Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sejarah, Wakil-wakil Italia Tumbang Bersamaan di Liga Champions
Gelandang Inter Milan asal Polandia, Piotr Zielinski (#7), merayakan gol keduanya bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan Liga Italia Serie A antara Inter Milan dan AC Monza di Stadion San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 22 Agustus 2026. (Foto: Marco Bertorello/AFP)
  • Empat wakil Italia—Inter Milan, Napoli, Como, dan AS Roma—kalah bersamaan pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/27, menurut Opta menjadi kali pertama terjadi.

  • Inter tumbang 3-4 dari Club Brugge, Napoli kalah 1-3 di Villarreal, dan Como menyerah 2-3 kepada Feyenoord setelah sebelumnya menang besar atas RB Leipzig.

  • Roma kalah dramatis 3-4 dari Real Madrid meski sempat unggul dua gol; Como tetap menjadi wakil Italia tertinggi, peringkat 12 dengan tiga poin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Sebanyak empat wakil Italia, yakni Inter Milan, Como, Napoli, dan AS Roma, gagal meraih hasil maksimal pada matchday kedua fase liga Liga Champions 2026/27. Catatan ini jadi sejarah tersendiri.

Inter Milan menjadi salah satu tim yang mendapat hasil paling mengejutkan. Juara bertahan Serie A itu kalah 3-4 dari Club Brugge di Giuseppe Meazza, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun bagi Inter di Liga Champions musim ini. Sebelumnya, mereka takluk 1-2 saat bertandang ke markas Real Madrid.

1. Napoli dan Como gagal meraih poin

Nasib serupa dialami Napoli saat bertandang ke markas Villarreal. Sempat unggul lewat gol cepat pada babak pertama, Partenopei akhirnya kalah 1-3. Hasil ini menjadi kekalahan kedua Napoli setelah sebelumnya menyerah 0-1 dari Arsenal di Stadio Diego Armando Maradona.

Como juga gagal melanjutkan kejutan. Bertandang ke markas Feyenoord, Biancoblu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 2-3.

Hasil tersebut sekaligus menghentikan momentum positif Como setelah tampil mengejutkan pada matchday pertama. Saat itu, tim asuhan Cesc Fabregas tersebut membantai RB Leipzig dengan skor 4-1.

2. AS Roma kalah dramatis dari Real Madrid

AS Roma menjadi wakil Italia terakhir yang bertanding pada matchday kedua. Menjamu Real Madrid di Stadion Olimpico, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB, Giallorossi harus menelan kekalahan dramatis dengan skor 3-4.

Roma sempat unggul dua gol hingga delapan menit terakhir waktu normal. Namun, Madrid berhasil membalikkan keadaan melalui tiga gol yang seluruhnya tercipta dari situasi bola mati (set piece).

Brace Donyell Malen untuk Roma pun tak cukup menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan. Hasil ini membuat Roma gagal mengamankan kemenangan meski sempat berada dalam posisi unggul menjelang akhir pertandingan.

Buntut dari hasil ini, Opta mencatat ini sebagai kali pertama wakil Italia kalah secara bersamaan dalam satu fase yang sama di Liga Champions. Jelas ini jadi sinyal bahaya dan sebuah penurunan tersendiri.

3. Como jadi wakil Italia dengan posisi tertinggi

Meski sama-sama gagal meraih kemenangan pada matchday kedua, Como menjadi wakil Italia dengan posisi tertinggi di klasemen sementara fase liga. Tim asuhan Cesc Fabregas itu menempati peringkat ke-12 dengan koleksi tiga poin. AS Roma berada di posisi ke-25 dengan satu poin.

Inter Milan menempati urutan ke-29 tanpa poin. Napoli berada tiga peringkat di bawah Inter, yakni di posisi ke-32, dan juga belum mengoleksi angka.

Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi keempat wakil Italia untuk memperbaiki posisi pada pertandingan berikutnya. Mereka harus segera bangkit agar tak jadi bulan-bulanan lagi di Liga Champions 2026/27.

Curated For You

Editorial Team

Related Article