Sudah Kalah dari Inter Milan, Emil Audero Kena Flare Juga

- Laga sempat terhenti beberapa menitBuntut dari pelemparan petasan ke lapangan ini, laga sempat terhenti beberapa menit. Emil juga sempat mendapatkan perawatan dari tim medis Cremonese usai insiden ini.
- Cremonese kesulitan di laga iniSebagai tuan rumah, Cremonese dibuat kalang kabut oleh performa dari Lautaro Martinez dan kawan-kawan. Mereka sudah tertinggal dua angka via gol-gol dari Martinez pada menit 16, serta Piotr Zielinski pada menit 31.
- Tren buruk Cremonese berlanjutDalam sembilan laga terakhir di liga, Cremonese tak pernah menang dengan rincian tiga hasil imbang dan enam kali kalah. Posisi mereka di klasemen
Jakarta, IDN Times - Sial betul nasib kiper Timnas Indonesia, Emil Audero saat klubnya Cremonese jumpa Inter Milan di laga Serie A 2025/26, Minggu (1/2/2026). Dia terkena lemparan flare
Momen itu terjadi ketika laga memasuki babak kedua, tepatnya di awal-awal. Inter sedang dalam posisi menyerang, dan seketika, Emil terkena lemparan flare dari tribune yang membuatnya terkapar.
1. Laga sempat terhenti beberapa menit
Buntut dari pelemparan petasan ke lapangan ini, laga sempat terhenti beberapa menit. Emil juga sempat mendapatkan perawatan dari tim medis Cremonese usai insiden ini.
Beruntung, Emil tidak terkena cedera parah dan bisa melanjutkan pertandingan. Namun, sepanjang babak kedua, Cremonese gagal mencetak gol, sehingga harus menderita kekalahan.
2. Cremonese kesulitan di laga ini
Sepanjang laga, Cremonese kesulitan menghadapi perlawanan Inter. Berstatus sebagai tuan rumah, mereka dibuat kalang kabut oleh performa dari Lautaro Martinez dan kawan-kawan.
Bahkan, di babak pertama, Cremonese sudah tertinggal dua angka via gol-gol dari Martinez pada menit 16, serta Piotr Zielinski pada menit 31. Dua gol ini membawa Inter pada kemenangan.
3. Tren buruk Cremonese berlanjut
Buntut dari kekalahan ini, catatan buruk Cremonese di Serie A berlanjut. Dalam sembilan laga terakhir di liga, mereka tak pernah menang dengan rincian tiga hasil imbang dan enam kali kalah.
Posisi Cremonese di klasemen sementara pun semakin melorot usai kalah dari Inter. Emil Audero dan kawan-kawan menorehkan 23 poin, hasil dari lima kali menang, delapan imbang, dan 10 kali kalah.


















