Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PSG Jadi Mimpi Buruk Wakil Inggris di Liga Champions

2 min read
PSG Jadi Mimpi Buruk Wakil Inggris di Liga Champions
Gelandang PSG, Vitinha, saat mencetak gol ke gawang Manchester City (AFP /Franck Fife)
  • PSG mengalahkan Manchester City 4-2 di Etihad Stadium pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/27, setelah unggul tiga gol pada babak pertama.

  • Desire Doue, Ousmane Dembele, Vitinha, dan Magnes Akliouche mencetak gol PSG; dua gol Erling Haaland tidak cukup menghindarkan Manchester City dari kekalahan.

  • Kemenangan ini membuat PSG tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir melawan klub Inggris di kompetisi Eropa, dengan delapan kemenangan dan tiga hasil imbang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menjadi mimpi buruk bagi tim Inggris di Liga Champions. Kali ini, Manchester City menjadi korban juara bertahan Liga Champions itu.

ManCity tumbang di tangan PSG pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/27 di Etihad Stadium, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB, dengan skor 2-4. Bukan cuma kalah, tapi ManCity juga dibuat tak berdaya sejak laga baru berlangsung 15 menit.

  1. 1. PSG menggila sejak babak pertama

    PSG tampil menggila pada babak pertama dengan mencetak tiga gol. Desire Doue membuka keunggulan pada menit ke-13, disusul Ousmane Dembele dua menit kemudian. Vitinha kemudian memperlebar keunggulan tim tamu pada menit ke-32.

    ManCity berusaha bangkit selepas jeda. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan pada menit ke-53, tetapi gol Magnes Akliouche pada menit ke-63 kembali menjauhkan PSG. Haaland mencetak gol keduanya pada menit ke-76, tetapi gol tersebut tak mampu menyelamatkan Man City dari kekalahan.

  2. 2. PSG tak terkalahkan dalam 11 laga terakhir melawan tim Inggris

    Kemenangan atas ManCity memperpanjang catatan impresif PSG saat menghadapi klub Inggris di kompetisi Eropa. Dikutip dari laman resmi UEFA, PSG tidak terkalahkan dalam 11 pertemuan terakhir melawan tim Inggris.

    Dari 11 pertandingan tersebut, PSG meraih delapan kemenangan dan tiga hasil imbang. Catatan ini menegaskan konsistensi Les Parisiens saat berhadapan dengan klub-klub asal Inggris.

    PSG juga berpeluang memperpanjang rekor tersebut karena masih akan menghadapi Aston Villa di Liga Champions musim ini. Mereka dijadwalkan bertandang ke Villa Park pada 9 Desember 2026.

  3. 3. Luis Enrique tak peduli dengan rekor PSG

    Meski PSG memiliki catatan impresif saat menghadapi tim Inggris, pelatih Luis Enrique mengaku tidak terlalu peduli. Namun, dia menegaskan selalu senang ketika timnya harus berhadapan dengan klub-klub Inggris.

    "Saya tidak peduli soal rekor. Apalagi, PSG akan kembali ke sini dalam beberapa pekan lagi. Kami akan senang bertemu (tim asal Inggris) lagi di Liga Champions," ujar Enrique, dikutip dari situs UEFA.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More