Sifat Membumi, Hal Wajib bagi Timnas Futsal Indonesia Saat Ini

- Mengingatkan agar pemain tetap rendah hati. Souto menekankan pentingnya tetap membumi menghadapi turnamen ke depan.
- Tak apa jika gagal kelak, asal mau mencoba lagi. Timnas Futsal akan tetap berlatih dan berkompetisi, serta tetap mencoba meski gagal.
- Merasa bangga tetap harus. Meskipun hampir meraih gelar Piala Asia perdana, Souto menegaskan pentingnya tetap merasa bangga namun tetap membumi.
Jakarta, IDN Times - Timnas Futsal Indonesia baru saja meraih hasil membanggakan di Piala Asia 2026. Namun, pelatih Hector Souto mengajak agar para pemain tetap membumi dan tak besar kepala.
Terbaru, Timnas Futsal Indonesia keluar sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 usai kalah dari Iran via adu penalti di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026). Ini jadi torehan sejarah bagi futsal Indonesia.
1. Mengingatkan agar pemain tetap rendah hati

Meski baru jadi runner-up Piala Asia 2026, Souto mengingatkan kepada para pemain agar selalu rendah hati menghadapi turnamen-turnamen ke depan. Tanamkan dalam pikiran, bahwa masih negara kuat di luar sana.
"Menurut saya, kami harus tetap membumi. Karena seperti di Piala Asia 2026 ini, sebenarnya banyak negara yang lebih kuat dari kami seperti Iran dan Jepang. Kami belum sekuat itu," ujar Souto dalam sesi jumpa pers.
2. Tak apa jika gagal kelak, asal mau mencoba lagi

Souto menyebut, Timnas Futsal akan tetap pada kebiasaannya, yaitu hadir di training camp, berlatih, dan berkompetisi di turnamen. Para pemain pun akan tetap menempa diri di liga. Jika kelak gagal tak apa, asal mau mencoba terus.
"Kami ke depan akan melakukan kebiasaan kami lagi, yaitu datang ke training camp, berkompetisi, dan jikapun kelak kami gagal, tak apa, karena memang kadang kita berhasil, kadang tidak," ujar Souto.
3. Merasa bangga tetap harus

Di tengah perasaan rendah hati yang ada, Souto menyebut tak apa jika saat ini Timnas Futsal merasa bangga. Apalagii, mereka hampir saja meraih gelar Piala Asia perdana mereka.
"Saat ini, Timnas Futsal Indonesia hampir saja meraih gelar Piala Asia perdana. Merasa bangga boleh saja, tetapi membumi itu harus karena banyak tim super di Asia yang harus kami hadapi kelak," kata Souto.















