuda langsung berbuah manis — ia membawa Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 pada 5 Oktober 2026, mengalahkan Thailand lewat adu penalti 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.