Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Saat Legenda Everton, Neville Southall, Jadi Kiper Bradford City

4 min read
Saat Legenda Everton, Neville Southall, Jadi Kiper Bradford City
ilustrasi aksi kiper di pertandingan sepak bola (unsplash.com/Omar Ramadan)
  • Neville Southall, legenda Everton dan mantan kiper Wales, kembali tampil di Premier League pada usia 41 tahun sebagai kiper darurat Bradford City meski bertugas sebagai pelatih kiper.
  • Krisis cedera Matt Clarke dan Gary Walsh membuat manajer Paul Jewell memilih Southall untuk menghadapi Leeds United pada 16 Maret 2000, setelah tenggat peminjaman darurat mendekat.
  • Southall melakukan beberapa penyelamatan, tetapi Bradford kalah 1-2 dari Leeds; penampilan tunggalnya menjadikannya pemain tertua keempat dalam sejarah Premier League pada usia 41 tahun 178 hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

English Premier League selalu punya cerita unik. Salah satunya terjadi pada 1999/2000 saat Neville Southall, legenda Everton berusia 41 tahun dan berbadan gempal, tampil di kasta tertinggi bersama Bradford City sebagai kiper darurat. Padahal, saat itu, ia sudah beralih peran sebagai staf kepelatihan.

  1. 1. Neville Southall adalah salah satu kiper terbaik Liga Inggris era 1980-an

    Lahir di Llandudno, Wales, pada 16 September 1958, Neville Southall dianggap sebagai salah satu kiper terbaik era 1980-an. Dilansir National Football Museum, masa keemasannya terjadi saat membela Everton pada 1981–1998. Ia mempersembahkan 2 gelar juara Liga Inggris (saat itu bernama Division One), 2 Piala FA, dan 1 Piala Winners Eropa. Di level internasional, Southall mencatatkan 92 penampilan bersama Timnas Wales.

    Southall sendiri dikenal sebagai kiper dengan refleks mumpuni, penempatan posisi yang tepat, serta kerap memberi instruksi kepada rekan setimnya. Setelah dilepas Everton, ia melanjutkan karier di sejumlah klub divisi bawah. Sebut saja Stoke City, Doncaster Rovers, Torquay United, Huddersfield Town, dan Bradford City. Di klub terakhirnya, ia beperan sebagai pemain-pelatih kiper.

  2. 2. Badai cedera membuat manajer Bradford City harus mencari kiper darurat

    Cerita comeback Neville Southall terjadi pada awal Maret 2000. Manajer Bradford City saat itu, Paul Jewell, sedang pusing tujuh keliling. Selain harus berjuang keluar dari zona degradasi, mereka juga dihantam krisis kiper. Kiper utama, Matt Clarke, mengalami cedera serius. Sedangkan, cadangannya, Gary Walsh, tidak dalam kondisi fit untuk bertanding.

    Karena batas waktu peminjaman darurat makin mempet, Jewell terpaksa memutar otak mencari kiper berpengalaman yang masih terdaftar secara resmi. Pilihan akhirnya jatuh kepada Neville Southall yang saat itu menjabat sebagai pelatih kiper Bradford City. Tanpa persiapan matang dan belum pernah merasakan pertandingan di level tinggi selama bertahun-tahun, Southall tetap menyanggupi permintaan darurat tersebut.

  3. 3. Meski badan gempalnya menjadi bahan ejekan, Neville Southall tetap menunjukkan determinasi

    Laga debut Neville Southall sebagai kiper Bradford City terjadi pada pekan ke-28 Premier League 1999/2000 pada 16 Maret 200. Bradford City menjamu tim papan atas, Leeds United, di Valley Parade. Leeds sendiri dihuni barisan penyerang papan atas, seperti Alan Smith, Harry Kewell, hingga Michael Bridges.

    Suporter Bradford City yang hadir di stadion dan yang menonton siaran langsung televisi terperanjat saat melihat sosok berbadan gempal dengan jersei bernomor punggung 39 berjalan menuju garis gawang. Bentuk fisik Southall yang sudah tidak ideal untuk standar pesepak bola profesional sempat menjadi bahan ejekan. Namun, pengalaman ribuan jam terbang bersama Everton dan Timnas Wales membuatnya tetap tenang menghadapi gempuran serangan The Whites.

  4. 4. Comeback Neville Southall tercoreng lantaran Bradford City kalah 1-2 di tangan Leeds United

    Meski refleks dan kelincahannya sudah tak seperti saat membawa Everton menjuarai kasta tertinggi Liga Inggris, Neville Southall yang saat itu sudah menginjak 41 tahun tetap menunjukkan determinasi luar biasa. Ia melakukan beberapa penyelamatan penting untuk mengamankan gawangnya dari gelombang serangan Leeds United. Sayangnya, pertahanan Bradford City gagal membendung agresivitas lini depan tim tamu.

    Dilansir BBC, angka 1-2 untuk kemenangan Leeds United terpampang di papan skor saat pertandingan berakhir. Dua gol The Whites dicetak Michael Bridges pada menit ke-12 dan ke-62. Bradford City hanya mampu membalas satu gol melalui Peter Bagrie pada menit ke-74.

  5. 5. Neville Southall menjadi pemain tertua keempat yang tampil di Premier League

    Penampilan melawan Leeds United tersebut menjadi satu-satunya aksi Neville Southall sebagai pemain Bradford City di Premier League. Setelah laga berakhir, kondisi kiper utama membaik sehingga Southall kembali fokus kepada tugas utamanya sebagai pelatih kiper. Namun, catatan 90 menit di Valley Parade resmi menjadikan Southall sebagai pemain tertua keempat yang tampil di Premier League dengan usia 41 tahun 178 hari.

    Southall kemudian dilepas Bradford City pada akhir 1999/2000. Dilansir World Football, ia kembali memperkuat sejumlah klub divisi bawah. Mulai dari York City, Rhyl FC, Shrewsbury Town, dan Dover Athletic. Southall resmi pensiun sebagai pemain pada 2002 dalam usia 43 tahun dengan Dagenham & Redbridge sebagai klub terakhirnya.

    Momen menjadi kiper darurat jelas akan selalu diingat Neville Southall. Meski kalah pada pertandingan tersebut, namanya tercatat dalam sejarah Premier League. Southall juga menjadi bukti bahwa determinasi tidak terkikis usia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More