Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSIS vs PSPS Awali Championship 2026/27, Format Tak Banyak Berubah
PT Liga Utama Indonesia (LUI) jadi operator Championship 2026/27. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Championship 2026/27 dibuka 11 September 2026 lewat laga PSIS Semarang kontra PSPS Pekanbaru, yang dipilih berdasarkan kualitas stadion, aspek komersial, dan pertimbangan lain.
  • Kompetisi diikuti 20 klub dalam dua grup berisi 10 tim; juara grup promosi ke Super League dan bertemu di final, sementara peringkat dua menjalani play-off netral.
  • Musim ini memuat 273 laga dengan triple round-robin; tim peringkat 10 degradasi, peringkat sembilan mengikuti play-off degradasi, serta LUI mengelola kompetisi senior dan EPA Championship.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Championship 2026/27 akan segera dimulai. Laga PSIS Semarang lawan PSPS Pekanbaru menandai dibukanya kompetisi sepak bola level kedua di Indonesia tersebut.

Sebelumnya, sepak mula Championship 2026/27 sudah diumumkan akan digelar pada 11 September 2026. PT Liga Utama Indonesia (LUI) jadi operator kompetisi ini, terpisah dari I.League.

1. Tak ada alasan khusus kenapa PSIS vs PSPS dipilih

PSIS Semarang melawan Gresik United dalam laga uji coba jelang Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Joko Samudro, Senin (24/8/2026). (dok. PSIS)

General Manager (GM) I.League, Budiman Dalimunthe, menyebut tak ada alasan khusus kenapa laga PSIS lawan PSPS dipilih jadi laga pembuka Championship. Hanya saja, faktor komersial dan stadion jadi penentu.

"Terpilih pertandingannya PSIS lawan PSPS dengan kriteria bahwa premium stadium, jadi stadion yang dianggap terbaik di antara stadion-stadion lain yang terbaik. Kemudian aspek komersialnya juga memadai dan ada aspek lain yang dipertimbangkan," kata Budiman di Jakarta, Senin (24/8/2026).

2. Format kompetisi masih sama, hanya ada sedikit modifikasi

PT Liga Utama Indonesia (LUI) jadi operator Championship 2026/27. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Budiman mengungkapkan, untuk format kompetisi, tak ada beda jauh dengan musim lalu. Peserta Championship 2026/27 masih 20 klub, dengan rincian 14 klub ditambah tiga klub yang degradasi dari Super League, serta tiga klub yang promosi dari Liga Nusantara

Nantinya, ke-20 tim ini dibagi ke dalam dua grup berisikan 10 tim. Masing-masing juara grup lolos ke Super League, kemudian bertanding di final. Sementara peringkat dua akan melakoni play-off di tempat netral.

"Yang ini (penentuan playoff) berdasarkan poin ya, masih sama. Hanya perubahan di play-off peringkat kedua, nanti I-League yang akan menentukan di tempat yang netral, tidak berdasarkan poin. Dan masih sama, peringkat 10 akan degradasi, peringkat 9 akan play-off untuk degradasi, yang menang akan bertahan," ujar Budiman.

3. Akan memainkan 273 laga musim depan

Semen Padang gelar internal game di Patriot Candrabhaga. (Dok. Semen Padang)

Total, Championship 2026/27 akan mempertandingkan 273 laga, dengan format triple round-robin. Kemudian, peringkat 10 terdegradasi, sedangkan peringkat sembilan tanding di play-off degradasi.

"Jumlah pertandingan sama, 273 pertandingan dengan triple ya, triple round-robin setelah double round-robin, plus satu yang yang nanti akan sesuai peringkat untuk tuan rumahnya. Jadi kalau yang peringkatnya di atas dia 5 kali home, 4 kali away. Kalau yang lainnya kan sama, 9 double round-robin-nya sama, 9 kali home, 9 kali away," ujar Budiman.

Kemudian, LUI juga akan menjalankan amanat Elite Pro Academy (EPA) untuk Championship. Itu berarti, operator baru tersebut akan memegang kompetisi level senior dan junior Championship 2026/27.

Editorial Team

Related Article