Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Statistik Eksekutor Penalti Borussia Moenchengladbach pada 2025/2026
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/rojesh55)
  • Borussia Moenchengladbach telah mendapat tujuh penalti hingga pekan ke-24 Bundesliga 2025/2026, menjadi salah satu tim dengan jumlah penalti terbanyak setelah Bayern Munich dan Mainz 05.
  • Kevin Stoeger dan Haris Tabakovic gagal memanfaatkan peluang dari titik putih, masing-masing belum mencetak gol dari percobaan penalti mereka musim ini.
  • Kevin Diks tampil paling efektif sebagai eksekutor utama Gladbach dengan empat gol dari empat penalti, menjadikannya pemain paling andal dalam situasi tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Borussia Moenchengladbach merupakan salah satu tim yang kerap mendapat penalti di Bundesliga Jerman 2025/2026. Tim berjuluk Die Fohlen tersebut telah mendapat tujuh penalti hingga pekan ke-24. Jumlah itu hanya lebih sedikit dari Bayern Munich (10) dan Mainz 05 (8).

Lantas, bagaimana Gladbach memanfaatkan penalti tersebut untuk mencetak gol? Mari menilik statistik tiga eksekutor penalti Borussia Monchengladbach di Bundesliga hingga pekan ke-24.

1. Kevin Stoeger gagal mencetak gol dari penalti ke gawang Bayern Munich

Borussia Moenchengladbach mendapat hadiah penalti pada menit ke-75 ketika bertemu Bayern Munich. Penalti tersebut diberikan setelah Kevin Diks dijatuhkan di kotak terlarang. Sayang, Kevin Stoeger yang maju sebagai eksekutor gagal menembus jala Manuel Neuer.

Kegagalan Stoeger membuat situasi Gladbach yang sudah tertinggal 0-2 kian sulit. Apalagi Gladbach bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-19 setelah Jens Castrop mendapat kartu merah. Gladbach pada akhirnya harus menerima kekalahan 0-3 pada pertandingan tersebut.

Gelandang asal Austria tersebut belum dipercaya mengambil penalti setelah itu. Padahal, ia sejatinya merupakan eksekutor penalti ulung. Stoeger baru gagal sebanyak 2 kali dari 17 kali percobaan penalti termasuk melawan Bayern Munich. Kegagalan terakhir Stoeger bahkan terjadi pada 2018 lalu ketika masih berkostum VfL Bochum.

2. Haris Tabakovic belum mencetak gol dari dua percobaan penalti

Haris Tabakovic belum mencetak gol dari dua percobaan penalti pada 2025/2026. Kegagalan pertamanya terjadi ketika menghadapi FC Koeln pada menit kesepuluh. Tendangannya berhasil ditepis oleh Marvin Schwaebe. Kegagalan tersebut mampu dibalas pemain yang dipinjam dari TSG Hoffenheim tersebut dengan mencetak satu gol untuk membawa Die Fohlen menang 3-1.

Penyerang asal Bosnia & Herzegovina tersebut kembali dipercaya sebagai eksekutor penalti ketika Gladbach menghadapi VfB Stuttgart. Sayang, tendangan Tabakovic tak mampu menembus jala Alexander Nuebel. Kesalahan tersebut berujung fatal karena Stuttgart mampu mencetak tiga gol yang tak mampu dibalas oleh Gladbach.

Tabakovic sudah 6 kali gagal mengeksekusi penalti dari 21 kali percobaan sepanjang kariernya. Sebuah rasio kegagalan yang cukup tinggi untuk seorang penyerang. Terlebih Tabakovic selama ini hanya mengeksekusi penalti di Bundesliga 2 dan Bundesliga Austria.

3. Kevin Diks menjadi eksekutor penalti terbaik Borussia Moenchengladbach dengan empat gol

Eksekutor penalti terbaik Borussia Moenchengladbach pada 2025/2026 adalah Kevin Diks yang berposisi sebagai bek. Mantan pemain FC Copenhagen tersebut dipercaya sebanyak empat kali untuk mengeksekusi penalti. Hebatnya, Diks selalu berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Penalti pertama Diks didapat ketika Gladbach bertemu FC Koeln. Pertandingan yang sama ketika Haris Tabakovic gagal mengeksekusi penalti. Tak seperti Tabakovic, Diks berhasil membobol jala Koeln yang dijaga Marvin Schwaebe. Sejak saat itu, Diks didapuk sebagai eksekutor penalti utama Die Fohlen.

Gol penalti kedua Diks tercipta ke gawang Heidenheim. Pertandingan tersebut dimenangi Gladbach dengan skor 3-0. Gol penalti ketiga Diks membawa Gladbach mengalahkan FC Augsburg dengan skor 4-0.

Ketenangan Diks diuji ketika Gladbach mendapat hadiah penalti pada penghujung pertandingan kontra Union Berlin. Diks dengan cermat mengelabuhi Frederik Roennow untuk membawa Gladbach menang 1-0. Ia sebelumnya sempat mencetak gol tetapi dianulir karena offside.

Kepiawaian Diks dalam mengeksekusi penalti sudah terlihat sebelum bergabung dengan Gladbach. Ia merupakan eksekutor penalti utama Copenhagen. Diks hanya 2 kali gagal dari 21 percobaan penalti sepanjang kariernya. Sekali bersama Copenhagen ketika bertemu Kolding IF di Piala Denmark. Kegagalan lain terjadi bersama Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Australia.

Borussia Moenchengladbach telah mendapat tujuh penalti hingga pekan ke-24 Bundesliga 2025/2026. Namun, hanya Kevin Diks yang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara, tendangan Kevin Stoeger dan Haris Tabakovic belum mampu menembus gawang lawan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team