Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rapor 4 Penampilan Pertama Norwegia di Piala Dunia, Positif!
ilustrasi Piala Dunia (pixabay.com/Pixel-Sepp)
  • Norwegia mencatat empat keikutsertaan di Piala Dunia, dimulai dari debut 1938 saat disingkirkan Italia di babak 16 besar dengan skor tipis 1-2.
  • Setelah gagal lolos fase gugur pada 1994 dan terhenti di babak 16 besar pada 1998, Norwegia menunjukkan peningkatan performa signifikan di setiap edisi.
  • Pada Piala Dunia 2026, generasi emas Norwegia yang dipimpin Erling Haaland sukses menembus perempat final untuk pertama kalinya sebelum dikalahkan Inggris 1-2.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Edisi 2026 menjadi keikutsertaan keempat bagi Tim Nasional Norwegia sepanjang sejarah Piala Dunia. Meski hanya memiliki pengalaman minim, mereka menunjukkan progres yang begitu positif dari waktu ke waktu, termasuk dengan keberhasilan menembus perempat final pada edisi terbaru. Berikut pencapaian The Vikings sepanjang penampilan mereka di Piala Dunia per 2026.

1. Sebagai debutan, Norwegia disingkirkan Italia pada babak 16 besar edisi 1938

Debut Norwegia di Piala Dunia terjadi ketika turnamen ini menyajikan edisi ketiga pada 1938. Norwegia dan tim-tim peserta tak perlu melakoni fase grup dan langsung berlaga pada babak 16 besar. Namun, The Vikings akhirnya hanya memainkan satu laga dan tak berhak melaju ke perempat final lantaran takluk dari 1-2 Italia. 

Skuad besutan Asbjorn Halvorsen sejatinya mampu memberi perlawanan apik terhadap Italia. Setelah kebobolan cepat oleh gol Pietro Ferraris pada menit 2, mereka menyamakan kedudukan lewat aksi Arne Brustad beberapa saat sebelum waktu normal berakhir, tepatnya pada menit 83, dan membuat laga berlanjut hingga tambahan waktu. Pada periode ini, gawang The Vikings kecolongan oleh gol penentu yang dicetak Silvio Piola pada menit 94.

2. Norwegia gagal menembus fase gugur pada 1994

Setelah penantian yang begitu panjang, Norwegia kembali unjuk gigi pada putaran final Piala Dunia edisi 1994. Namun kali ini, The Vikings gagal menembus fase gugur secara dramatis. Bersaing dengan Meksiko, Irlandia, dan Italia, mereka finis di peringkat terbawah grup E dengan torehan poin yang sama dengan tiga tim lainnya (4 poin) dan hanya kalah dari segi produktivitas gol.

Pada partai pembuka, Norwegia langsung mengunci tiga poin berkat kemenangan tipis 1-0 atas Meksiko lewat gol tunggal Kjetil Rekdal. Namun, hasil positif itu gagal berlanjut dalam dua laga berikutnya dengan kalah 0-1 dari Italia dan imbang 0-0 dengan Irlandia. Tumpulnya lini serang menjadi salah satu faktor yang membuat langkah The Vikings terhenti.

3. Norwegia untuk pertama kalinya lolos dari fase grup dan terhenti pada babak 16 besar edisi 1998

Untuk pertama kalinya, Norwegia melaju ke putaran final Piala Dunia secara beruntun dengan keberhasilan mengunci satu tempat pada fase grup edisi 1998. Penampilan mereka pada edisi ini berbeda dengan sebelumnya. Skuad yang ditangani Egil Olsen lolos dari fase grup sebelum terhenti pada babak 16 besar.

Pada laga pertama fase grup, The Vikings sukses menahan imbang Maroko 2-2. Mereka kembali meraih poin dengan bermain seri 1-1 dengan Skotlandia pada laga kedua. Kiprah mereka pada fase grup lantas ditutup dengan kemenangan 2-1 atas Brasil yang diperkuat Ronaldo, Rivaldo, dan Roberto Carlos.

Lagi-lagi, Italia hadir sebagai tim yang menghentikan langkah The Vikings. Lewat duel sengit pada babak 16 besar, Norwegia takluk dengan skor tipis 0-1. Gol tunggal Christian Vieri mengubur mimpi Norwegia di Orange Velodrome pada 27 Juni 1998.

4. Langkah Norwegia dihentikan Inggris pada perempat final edisi 2026

Norwegia harus menunggu selama hampir 3 dekade sebelum kembali unjuk gigi di Piala Dunia pada 2026. Pada laga pembuka fase grup, The Vikings berhasil mengamankan tiga poin dengan keunggulan telak 4-1 atas Irak. Hasil positif berlanjut dengan meraih kemenangan tipis 3-2 atas Senegal pada laga kedua. Meski kalah telak dari Prancis pada laga ketiga, mereka masih tetap tampil pada babak 32 besar sebagai runner-up grup I.

Lewat duel sengit, The Vikings berhasil melewati Pantai Gading pada babak 32 besar. Erling Haaland menjadi bintang dengan mencetak gol kemenangan pada menit 86. Sang bomber kembali memainkan peran krusial pada babak 16 besar. Berkat dua gol darinya, The Vikings melaju ke perempat final dengan kemenangan 2-1 atas Brasil. 

Langkah Haaland dan kolega akhirnya terhenti pada perempat final. Mereka sejatinya berada di posisi yang baik dengan unggul lebih dahulu atas Inggris lewat aksi Andreas Schjelderup pada menit 36. Namun, The Three Lions berhasil comeback 2-1 lewat brace Jude Bellingham. 

Keberhasilan menembus perempat final pada Piala Dunia 2026 menjadi pencapaian terbaik Norwegia sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di turnamen ini. Kehadiran generasi emas yang dipimpin Erling Haaland menunjukkan bahwa The Vikings kini mampu bersaing dengan negara-negara elite sepak bola dunia. Dengan regenerasi yang terus berlangsung, mereka berpotensi tampil lebih baik pada edisi berikutnya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article