Jakarta, IDN Times - Gelimang trofi dan kemewahan permainan di lapangan hijau kini tak sepenuhnya mampu menutupi kegelisahan di balik layar Etihad Stadium. Sang raksasa sepak bola modern, Manchester City tengah menatap badai terbesar yang berpotensi meruntuhkan imperium mereka.
Klub bertabur bintang ini membayangi risiko hukuman berat dari dua otoritas sepak bola sekaligus akibat tuduhan penyimpangan keuangan. Di tengah proses sanggahan terhadap tuduhan Premier League, pengawasan ketat dari UEFA turut mengintai dari jarak dekat.
Kepanikan bermula ketika pengelola liga domestik memvonis klub bersalah atas 114 dari total 115 poin dakwaan. Pihak manajemen kini menggantungkan nasib pada jalur arbitrase demi membatalkan sanksi yang membayangi.
