Skuad Singapura pasca laga lawan Timnas Indonesia. (IDN Times/Sandy Firdaus)
Gavin Lee sebenarnya cukup puas dengan respons Ifan Fandi dan kawan-kawannya di paruh kedua. Sayang, momentum dan ritme mereka kembali rusak setelah Safuwan Baharudin diganjar kartu merah pada menit 70, yang akhirnya dibobol oleh Ole Romeny empat menit kemudian lewat titik putih.
Insiden itu ternyata tak membuat Gavin Lee kecewa. Dia justru merasa bangga atas daya juang yang dipertontonkan anak-anak asuhnya dalam menghadapi skuad Indonesia rasa Eropa, hingga peluit panjang.
"Babak kedua kami merespons dengan jauh lebih baik. Kami bermain lebih seperti diri sendiri. Bahkan setelah bermain dengan 10 orang, kami tetap berusaha memberikan tekanan dan mencari peluang. Itu juga merupakan sesuatu yang harus kami banggakan," ujar Gavin Lee.