Kisah Just Fontaine di Piala Dunia 1958 Swedia sebenarnya tak masuk akal. Sebelum turnamen dimulai, ia bukan pilihan utama di lini depan Prancis. Namun, cedera yang menimpa striker utama Thadee Cisowski membuka jalan bagi Fontaine untuk masuk ke skuad utama, berduet dengan Raymond Kopa.
Uniknya, Fontaine berangkat ke Swedia tanpa membawa sepatu bola cadangan yang layak. Ini lantaran sepatu yang sering ia gunakan bertanding justru rusak pada sesi latihan. Ia terpaksa meminjam sepasang sepatu cadangan milik rekan setimnya yang berposisi sebagai striker cadangan, Stephane Bruey. Siapa sangka, sepatu pinjaman itu justru membawa magis.
Dilansir Radio Times, Fontaine, yang waktu itu masih berusia 24 tahun, menggila sebab mencetak gol di tiap pertandingan. Mulai dari 3 gol melawan Paraguay (7-3), 2 gol melawan Yugoslavia (2-3), 1 gol melawan Skotlandia (2-1), 2 gol melawan Irlandia Utara (4-0), dan 1 gol melawan Brasil (2-5). Puncaknya, ia memborong empat gol sekaligus ke gawang Jerman Barat dalam perebutan tempat ketiga yang berakhir dengan skor 6-3. Prancis finis di peringkat ketiga dan Fontaine pulang dengan 13 gol dari 6 laga.