Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sejarah Timnas Futsal Itu Kolektif, Tak Milik Hector Souto Saja

Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026
Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026. (Dok. AFC)
Intinya sih...
  • Timnas Futsal Indonesia mencetak sejarah di Piala Asia 2026 berkat tangan dingin Hector Souto sebagai pelatih kepala.
  • Souto menolak anggapan bahwa dirinya adalah pencetak sejarah, mengatakan bahwa sejarah tercipta secara kolektif dengan andil semua pihak dan pelatih-pelatih tim sebelumnya.
  • Meski sejarah sudah tercipta, Souto menyatakan bahwa Timnas Futsal Indonesia tidak akan berhenti dan akan terus meningkatkan standar hingga menjadi kekuatan yang diperhitungkan di dunia.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Timnas Futsal Indonesia terus mencetak sejarah di Piala Asia 2026. Banyak yang menyebut, terciptanya rekor manis ini berkat tangan dingin Hector Souto selaku pelatih kepala.

Usai pertama kali memastikan diri lolos ke semifinal, Timnas Futsal kembali menorehkan rekor di Piala Asia 2026 dengan sukses mencapai final, usai mengalahkan Jepang di semifinal. Sejarah tercipta lagi.

Namun, Souto menolak anggapan bahwa dirinya adalah pencetak sejarah di Timnas Futsal. Menurutnya, sejarah itu tercipta secara kolektif, dengan andil semua pihak dan pelatih-pelatih tim sebelum dirinya.

1. Lelah disebut pencipta sejarah

Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026
Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Dalam sesi jumpa pers pasca laga, Souto lelah disebut sebagai pencipta sejarah. Dia menyebut, sejarah Timnas Futsal ini bisa terjadi berkat andil semua nama yang selalu berdedikasi mengembangkan futsal Tanah Air.

Souto menyebut nama-nama pemain yang tak masuk skuad Timnas Futsal di ajang ini, termasuk Evan Soumilena, juga bagian dari sejarah ini. Pun juga dengan pelatih dan pemain hebat dari era-era sebelumnya.

"Lelah saya rasa disebut pencipta sejarah di futsal Indonesia. Bukan saya pembuat sejarah, tim saya yang melakukannya. Ini bukan tentang satu orang, tapi tentang semua orang. Ini kerja kolektif," kata Souto.

2. Sukses satu, sukses semuanya dan bukan satu orang saja

Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026
Timnas Futsal Indonesia lawan Jepang di Piala Asia 2026. (Dok. AFC)

Souto juga menegaskan, kesuksesan yang dirasakan Timnas Futsal Indonesia sekarang bukan milik satu orang saja. Federasi, pemain, dan pelatih, juga bagian dari kesuksesan tersebut.

"Sekali lagi, sejarah dan kesuksesan yang kami dapat sekarang, bukan cuma milik satu orang saja. Tapi ini milik semuanya. Itu karena kami senang dan semangat dengan apa yang kami lakukan," kata Souto.

3. Tetap ingin meningkatkan standar TImnas Futsal Indonesia

232fcbd6-f28d-4d9c-8ee0-2b07101fa385.jpeg
Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Meski sejarah sudah tercipta, Souto mengaku Timnas Futsal Indonesia tidak akan berhenti. Mereka akan terus meningkatkan standar, sampai akhirnya futsal Indonesia jadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan di dunia.

"Sekarang kami sedang mencoba mendorong Timnas Futsal Indonesia menuju standar internasional. Itulah yang akan kami lakukan setelah menorehkan sejarah (di Piala Asia 2026)," kata Souto.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More

4 Peraih Penghargaan Individu Bulanan Serie A Edisi Januari 2026

07 Feb 2026, 10:02 WIBSport