Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Thom Haye Bela Persib, Ketua Umum PSSI: Bantu Super League

Thom Haye Bela Persib, Ketua Umum PSSI: Bantu Super League
Thom Haye membela Timnas Indonesia melawan Jepang (Instagram.com/thomhaye)

  • Para pemain keturunan punya hak main di manapun, termasuk Super League

  • Pekerjaan rumah ada di I.League untuk membenahi kompetisi sepak bola Indonesia

  • Mulai banyak pemain keturunan main di Super League, seperti Thom Haye di Persib

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, tak mempermasalahkan pemain Timnas Indonesia, Thom Haye, bermain di Super League bersama Persib Bandung musim ini. Justru, itu merupakan sebentuk bantuan tersendiri.

"Kalau saya melihat para pemain yang sempat main di luar negeri kemarin itu, termasuk Thom Haye, mereka mau membantu kompetisi kita (Super League). Kami harus apresiasi itu," ujar Erick di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

  1. 1. Para pemain keturunan punya hak main di manapun

    Dokumentasi Persib Bandung
    Gelandang anyar Persib Bandung, Thom Haye (Dokumentasi Persib Bandung)

    Erick menegaskan, para pemain keturunan ini memiliki hak untuk main di manapun, termasuk di Super League. Mereka laiknya pemain asing yang juga tertarik mencoba atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia.

    "Mereka bisa bermain di liga manapun yang mereka inginkan. Termasuk pemain asing dari negara lain yang ingin bermain di Indonesia," ujar Erick.

  2. 2. Pekerjaan rumah di I.League

    antarafoto-borneo-fc-samarinda-kalahkan-persijap-jepara-1756043344.jpg
    Pesepak bola Borneo FC Samarinda Joel Vinicius Silva Dos Anjos (tengah) diganjal pesepak bola Persijap Jepara Diogo Araujo Brito (kanan) dalam lanjutan BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (24/8/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom.

    Erick mengungkapkan, pekerjaan rumah sekarang ada di pundak I.League selaku operator kompetisi. Mereka harus terus membenahi kompetisi sepak bola Indonesia, salah satunya dengan standarisasi pemain asing.

    "Yang terpenting, seperti yang saya sampaikan ke liga, perbaikan sistem harus dilakukan. Salah satunya standarisasi agen pemain. Ini harus segera diterapkan agar tak ada agen nakal," ujar Erick.

  3. 3. Mulai banyak pemain keturunan main di Super League

    WhatsApp Image 2025-08-10 at 02.02.03 (2).jpeg
    Pemain Persija Jakarta, Jordi Amat. (Dok. Persija)

    Per musim 2025/26, mulai banyak pemain keturunan yang mentas di Super League. Kebanyakan dari mereka memang sudah habis kontrak bersama klub-klub lamanya.

    Selain Thom Haye di Persib, ada Jordi Amat di Persija, Rafael Struick di Dewa United, dan Jens Raven di Bali United selaku pemain keturunan yang main di Super League. Akankah mereka bisa meningkatkan kualitas liga?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More