Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tim Jerman Terakhir di Final Liga Europa per 2026
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/baraida)
  • Artikel menyoroti lima klub Jerman terakhir yang mencapai final Liga Europa hingga musim 2025/2026, menunjukkan konsistensi kehadiran wakil Bundesliga di ajang Eropa tersebut.
  • Eintracht Frankfurt menjadi satu-satunya tim Jerman yang sukses meraih trofi Liga Europa dalam periode itu setelah menang dramatis atas Rangers FC pada musim 2021/2022.
  • SC Freiburg menjadi wakil terbaru Jerman di final 2025/2026 namun harus puas sebagai runner-up usai kalah 0-3 dari Aston Villa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

SC Freiburg berhasil melaju ke final Liga Europa 2025/2026 meski tumbang di sana. Sepanjang sejarah kompetisi ini, klub Jerman memang kerap berlaga di partai puncak Liga Europa atau dahulu dikenal dengan Piala UEFA. Berikut lima tim Jerman terakhir yang bermain di final hingga 2025/2026.

1. Borussia Dortmund ditaklukkan Feyenoord di final Piala UEFA 2001/2002

Borussia Dortmund menghadapi Feyenoord di final Piala UEFA 2001/2002 yang digelar di De Kuip, Rotterdam. Meski berstatus sebagai tim tamu, Borussia Dortmund berusaha mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Namun, lini belakang mereka beberapa kali kesulitan mengantisipasi serangan Feyenoord. Situasi tersebut membuat Die Borussen tertinggal 0-2 sebelum jeda turun minum.

Setelah tertinggal, Borussia Dortmund terus menekan pertahanan lawan. Marcio Amoroso berhasil memperkecil ketertinggalan melalui penalti pada menit ke-47. Hanya 3 menit berselang, Jon Dahl Tomasson mencetak gol ketiga bagi Feyenoord. Gol Jan Koller pada menit ke-58 sempat membuka peluang Borussia Dortmund untuk menyamakan kedudukan. Namun, Feyenoord mampu mempertahankan keunggulan 3-2 hingga laga berakhir.

2. SV Werder Bremen kalah dari Shakhtar Donetsk di final Piala UEFA 2008/2009

Final Piala UEFA 2008/2009 yang digelar pada 20 Mei 2009 menyajikan pertandingan antara SV Werder Bremen melawan Shakhtar Donetsk. Werder Bremen berusaha tampil agresif sejak awal meski harus kehilangan beberapa pemain pilar akibat cedera dan akumulasi kartu. Shakhtar Donetsk unggul lebih dahulu lewat sepakan Luiz Adriano pada menit ke-25. Werder Bremen memberi respons cepat melalui gol penyama kedudukan yang dicetak Naldo dari situasi bola mati.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal habis yang memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Werder Bremen terus mencoba menekan untuk mencari gol kemenangan. Namun, Shakhtar Donetsk berhasil memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Werder Bremen melalui gol yang dicetak Jadson pada menit ke-97 sekaligus memastikan kemenangan bagi tim asal Ukraina tersebut.

3. Eintracht Frankfurt juara Liga Europa 2021/2022 setelah mengalahkan Rangers FC

Pertandingan final Liga Europa 2021/2022 berlangsung sangat sengit sejak awal laga antara Eintracht Frankfurt melawan Rangers FC. Frankfurt tampil dominan dalam penguasaan bola dan sering memberikan ancaman melalui sisi sayap. Namun, mereka sempat tertinggal lebih dulu setelah Joe Aribo memanfaatkan kesalahan di lini pertahanan Frankfurt pada menit ke-57. Respons cepat ditunjukkan skuad asuhan Oliver Glasner lewat gol balasan Rafael Borre yang menyambar umpan silang Filip Kostic.

Setelah skor imbang 1-1 bertahan hingga babak tambahan waktu, pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Seluruh eksekutor Frankfurt menjalankan tugasnya dengan sempurna. Kiper Frankfurt, Kevin Trapp, keluar sebagai pahlawan setelah menghalau tendangan penalti Aaron Ramsey. Rafael Borre kembali menjadi aktor kunci dengan mencetak gol penalti penentu yang memastikan kemenangan bagi klub asal Jerman tersebut. Keberhasilan ini membawa Eintracht Frankfurt meraih trofi kompetisi Eropa pertama mereka setelah penantian selama 42 tahun.

4. Bayer Leverkusen dibantai Atalanta di final Liga Europa 2023/2024

Bayer Leverkusen harus merelakan mimpi meraih treble setelah tumbang dengan skor telak 0-3 dari Atalanta di final Liga Europa 2023/2024. Pertandingan ini menjadi momen pahit bagi pasukan Xabi Alonso karena rekor 51 laga tanpa kekalahan mereka akhirnya terhenti. Sejak awal laga, Leverkusen kesulitan mengembangkan permainan akibat pengawalan ketat yang diterapkan pemain Atalanta.

Memasuki babak kedua, perubahan taktik dilakukan Leverkusen dengan memasukkan Victor Boniface. Akan tetapi, mereka tetap gagal membongkar pertahanan disiplin yang dibangun Atalanta. Ademola Lookman menjadi momok utama bagi Leverkusen lewat hattrick yang ia cetak pada pertandingan ini.

5. SC Freiburg dikalahkan Aston Villa di final Liga Europa 2025/2026

SC Freiburg harus mengakui keunggulan Aston Villa setelah menelan kekalahan telak 0-3 di final Liga Europa 2025/2026. Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh Julian Schuster sebenarnya mencoba mengimbangi permainan agresif wakil Inggris tersebut lewat skema serangan balik yang dimotori Johan Manzambi. Namun, koordinasi lini belakang Freiburg goyah pada akhir babak pertama sehingga kebobolan dua gol lewat aksi Youri Tielemans dan Emiliano Buendia.

Freiburg berusaha bangkit dan melakukan beberapa pergantian untuk mengejar ketertinggalan mereka pada babak kedua. Alih-alih mencetak gol balasan, gawang Freiburg justru kembali bergetar pada menit ke-58 akibat sontekan Morgan Rogers. Vincenzo Grifo dan kolega terus berjuang memecah kebuntuan hingga menit-menit akhir pertandingan. Namun, rapatnya pertahanan Aston Villa membuat serangan mereka selalu kandas.

Itulah lima tim Jerman terakhir yang bermain di final Liga Europa. SC Freiburg gagal mengikuti jejak Eintracht Frankfurt yang berhasil keluar sebagai juara. Mereka harus puas menjadi runner-up setelah takluk dari Aston Villa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article