Comscore Tracker

Shuichi Gonda, Genzo Wakabayashi Dunia Nyata Timnas Jepang

Shuichi Gonda tampil luar biasa buat Jepang

Jakarta, IDN Times - Serial manga dan anime Captain Tsubasa selalu menghadirkan imajinasi dan membuat orang-orang bertanya, "apakah mungkin ada pemain sehebat itu?" "mungkinkah Jepang bisa melaju jauh di Piala Dunia?". Jawabannya bisa kamu lihat sekarang, ketika Jepang membuat kejutan dengan melaju ke babak 16 besar dan memimpin klasemen akhir Grup E.

Bukan tanpa dasar duo pengarangnya, Yoichi Takahashi dan Hitomi Wada, menciptakan serial Captain Tsubasa. Ada impian dari dalam diri keduanya, melihat Jepang tampil luar biasa, melaju jauh, dan menciptakan prestasi di pentas dunia.

Pun, ini menjadi sebuah motivasi agar Jepang bisa mengembangkan diri dalam olahraga, khususnya sepak bola.

Jepang kini sudah mulai menancapkan eksistensinya. Mereka tak mau lagi dianggap sebagai penggembira di Piala Dunia. Tak cuma satu, tapi dua raksasa mereka tumbangkan di Piala Dunia, Jerman dan Spanyol.

Dari dua laga itu, ada satu pemain yang mengingatkan kita akan karakter dari Captain Tsubasa, Genzo Wakabayashi. Pemain itu adalah kiper Jepang, Shuichi Gonda. Kenapa?

Baca Juga: 3 Catatan Unik dari Kemenangan Jepang Atas Spanyol

1. Tangguh saat lawan Spanyol

Shuichi Gonda, Genzo Wakabayashi Dunia Nyata Timnas JepangKiper Jepang, Suichi Gonda, merayakan kemenangan atas Spanyol di Piala Dunia 2022 (Instagram @suichi33g)

Gonda tampil sebagai starter dalam tiga laga Jepang di penyisihan Grup E Piala Dunia 2022. Memang, Gonda selalu kebobolan dalam tiga duel itu.

Namun, patut dicatat, kalau Gonda melakukan begitu banyak penyelamatan saat melawan Jerman dan Spanyol. Dia harus jatuh bangun dalam dua duel itu. Beda dengan saat lawan Kosta Rika, karena tembakan ke gawangnya begitu sedikit.

Tercatat, ketika lawan Spanyol pada Jumat dini hari WIB (2/12/2022), dari statistik yang dikeluarkan J-League, Gonda dihujani 12 tebakan dengan lima di antaranya mengarah kepadanya langsung.

Satu gol bersarang dan empat tembakan lain dimentahkan oleh Gonda. Paling sensasional adalah ketika Gonda menyelamatkan gawang Jepang dari ancaman Alvaro Morata dan Dani Olmo di menit-menit akhir. Atas aksinya itu, Gonda bisa membuat Jepang menang dengan skor 2-1.

2. Triple save memorable buat Gonda

Shuichi Gonda, Genzo Wakabayashi Dunia Nyata Timnas JepangShuichi Gonda (twitter.com/fifaworldcup_es)

Balik ke laga lawan Jerman, 23 November 2022, Gonda juga jadi pemain Jepang yang paling sibuk. Dihujani 26 tembakan, Gonda harus fokus sepanjang 90 menit.

Hasilnya, sebanyak delapan penyelamatan gemilang diciptakan Gonda. Satu gol bersarang, itu pun dari eksekusi penalti Ilkay Guendogan.

Dari delapan penyelamatan itu, Gonda sempat melakukan triple save yang luar biasa. Dia memblok bola sepakan Jonas Hofmann dan dua eksekusi Serge Gnabry. Atas aksinya ini, Gonda dianugerahi gelar man of the match saat lawan Jerman.

Makanya, tak heran banyak warganet menyebut kalau Gonda bak Wakabayashi, rekan Captain Tsubasa yang selalu jadi andalan di gawang Jepang dan Nankatsu.

3. Mereka yang menjaga Gonda

Shuichi Gonda, Genzo Wakabayashi Dunia Nyata Timnas JepangKiper Jepang, Suichi Gonda, merayakan kemenangan atas Spanyol di Piala Dunia 2022 (Instagram @suichi33g)

Kinerja Gonda sebenarnya juga ditunjang oleh para pemain belakang yang tangguh. Gonda merasa aman ketika lini belakang dikawal Sou Itakura, Shogo Taniguchi, dan Maya Yoshida.

Ya, saat melawan Spanyol, pelatih Hajime Moriyasu memasang skema tiga bek. Yuto Nagatomo serta Junya Ito, diminta main sebagai wing-back.

Tampaknya, Moriyasu sadar harus menekan aliran bola para pemain Spanyol di lini terakhir, demi bisa melepaskan serangan balik cepat. Nagatomo tampil lugas pula di lini belakang, meski usianya tak lagi muda.

Sebelum diganti Kaoru Mitoma di awal babak kedua, Nagatomo berhasil melepaskan satu tekel dan sekali umpan silang yang akurat.

Sementara, Taniguchi tampil lugas pula, menggantikan Hiroki Sakai yang cedera. Main pertama kali di Piala Dunia 2022, Taniguchi berhasil melakukan lima sapuan, dua blok, sekali intersep, satu tekel, dan hebatnya bisa memenangkan tiga duel udara alias semua yang dilakoninya saat menghadapi para pemain Spanyol.

Baca Juga: Jepang Tumbangkan Spanyol 2-1 via Gol Cepat pada Babak II

Topic:

  • Satria Permana
  • Jumawan Syahrudin

Berita Terkini Lainnya