Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ragam Kontroversi Derbi Madrid yang Bikin Los Blancos Murka

2 min read
Ragam Kontroversi Derbi Madrid yang Bikin Los Blancos Murka
Ilustrasi kartu merah. (IDN Times/Aditya Pratama).
  • Real Madrid kalah 1-2 dari Atletico Madrid dalam derbi di Stadion Metropolitano yang diwarnai sejumlah keputusan wasit dan VAR.

  • Jude Bellingham dan Federico Valverde menjadi sasaran tekel, sementara keputusan kartu untuk Cristian Romero dan Lee Kang In dipersoalkan.

  • Dean Huijsen mendapat kartu merah pada awal babak kedua, membuat Madrid bermain dengan 10 pemain hingga kalah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bagaimana keputusan wasit dan VAR di Derbi Madrid?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kekalahan 1-2 Real Madrid dari Atletico Madrid, di Stadion Metropolitano menghadirkan kontroversi. Ada sejumlah keputusan wasit dari Miguel Angel Ortiz Arias yang dinilai merugikan kubu Los Blancos.

Pelatih Madrid, Jose Mourinho, menyemprot performa Ortiz Arias, bahkan menilai kurang layak untuk memimpin laga sekaliber Derbi Madrid. Bukan hanya Ortiz Arias, para petugas yang berada di ruangan Video Assistant Referee (VAR) juga ikut kena damprat.

  1. 1. Tekel horor Cristian Romero ke lutut Bellingham

    Kontroversi pertama lahir saat duel di Metropolitano baru berjalan 35 menit. Bintang Madrid, Jude Bellingham, mendapat tekel horor dari bek tuan rumah, Cristian Romero.

    Dalam insiden tersebut, Bellingham lebih dulu menyentuh bola. Romero yang terlambat mengantisipasi mendaratkan pul sepatunya dengan telak ke arah lutut Bellingham.

    Yang bikin heran, wasit Ortiz Arias justru memberikan kartu kuning kepada Bellingham. Beruntung, VAR segera memanggil wasit untuk meninjau monitor, yang akhirnya membatalkan kartu Bellingham dan hanya menghadiahi Romero kartu kuning, bukan kartu merah.

  2. 2. Lee Kang In lolos dari kartu usai hajar engkel Valverde

    Hanya berselang sembilan menit dari insiden Romero, keputusan yang jauh lebih fatal kembali dilakukan oleh Ortiz Arias dan tim VAR. Gelandang Atletico, Lee Kang In, melancarkan tekel horor yang menghajar pergelangan kaki kiri kapten Madrid, Federico Valverde.

    Mourinho dan manajemen Madrid berang karena wasit tidak meniup peluit meski berada di jarak pandang yang ideal. VAR juga tidak mengintervensi insiden tersebut.

    Berdasarkan laporan Diario AS, pihak CTA akhirnya mengakui telah terjadi kesalahan keputusan dalam insiden ini. Bintang Korea Selatan itu seharusnya mendapat kartu merah langsung.

  3. 3. Dean Huijsen diusir, Madrid main dengan 10 orang hingga akhirnya kalah

    Puncak penderitaan Madrid terjadi di awal babak kedua ketika Dean Huijsen melanggar Giuliano Simeone di kotak terlarang. Ortiz Arias awalnya menunjuk titik putih dan hanya memberikan kartu kuning.

    Namun, pihak VAR mengintervensi Ortiz Arias untuk meninjau tayangan ulang. Ia kemudian mengubah kartu kuning menjadi kartu merah, yang menghadirkan petaka buat Los Blancos.

    Madrid yang bermain dengan 10 pemain pada akhirnya keok 1-2. Di laman resmi klub, Madrid menyebut rentetan kinerja wasit menentukan hasil akhir derbi secara keseluruhan.

    "Performa wasit yang buruk menentukan hasil derbi ini. Madrid kalah dalam pertandingan yang dipengaruhi oleh keputusan Ortiz Arias, yang di babak pertama tidak memberikan kartu merah kepada Romero dan Lee Kang In," bunyi pernyataan Madrid.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More