Dahulu dipuja, kini dihujat. Mungkin itu kalimat yang tepat menggambarkan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Langkah mereka hingga semifinal tak lepas dari perdebatan, terutama pada laga melawan Mesir. Spekulasi tentang korupsi dan favoritisme di tubuh FIFA menyeruak. Tim mana saja yang dilawan Argentina bakal dapat dukungan penonton, seolah mereka lelah dengan superioritas tim itu.
Padahal, pada 2022, kemenangan mereka di Qatar dirayakan hampir semua orang. Argentina dianggap sebagai pemecah dominasi Eropa di Piala Dunia, mengingat momen semacam itu terakhir kali terjadi pada 2002 ketika Brasil mengalahkan Jerman di final. Apa yang membuat sentimen negatif terhadap Argentina tercipta pada edisi kali ini? Dosa apa yang dilakukan Messi dkk?
