Shayne Pattynama: Tolong, Jangan Rendahkan Kualitas Super League

- Super League tengah berkembang saat ini Shayne menyebut, saat ini sepak bola Indonesia dan Super League tengah bertumbuh. PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir sedang coba mengembangkan liga. Kehadiran pemain diaspora adalah salah satu upaya pengembangan tersebut.
- Timnas bagus, liga juga harus bagus Selain itu, Shayne juga percaya peningkatan kualitas Timnas itu wajib sejalan dengan peningkatan kualitas liga. Jadi, ketika ada nada miring soal liga, hal itu sama saja menghambat perkembangan sepak bola Indonesia.
- Siap membawa pengalaman Eropa ke Super League Shayne mengungkapkan, hadirnya para pemain keturunan ini bukannya tanpa efek positif. Ad
Jakarta, IDN Times - Pemain Persija Jakarta, Shayne Pattynama, menjawab kritik publik terkait banyaknya pemain diaspora dan naturalisasi yang pindah ke Super League musim ini.
Dia menjawab, kritik memang wajar. Namun ketika kritik itu sudah kelewat batas, hal itu sama saja dengan merendahkan sepak bola Indonesia. Dia tidak senang akan itu.
"Ketika orang bilang, "Oh, jangan ke Indonesia, jangan ke liga itu (Super League) karena liga itu jelek,", saya rasa mereka merendahkan Indonesia, yang mana itu tidak baik," kata Shayne di Bojongsari, Depok, Selasa (27/1/2026).
1. Super League tengah berkembang saat ini

Shayne menyebut, saat ini sepak bola Indonesia dan Super League tengah bertumbuh. PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir sedang coba mengembangkan liga. Kehadiran pemain diaspora adalah salah satu upaya pengembangan tersebut.
"Kita (Super League) sedang bertumbuh. Dan ada banyak waktu yang Federasi curahkan untuk ini. Ketua Umum PSSI (Erick Thohir) dan semua orang mencoba membawa liga ke level yang lebih tinggi," ujar Shayne.
2. Timnas bagus, liga juga harus bagus

Selain itu, Shayne juga percaya peningkatan kualitas Timnas itu wajib sejalan dengan peningkatan kualitas liga. Jadi, ketika ada nada miring soal liga, hal itu sama saja menghambat perkembangan sepak bola Indonesia.
"Jika Anda ingin berkembang sebagai Timnas, Anda juga perlu berkembang sebagai liga. Dan saya rasa ketika orang bicara seperti "Oh, ini tidak bagus,", sama saja seperti Anda merendahkan negara sendiri," kata Shayne.
3. Siap membawa pengalaman Eropa ke Super League

Shayne mengungkapkan, hadirnya para pemain keturunan ini bukannya tanpa efek positif. Adanya nama-nama macam Thom Haye, Eliano Reijnders, dan beberapa pemain diaspora lain adalah demi mengembangkan Super League.
"Para pemain diaspora dan keturunan macam Thom Haye, Eliano Reijnders, dan lainnya, membawa kualitas dan pengalaman mereka ke Super League. Jadi, sudah semestinya fans tak bicara buruk soal liga negara sendiri," kata Shayne Pattynama.

















